Pedagang Pasar Aur Duri Jambi Mulai Ramai Gunakan QRIS BRI, Pembeli Makin Praktis

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang sayur di Pasar Aur Duri, Kota Jambi sudah menyediakan QRIS untuk kemudahan berbelanja

Pedagang sayur di Pasar Aur Duri, Kota Jambi sudah menyediakan QRIS untuk kemudahan berbelanja

Jambi, APGtimes.com – Aktivitas jual beli di Pasar Aur Duri, Kota Jambi, mulai beradaptasi dengan perkembangan transaksi digital. Kini, sejumlah pedagang menyediakan layanan pembayaran menggunakan QRIS BRI sebagai alternatif selain pembayaran tunai.

Perubahan tersebut muncul seiring meningkatnya minat masyarakat menggunakan pembayaran non tunai saat berbelanja di pasar tradisional.

Salah seorang pedagang sayur, Ira, mengaku mulai menggunakan QRIS BRI sejak sekitar satu tahun lalu untuk mempermudah transaksi dengan pembeli.

Menurutnya, kalangan ibu muda menjadi kelompok yang paling sering memanfaatkan pembayaran digital karena telah terbiasa menggunakan mobile banking maupun dompet digital.

“Kalau QRIS banyak yang ibu muda, kami sediakan saja. Kalau ada yang mau bayar QRIS,” ujarnya.

Baca Juga :  IHSG Melemah, Purbaya Minta Investor Tak Panik dan Tetap Optimistis

Pedagang Merasa Transaksi Lebih Praktis

Ira menilai pembayaran melalui QRIS membuat proses jual beli menjadi lebih cepat.

Selain itu, ia tidak lagi kesulitan menyiapkan uang kembalian saat melayani pembeli.

Meski demikian, Ira tetap menerima pembayaran tunai karena sebagian besar pelanggan masih menggunakan uang fisik.

“Kalau pakai QRIS lebih mudah, tidak repot kasih uang kembalian. Tapi yang bayar tunai juga tetap kami layani,” katanya.

Di sisi lain, Ira berharap perbankan memberikan program atau manfaat tambahan bagi pedagang yang aktif melayani transaksi digital.

Pengguna QRIS BRI Terus Bertambah

Pemimpin Cabang BRI Jambi, Mochamad Chandra Ariest, mengatakan jumlah pengguna QRIS BRI di wilayah Jambi dan area supervisinya kini mencapai sekitar 20.958 pengguna.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini 29 September 2026, 1 Gram Masih Rp2,597 Juta

Menurutnya, pelaku UMKM masih mendominasi penggunaan QRIS di Jambi.

Selain pedagang pasar, layanan tersebut juga banyak dimanfaatkan pelaku usaha kuliner, sektor wisata, penjual suvenir, toko ritel kecil, hingga penyedia jasa lainnya.

Tren Transaksi Digital Meningkat

Chandra menjelaskan penggunaan QRIS di Jambi terus meningkat dalam satu tahun terakhir.

Awalnya, kalangan usia produktif dan anak muda mendominasi penggunaan transaksi digital.

Namun, kini pedagang pasar tradisional dan masyarakat umum juga mulai memanfaatkan QRIS karena menawarkan proses pembayaran yang cepat, praktis, dan aman.

Karena itu, semakin banyak pedagang di Pasar Aur Duri yang menggabungkan pembayaran tunai dan digital agar pelanggan memiliki lebih banyak pilihan saat bertransaksi. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Luhut Tegaskan Indonesia Tak Akan Kolaps, Investor Diminta Jangan Ragu Tanam Modal
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 7 Oktober 2026, Antam Tembus Rp2,6 Juta per Gram
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.908, Analis Prediksi Penguatan Tak Akan Lama
Pemerintah Butuh Investasi hingga Rp2.258 Triliun untuk Kejar Ekonomi 6 Persen
Suahasil Nazara Tegaskan Batas Defisit APBN 3 Persen dan Utang 60 Persen PDB
Dana Abadi Kebencanaan Rp8,3 Triliun Dikelola BPDLH, Hasilnya Biayai Asuransi Aset Negara
Harga Emas Antam Hari Ini 3 Oktober 2026 Turun, 1 Gram Jadi Rp2,574 Juta
PPh 21 2027 Berlanjut, Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Jadi Sasaran
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Luhut Tegaskan Indonesia Tak Akan Kolaps, Investor Diminta Jangan Ragu Tanam Modal

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 7 Oktober 2026, Antam Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.908, Analis Prediksi Penguatan Tak Akan Lama

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Pemerintah Butuh Investasi hingga Rp2.258 Triliun untuk Kejar Ekonomi 6 Persen

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Suahasil Nazara Tegaskan Batas Defisit APBN 3 Persen dan Utang 60 Persen PDB

Berita Terbaru