Istri Ahmad Bahar Sebut Anak Dibawa ke Markas GRIB Jaya untuk Paksa Temui Hercules

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah penulis buku, Ahmad Bahar, yang berlokasi di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, didatangi oleh belasan orang yang mengaku anggota ormas GRIB Jaya pada Minggu (17/5/2026)(Foto: Dokumentasi pribadi keluarga Ahmad Bahar)

Rumah penulis buku, Ahmad Bahar, yang berlokasi di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, didatangi oleh belasan orang yang mengaku anggota ormas GRIB Jaya pada Minggu (17/5/2026)(Foto: Dokumentasi pribadi keluarga Ahmad Bahar)

Jakarta, APGtimes.com — Istri Ahmad Bahar, Yenni Nur, mengaku sekelompok anggota GRIB Jaya membawa anaknya ke markas organisasi tersebut agar Ahmad Bahar mau menemui Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshall atau Hercules.

Yenni mengatakan rombongan pria itu mendatangi rumahnya pada Minggu siang saat dirinya berada di luar kota.

“Kemarin jam 14.00 WIB, di rumah cuma ada anak-anak saya. Mereka nyari suami saya enggak ada, akhirnya anak saya dipaksa ikut biar suami saya nemuin Hercules di markasnya,” kata Yenni, Senin (18/5/2026).

Rombongan Datangi Rumah Saat Ahmad Bahar Pergi

Saat kejadian berlangsung, Ahmad Bahar sedang dalam perjalanan untuk menyerahkan buku kepada Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan.

Baca Juga :  Pemerintah Bidik Jalan Tol Sumatera, AIIB Siapkan Dana Rp275 Triliun hingga 2029

Yenni mengaku sempat kehilangan kontak dengan suaminya setelah mendapat kabar banyak pria tidak dikenal mendatangi rumah mereka.

“Saya terputus kontak sama suami, dia tidak bisa dihubungi handphone-nya,” ujar Yenni.

Anak Dibawa Setelah Rumah Digeledah

Menurut Yenni, rombongan tersebut memaksa masuk dan menggeledah rumah untuk mencari Ahmad Bahar.

Padahal, saat itu hanya ada tiga anak mereka di dalam rumah.

Karena tidak menemukan Ahmad Bahar, rombongan itu tetap bertahan di lokasi dan kemudian membawa anak Yenni ke markas GRIB Jaya.

“Yang dicari Pak Ahmad, terus sampai anak saya dibawa itu untuk jadi sandera kalau Pak Ahmad belum nemuin mereka. Jadi disuruh datang dulu baru anak saya dipulangin,” kata Yenni.

Baca Juga :  Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Makin Kuat, Pengamat Ungkap 11 Pejabat yang Layak Dievaluasi

Ia mengaku sangat sedih karena kejadian itu terjadi tepat saat ulang tahun anaknya.

Ketua RW Dampingi Anak Yenni

Yenni mengatakan Ketua RW setempat ikut mendampingi anaknya saat rombongan membawa anak tersebut ke markas GRIB Jaya.

Ketua RW ikut memastikan kondisi anak Yenni tetap aman selama berada di lokasi.

Penggerudukan Diduga Dipicu Perselisihan

Menurut Yenni, aksi penggerudukan itu dipicu persoalan antara Ahmad Bahar dan Hercules.

Salah satunya terkait dugaan peretasan nomor telepon seluler milik putrinya yang terjadi pada pekan lalu. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya
BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Makin Kuat, Pengamat Ungkap 11 Pejabat yang Layak Dievaluasi
Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu
Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional
Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong
Pemerintah Resmi Terbitkan Izin, Pembangunan 17 Yonif Teritorial TNI AD Segera Berjalan
Sudaryono Larang Dapur MBG Cari Bahan Murah, Wajib Ikuti Harga Acuan Pemerintah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:09 WIB

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:09 WIB

BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:09 WIB

Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:09 WIB

Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:09 WIB

Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB