Pangkoopsudnas Perintahkan Prajurit Nakal Ditindak Tegas, Soroti Judi Online dan Narkoba

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsekal Madya TNI Minggit Triwibowo saat ditemui di GOR Antarikshe Kodau I, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (9/5/2026). (KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)

Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsekal Madya TNI Minggit Triwibowo saat ditemui di GOR Antarikshe Kodau I, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (9/5/2026). (KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)

Jakarta, APGtimes.com — Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsekal Madya TNI Minggit Triwibowo meminta seluruh jajaran TNI Angkatan Udara menindak tegas prajurit yang melanggar disiplin.

Minggit menyampaikan instruksi itu saat melantik Marsekal Pertama TNI Erwin Sugiandi sebagai Panglima Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Pangkodau) I di GOR Antarikshe Kodau I, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (9/5/2026).

Pangkoopsudnas Tekankan Disiplin Prajurit

Minggit meminta Kodau I dan seluruh satuan jajaran memperkuat disiplin prajurit serta pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan TNI AU.

“Saya instruksikan kepada Kodau I dan seluruh satuan jajarannya agar terus memperkuat disiplin prajurit dan PNS,” kata Minggit.

Ia menegaskan setiap pelanggaran harus mendapat tindakan tegas sesuai aturan.

“Saya tekankan setiap pelanggaran disiplin harus ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Minggit Soroti Judi Online dan Narkoba

Minggit mengingatkan jajarannya agar mewaspadai berbagai persoalan sosial yang dapat merusak kedisiplinan prajurit.

Baca Juga :  1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Mensos Siapkan Sanksi hingga Pemecatan

Ia menyebut ancaman itu meliputi penyalahgunaan narkoba, judi online, pinjaman online, dan pelanggaran lalu lintas.

Minggit juga menyoroti perilaku menyimpang yang menurutnya dapat merusak moral serta etika institusi TNI Angkatan Udara.

Karena itu, ia meminta seluruh jajaran memperkuat pembinaan mental dan rohani. Ia juga meminta pengawasan internal berjalan lebih ketat.

Kodau I Hadapi Banyak Ancaman

Selain persoalan internal, Minggit menilai Kodau I menghadapi berbagai ancaman di wilayah tugasnya.

Ia menyebut ancaman itu berupa konflik sosial, illegal logging, illegal fishing, kebakaran hutan dan lahan, serta penyerobotan aset tanah TNI AU.

Kodau I juga menghadapi ancaman peredaran narkoba dan bencana alam.

“Menghadapi tantangan itu, Kodau I harus mengembangkan langkah strategis, adaptif, dan responsif,” jelasnya.

Baca Juga :  DPR Siapkan Aturan Baru, Komdigi Bakal Lebih Kuat Berantas Akun Judi Online

Minggit meminta seluruh jajaran menjaga kesiapan operasional di setiap wilayah tugas.

TNI AU Diminta Jaga Hubungan dengan Masyarakat

Minggit meminta seluruh personel menjaga marwah TNI Angkatan Udara yang AMPUH, yakni Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis.

Ia juga menginstruksikan jajaran Kodau I memperkuat hubungan dengan Forkopimda dan masyarakat.

“Bangun kemitraan dengan Forkopimda. Hindari gesekan dengan masyarakat dan bangun komunikasi yang harmonis,” ujar Minggit.

Menurut dia, jajaran TNI AU perlu memanfaatkan teknologi informasi dan media sosial untuk memperluas pembinaan wilayah.

Minggit menegaskan keberhasilan Kodau I tidak hanya bergantung pada operasi militer.

Ia menilai kemampuan menjaga stabilitas dan membangun kepercayaan publik juga menjadi ukuran penting.

Tag: TNI AU, Pangkoopsudnas, Minggit Triwibowo, Kodau I, Erwin Sugiandi, disiplin prajurit, judi online, narkoba, TNI Angkatan Udara, berita TNI. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan
Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi
DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung
Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus
KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan
Tito Minta Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Dipercepat, Jalan Jadi Prioritas
Uang Umrah Capai Rp90 Triliun per Tahun, Pemerintah Soroti Penipuan Travel
FSGI Soroti 140.000 Guru Honorer, Tak Mau Larut dalam Euforia PPPK 2027
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:09 WIB

DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:09 WIB

KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan

Berita Terbaru

Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)

Ekonomi & Bisnis

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:59 WIB

Salah satu booth milik Bank Syariah Indonesia (BSI) di Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).(KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI)

Ekonomi & Bisnis

BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:09 WIB