Kemkomdigi Pastikan Data Wajah Registrasi SIM Aman, Hanya Dukcapil yang Mengelola

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kartu SIM.(Ist)

Ilustrasi kartu SIM.(Ist)

Jakarta, APGtimes.com — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menjamin keamanan data pelanggan yang melakukan registrasi kartu SIM baru menggunakan teknologi biometrik pengenalan wajah atau face recognition.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi Edwin Hidayat Abdullah mengatakan operator seluler tidak menyimpan data wajah pengguna selama proses registrasi.

Menurut Edwin, operator hanya mengenkripsi data biometrik wajah pengguna. Setelah itu, operator mengirim data tersebut ke Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk proses verifikasi identitas.

Edwin menjelaskan hanya Dukcapil yang memiliki kewenangan mengelola data kependudukan masyarakat. Karena itu, operator seluler tidak memiliki akses untuk menyimpan data biometrik pengguna.

Baca Juga :  Perbedaan Chromebook dan Laptop Windows, Simak Sebelum Membeli

Dukcapil kemudian mencocokkan data biometrik pengguna dengan basis data kependudukan nasional. Selanjutnya, Dukcapil mengirim hasil verifikasi kepada operator seluler dalam bentuk status sesuai atau tidak sesuai.

Kemkomdigi mulai menguji sistem registrasi SIM berbasis biometrik sejak Januari 2026. Hasil evaluasi selama hampir lima bulan menunjukkan metode tersebut bekerja lebih efektif dibandingkan sistem verifikasi yang hanya menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK).

Kemkomdigi menilai sistem biometrik mampu meningkatkan akurasi identifikasi pengguna kartu SIM baru. Selain itu, sistem tersebut membantu pemerintah mencegah penyalahgunaan identitas dalam proses registrasi.

Baca Juga :  Tagihan Listrik Bisa Naik, Ini 7 Peralatan Dapur yang Wajib Dicabut

Edwin berharap registrasi SIM berbasis biometrik dapat menekan penyalahgunaan nomor telepon untuk aktivitas ilegal di ruang digital.

Menurutnya, pelaku kejahatan siber sering memanfaatkan nomor telepon untuk menjalankan berbagai modus penipuan seperti scam call, spoofing, smishing, dan social engineering.

Ia menegaskan sistem registrasi biometrik bertujuan melindungi masyarakat, operator seluler, dan negara dari berbagai bentuk penyalahgunaan layanan telekomunikasi. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cara Membuat SIM Digital 2026, Cukup Lewat HP dan Tak Perlu Selalu Bawa Kartu Fisik
Cara Download dan Menggunakan Aplikasi Pajak Digital 2026, Lapor SPT Bisa Lewat HP
WhatsApp Uji Fitur 2 Akun dalam 1 HP, Pengguna Android Auto Senang
Samsung Ganti Nama Galaxy Z Fold 8 Jadi Ultra, Spesifikasinya Makin Gahar
Cara Atur Privasi DM Instagram Setelah Fitur Instants Resmi Meluncur
Harga MacBook Air M5 Resmi di Indonesia, Varian Termurah Rp 23 Jutaan
65 Pekerjaan yang Tidak Bisa Digantikan AI, Banyak dari Bidang Kesehatan dan Kreatif
Apple Bongkar Penipuan Raksasa di App Store, Nilainya Tembus Rp35 Triliun!
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:09 WIB

Cara Membuat SIM Digital 2026, Cukup Lewat HP dan Tak Perlu Selalu Bawa Kartu Fisik

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:09 WIB

Cara Download dan Menggunakan Aplikasi Pajak Digital 2026, Lapor SPT Bisa Lewat HP

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:09 WIB

Kemkomdigi Pastikan Data Wajah Registrasi SIM Aman, Hanya Dukcapil yang Mengelola

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:09 WIB

WhatsApp Uji Fitur 2 Akun dalam 1 HP, Pengguna Android Auto Senang

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:09 WIB

Samsung Ganti Nama Galaxy Z Fold 8 Jadi Ultra, Spesifikasinya Makin Gahar

Berita Terbaru

Trofi Piala Dunia yang akan diperebutkan kembali dalam Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko. Piala Dunia 2026 akan menggunakan format baru karena diikuti 48 negara yang dibagi dalam 12 grup di mana dua tim teratas setiap grup plus delapan peringkat ketiga terbaik maju ke babak 32 besar.(TANGKAPAN LAYAR TWITTER FIFA)

Internasional

Iran Tuding AS Cabut Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Didesak Bertindak

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:09 WIB