NTT Kembali Diguncang Ratusan Gempa, BMKG Catat 265 Susulan hingga Sore

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa bumi Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) subuh.(Kontributor Kompas.com Labuan Bajo/Vera Bahali)

Gempa bumi Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) subuh.(Kontributor Kompas.com Labuan Bajo/Vera Bahali)

Kupang, APGtimes.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 265 gempa bumi susulan setelah gempa utama magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Laut Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang Arief Tyastama mengatakan, data tersebut merupakan pembaruan hingga pukul 15.00 WIB.

“Update gempabumi susulan hingga 15 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB, total gempabumi susulan sebanyak 265 kejadian,” kata Arief kepada wartawan, Sabtu sore.

Baca Juga :  Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 165 Orang, Hampir 1.500 Masih Hilang

Gempa Susulan Terbesar M 6,2

Dari 265 gempa susulan tersebut, BMKG mencatat gempa dengan magnitudo terbesar mencapai 6,2. Sementara itu, gempa susulan dengan magnitudo terkecil mencapai 2,5.

BMKG juga mencatat 10 gempa susulan dengan magnitudo di atas 5.

“Magnitudo terbesar 6,2 dan magnitudo terkecil 2,5. Untuk gempa susulan dengan magnitudo di atas 5 sebanyak 10 kejadian,” ujar Arief.

Selain itu, masyarakat merasakan 22 gempa susulan yang terjadi setelah gempa utama M 7,7.

Baca Juga :  Tiga PNS Gugat Aturan Wajib Mengabdi 10 Tahun Sebelum Mutasi ke Mahkamah Konstitusi

BMKG Minta Warga Tetap Waspada

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Warga juga diminta mengikuti informasi resmi dari BMKG agar tidak terpengaruh kabar yang belum terverifikasi.

Gempa utama M 7,7 mengguncang wilayah Laut Flores pada Sabtu pagi dan getarannya terasa di sejumlah wilayah NTT.

BMKG terus memantau aktivitas kegempaan di wilayah tersebut dan memperbarui informasi berdasarkan hasil pemantauan terbaru. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkes Ajukan Rp1,39 Triliun untuk Perbaiki RS dan Puskesmas Rusak akibat Gempa NTT
Mendagri Sentil Pemda Lambat Salurkan Bantuan Gempa NTT, Ada yang Baru 1 Persen
Gugatan Perpanjangan Masa Jabatan Kapolri Dicabut, MK Tutup Perkara
Dana Desa untuk Bayar Utang Kopdes, Yandri Pastikan Pembangunan Desa Tak Terganggu
MK Tolak Uji Materi KUHAP dan Anggaran MBG 2026
Polri Tetapkan 138 Tersangka Karhutla, 116 Sengaja Bakar Hutan dan Lahan
Mendes Yandri Usul Desa Ikut Dapat Jatah Tanah Reforma Agraria, Ini Alasannya
Sahroni Pastikan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Tapi Ada Catatannya
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:09 WIB

Menkes Ajukan Rp1,39 Triliun untuk Perbaiki RS dan Puskesmas Rusak akibat Gempa NTT

Senin, 7 September 2026 - 22:09 WIB

Mendagri Sentil Pemda Lambat Salurkan Bantuan Gempa NTT, Ada yang Baru 1 Persen

Senin, 7 September 2026 - 20:09 WIB

Gugatan Perpanjangan Masa Jabatan Kapolri Dicabut, MK Tutup Perkara

Senin, 7 September 2026 - 19:09 WIB

Dana Desa untuk Bayar Utang Kopdes, Yandri Pastikan Pembangunan Desa Tak Terganggu

Senin, 7 September 2026 - 17:09 WIB

Polri Tetapkan 138 Tersangka Karhutla, 116 Sengaja Bakar Hutan dan Lahan

Berita Terbaru