TNI dan Polri Perketat Pengamanan Kantor BGN, Ada Apa?

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, dijaga ketat aparat dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) usai pencopotan Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN, Rabu (3/6/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)

Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, dijaga ketat aparat dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) usai pencopotan Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN, Rabu (3/6/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)

JAKARTA, APGtimes.com — Personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memperketat pengamanan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026). Pengamanan berlangsung saat Kejaksaan Agung memeriksa kantor tersebut di tengah sorotan publik terhadap pergantian pimpinan BGN.

Sejak pagi, aparat keamanan mengawasi akses masuk dan keluar kantor. Karena itu, aktivitas di lingkungan BGN berlangsung lebih ketat dibanding hari biasa.

TNI dan Polri Awasi Seluruh Akses Masuk

Personel TNI menempati pos keamanan dan sejumlah titik strategis di sekitar gedung. Mereka memantau setiap karyawan maupun tamu yang datang ke kantor BGN.

Sementara itu, anggota Polri bersiaga di area luar pagar kantor. Mereka mengatur arus kendaraan sekaligus membantu menjaga keamanan di sekitar lokasi.

Selain itu, kehadiran aparat keamanan menarik perhatian masyarakat dan awak media yang memantau perkembangan situasi sejak pagi.

Baca Juga :  Zulhas Bongkar Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, SPPG Membengkak 6.877 Titik

Karyawan Menunggu Arahan dari Pimpinan

Di tengah pemeriksaan yang berlangsung, sejumlah karyawan memilih menunggu di area lobi dan halaman kantor. Mereka belum memasuki ruang kerja sambil menunggu arahan lebih lanjut.

Menurut petugas keamanan, tim Kejaksaan Agung mulai melakukan pemeriksaan sejak dini hari. Karena proses tersebut masih berlangsung, aktivitas di dalam gedung belum berjalan normal.

“Sudah ada Kejagung di atas sejak sekitar pukul 02.00 WIB,” ujar seorang petugas keamanan.

Kejaksaan Agung Benarkan Pemeriksaan di Kantor BGN

Kejaksaan Agung membenarkan aktivitas pemeriksaan di kantor Badan Gizi Nasional.

Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, M Jeffry, mengatakan penyidik dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menjalankan pemeriksaan sebagai bagian dari proses penyidikan.

Baca Juga :  Jampidsus Febrie Tegaskan Kasus MBG Jadi Prioritas, Nama Terduga Bertambah Jadi 47

“Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN,” kata Jeffry.

Namun, Kejaksaan Agung belum menjelaskan secara rinci fokus pemeriksaan maupun dokumen yang menjadi perhatian penyidik.

Awak Media Terus Menunggu Informasi Resmi

Sementara proses pemeriksaan berlangsung, jurnalis dari berbagai media terus memantau perkembangan di sekitar kantor BGN.

Petugas keamanan membatasi akses ke area gedung. Karena itu, para wartawan dan kameramen menunggu informasi resmi dari pihak terkait di sekitar trotoar depan kantor.

Hingga siang hari, pihak Kejaksaan Agung maupun BGN belum memberikan keterangan lengkap mengenai hasil pemeriksaan. Meski demikian, publik terus menaruh perhatian terhadap perkembangan kasus tersebut karena berkaitan dengan lembaga yang memiliki peran penting dalam program gizi nasional. (da*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala BGN Naik Pitam, Kepala SPPG Terancam Dipecat Usai 353 Siswa Diduga Keracunan MBG
Gempa Susulan M 5,0 Guncang Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Peserta Sempat Panik
Update Korban Gempa NTT Hari Ini: 53 Orang Meninggal, 135 Luka
CPNS Sekolah Kedinasan 2026: Jadwal, Formasi dan 9 Instansi
NTT Kembali Diguncang Ratusan Gempa, BMKG Catat 265 Susulan hingga Sore
Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 38 Orang, 13 Luka dan 2.000 Warga Mengungsi
2.105 ASN dari 50 Kementerian Ikut Latsarmil Komcad, Dimulai 24 Agustus
Indonesia Ekspor 1.000 Ton Beras ke Malaysia, Stok Aman hingga Mei 2027
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Kepala BGN Naik Pitam, Kepala SPPG Terancam Dipecat Usai 353 Siswa Diduga Keracunan MBG

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Gempa Susulan M 5,0 Guncang Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Peserta Sempat Panik

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Update Korban Gempa NTT Hari Ini: 53 Orang Meninggal, 135 Luka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:09 WIB

NTT Kembali Diguncang Ratusan Gempa, BMKG Catat 265 Susulan hingga Sore

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 38 Orang, 13 Luka dan 2.000 Warga Mengungsi

Berita Terbaru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027, Jumat (14/8/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY )

Ekonomi & Bisnis

Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Capai Rp195,3 Triliun, Naik 2,3 Persen

Sabtu, 15 Agu 2026 - 21:09 WIB