1.066 ASN Bandung Terindikasi Judi Online, Bupati Perintahkan Verifikasi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampilan layar judi online pada gawai.

Tampilan layar judi online pada gawai.

Bandung, APGtimes.com – Pemerintah Kabupaten Bandung bergerak menindaklanjuti data 1.066 aparatur sipil negara (ASN) yang terindikasi bermain judi online. Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta proses verifikasi berjalan cepat untuk memastikan identitas dan instansi tempat para ASN tersebut bekerja.

Dadang menegaskan pemerintah tidak akan menutup-nutupi temuan tersebut. Namun, ia meminta jajarannya memastikan data terlebih dahulu sebelum menjatuhkan sanksi.

“Jangan ditutup-tutupi dan jangan ada yang dilindungi,” tegas Dadang dalam keterangannya, Senin (24/8/2026).

1.066 ASN Belum Tentu Pegawai Pemkab Bandung

Data yang mencuat menunjukkan 1.066 ASN yang berdomisili di Kabupaten Bandung masuk dalam daftar terindikasi judi online sepanjang 2025. Karena data tersebut menggunakan alamat domisili, Pemkab Bandung belum bisa memastikan seluruhnya bekerja di lingkungan pemerintah daerah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bandung Teguh Purwayadi menjelaskan, pemerintah akan mencocokkan data berdasarkan nama dan alamat dengan database kepegawaian melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Baca Juga :  Kenduri Sko Enam Luhah 2026 Tampilkan Seni Tradisional, Wali Kota Alfin Beri Apresiasi

“Belum tentu sejumlah 1.066 ini semuanya ASN Kabupaten Bandung,” kata Teguh.

Sebagian dari mereka bisa saja bekerja di instansi pemerintah lain, tetapi tinggal di Kabupaten Bandung. Karena itu, pemerintah perlu menyelesaikan proses verifikasi sebelum menentukan langkah berikutnya.

Bupati Siapkan Sanksi bagi ASN yang Terbukti

Dadang mengatakan ASN yang nantinya terbukti bermain judi online harus menjalani proses sesuai aturan disiplin ASN. Pemerintah akan melihat hasil pemeriksaan untuk menentukan jenis sanksi yang sesuai.

Bupati juga meminta seluruh kepala perangkat daerah, camat, dan pimpinan unit kerja memperkuat pengawasan terhadap pegawai. Sosialisasi mengenai bahaya judi online juga harus terus berjalan.

“Kalau terbukti ada ASN Pemkab Bandung yang melakukan judi online, saya minta diproses dan diberikan tindakan tegas,” ujar Dadang.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus dan Diganti Jalan Berbayar

Deposit Judi Online Capai Rp 6,59 Miliar

Data yang menjadi perhatian pemerintah mencatat total deposit judi online dari ASN yang masuk dalam daftar tersebut mencapai Rp6,597 miliar sepanjang 2025.

Jumlah ASN yang terindikasi juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, data mencatat 613 ASN dengan total deposit sekitar Rp5,51 miliar. Pada 2025, jumlahnya naik menjadi 1.066 orang dengan nilai deposit sekitar Rp6,59 miliar.

Selain menindaklanjuti data ASN, Pemkab Bandung juga memetakan persoalan judi online di tengah masyarakat.

Data yang dikutip pemerintah menunjukkan terdapat 214.339 pemain judi online di Kabupaten Bandung sepanjang 2025 dengan total deposit sekitar Rp482,8 miliar.

Pemerintah berharap proses verifikasi dapat segera mengungkap ASN yang benar-benar bekerja di lingkungan Pemkab Bandung. Jika terbukti melanggar, pemerintah akan menerapkan sanksi sesuai ketentuan disiplin ASN. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Bali Bongkar Penipuan Loker Luar Negeri, Korban Rugi Rp 295 Juta
Terungkap 3 Masalah Biro Umrah di Jambi, Jemaah Hadapi Penundaan hingga Biaya Tambahano
Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka Blackout Batam-Bintan, Kerugian Tembus Rp57,3 Miliar
Bibit Sawit Jadi Barang Bukti di Dharmasraya, Polisi Telusuri Pemilik Lahan
BMKG Evaluasi Dry Ice Usai Video Atap Rumah Rusak di Palembang Viral
Kontingen Tapak Suci Sungai Penuh Sabet Juara Umum Usia Dini dan Pra Remaja
Polda Jambi Pecat Dua Polisi Terkait Dugaan Penipuan Bintara Polri 2026, 9 Laporan Masuk
Nelayan Padang Takut Melaut akibat Kabut Asap, Kompas HP Jadi Penunjuk Arah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:09 WIB

Polda Bali Bongkar Penipuan Loker Luar Negeri, Korban Rugi Rp 295 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Terungkap 3 Masalah Biro Umrah di Jambi, Jemaah Hadapi Penundaan hingga Biaya Tambahano

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka Blackout Batam-Bintan, Kerugian Tembus Rp57,3 Miliar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Bibit Sawit Jadi Barang Bukti di Dharmasraya, Polisi Telusuri Pemilik Lahan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:09 WIB

BMKG Evaluasi Dry Ice Usai Video Atap Rumah Rusak di Palembang Viral

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) di Oval Office, Gedung Putih, Washington DC, 4 Februari 2025..(AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)

Internasional

AS-Israel Siapkan Serangan Baru ke Iran, Fasilitas Nuklir Jadi Target

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:09 WIB