Rupiah Menguat ke Rp17.922 per Dollar AS, Pasar Sambut Positif Efisiensi Anggaran MBG

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah kembali tertekan hingga menyentuh kisaran Rp 17.600 per dollar AS. Jika rupiah terus melemah hingga Rp 20.000 per dollar AS, ekonom menilai tekanan terhadap ekonomi domestik bisa semakin berat. (ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan)

Ilustrasi nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah kembali tertekan hingga menyentuh kisaran Rp 17.600 per dollar AS. Jika rupiah terus melemah hingga Rp 20.000 per dollar AS, ekonom menilai tekanan terhadap ekonomi domestik bisa semakin berat. (ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan)

Jakarta, APGtimes.com – Nilai tukar rupiah menguat pada penutupan perdagangan Jumat (26/6/2026). Mata uang Garuda naik 21 poin atau 0,12 persen ke level Rp17.922 per dollar Amerika Serikat (AS).

Pada awal perdagangan, rupiah sempat melemah hingga mendekati Rp18.000 per dollar AS. Namun, sentimen positif dari dalam negeri mendorong rupiah kembali menguat menjelang penutupan.

Efisiensi Anggaran MBG Dorong Optimisme

Analis mata uang Ibrahim Assuaibi menilai pelaku pasar merespons positif rencana efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pemerintah menurunkan pagu anggaran Badan Gizi Nasional dari Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun.

Baca Juga :  SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah

Selanjutnya, pemerintah kembali menyesuaikan anggaran menjadi sekitar Rp228,38 triliun.

Selain itu, pemerintah juga mengkaji tambahan efisiensi sekitar Rp50 triliun untuk menjaga kondisi fiskal.

Bank Indonesia Jaga Stabilitas Rupiah

Bank Indonesia terus menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi di pasar spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), dan Surat Berharga Negara (SBN).

Langkah tersebut bertujuan meredam gejolak pasar sekaligus menjaga rupiah agar tidak menembus Rp18.000 per dollar AS.

Ibrahim menilai pasar membutuhkan arah kebijakan yang konsisten. Menurutnya, koordinasi pemerintah dan Bank Indonesia menjadi kunci menjaga kepercayaan investor.

Baca Juga :  Harga Kedelai Naik Akibat Rupiah Melemah, Menkeu Siapkan Solusi untuk Pedagang Tempe

Faktor Global Masih Berpengaruh

Meski rupiah menguat, pelaku pasar masih mencermati berbagai sentimen global.

Konflik di Timur Tengah, aktivitas pelayaran di Selat Hormuz, serta data inflasi Amerika Serikat masih memengaruhi pergerakan pasar.

Selain itu, investor juga menunggu arah kebijakan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve.

Kebijakan tersebut akan memengaruhi arus modal global, termasuk ke pasar keuangan Indonesia. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS
BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp80.000, 1 Gram Tembus Rp2,725 Juta
Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Agustus 2026 di Semua Wilayah
Dollar AS Tertekan, Harga Emas Dunia Naik 0,9 Persen
Mulai Oktober 2026, QRIS Bebas Biaya untuk Semua Merchant hingga Rp100.000
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 17 Agustus 2026 Stabil, 1 Gram Rp2,782 Juta
Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Capai Rp195,3 Triliun, Naik 2,3 Persen
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:09 WIB

BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp80.000, 1 Gram Tembus Rp2,725 Juta

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Agustus 2026 di Semua Wilayah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Dollar AS Tertekan, Harga Emas Dunia Naik 0,9 Persen

Berita Terbaru

Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)

Ekonomi & Bisnis

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:59 WIB

Salah satu booth milik Bank Syariah Indonesia (BSI) di Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).(KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI)

Ekonomi & Bisnis

BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:09 WIB