Cegah Karhutla Masuk IKN, Basuki Hadimuljono Minta Patroli Darat Diperkuat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala OIKN Basuki Hadimuljono bersama Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni dan Kepala BNPB Suharyanto meninjau lokasi bekas karhutla di kawasan Bukit Tengkorak, Kaltim, Senin (14/9/2026).(Dok. Humas OIKN)

Kepala OIKN Basuki Hadimuljono bersama Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni dan Kepala BNPB Suharyanto meninjau lokasi bekas karhutla di kawasan Bukit Tengkorak, Kaltim, Senin (14/9/2026).(Dok. Humas OIKN)

Nusantara, APGtimes.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar IKN. Kepala OIKN Basuki Hadimuljono meminta peningkatan patroli darat serta kesiapan peralatan pemadam kebakaran.

“Patroli darat perlu ditingkatkan. Kemudian juga diperlukan bantuan peralatan untuk beberapa pemadam kebakaran,” kata Basuki dalam keterangan resmi, Rabu (16/9/2026).

Basuki menyampaikan hal itu setelah meninjau lokasi bekas karhutla di Bukit Tengkorak, termasuk kawasan Taman Hutan Raya Bukit Soeharto, Kalimantan Timur. Ia melakukan peninjauan bersama Kementerian Kehutanan, BNPB, TNI/Polri, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (14/9/2026).

Patroli Darat Jadi Perhatian

OIKN meningkatkan kesiapsiagaan karena sejumlah titik karhutla berada di sekitar kawasan IKN. Salah satunya berada di Bukit Tengkorak, yang berjarak sekitar 20 hingga 30 kilometer dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Baca Juga :  MK Ubah Syarat Bencana Nasional, BNPB Siapkan Aturan Baru

Karena itu, petugas memperkuat pengawasan di lokasi rawan. Selain patroli, tim juga menyiapkan peralatan pemadam agar petugas dapat segera menangani titik api maupun bara yang kembali muncul.

OIKN juga berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga, TNI/Polri, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya. Langkah tersebut bertujuan mencegah api meluas menuju kawasan inti IKN.

Kualitas Udara di KIPP Masih Baik

OIKN sebelumnya melakukan pengukuran indeks kualitas udara di KIPP IKN. Hasil pengukuran menunjukkan kondisi udara di kawasan inti masih baik.

Setelah meninjau lokasi karhutla, Basuki dan tim melanjutkan rapat koordinasi di Bendungan Sepaku Semoi. Rapat tersebut membahas evaluasi penanganan karhutla di IKN dan Kalimantan Timur.

Dalam rapat itu, pemerintah juga memperkuat strategi pencegahan. Selain pemadaman darat, petugas mengerahkan pemadaman dari udara dan operasi modifikasi cuaca untuk mengendalikan kebakaran.

Baca Juga :  Riau Dipuji Menhut Tangani Karhutla, TNI-Polri Kompak dan Pemulihan Jalan

Zona Inti IKN Jadi Prioritas

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap kawasan IKN. Ia menyebut arahan Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh unsur mencegah api memasuki zona inti IKN.

“Kami semua, TNI, Polri, BNPB, Kemenhut, OIKN, masyarakat, pemda, semua bahu-membahu agar jangan sampai api sampai ke zona inti OIKN,” kata Raja Juli.

Sementara itu, Kepala BNPB Suharyanto menegaskan bahwa pemerintah menempatkan IKN sebagai salah satu prioritas penanganan karhutla. Pemerintah mengerahkan berbagai unsur untuk menjaga kawasan tersebut.

Dengan penguatan patroli, kesiapan peralatan, dan koordinasi lintas lembaga, pemerintah terus berupaya mencegah karhutla meluas ke kawasan inti IKN. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PPN Pembalut 11 Persen Jadi Sorotan, Menteri PPPA Harap Ada Kebijakan Menggembirakan
Ferry Boboho Ungkap Pernah Bahas Kasus Harvey Moeis dengan Febrie Adriansyah
Indonesia Gelar Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang, Libatkan Negara ASEAN dan Mitra
Putusan Kasasi Ijazah Gibran Jadi Sorotan, MA Belum Terima Salinan Resmi
Banjir Aceh Barat Meluas, 43 Gampong Terendam dan Dua Jembatan Gantung Rusak Berat
Prabowo Minta Patroli Karhutla Diperketat, Sugiono Soroti Munculnya Titik Api Baru
Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam
Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:09 WIB

PPN Pembalut 11 Persen Jadi Sorotan, Menteri PPPA Harap Ada Kebijakan Menggembirakan

Senin, 2 November 2026 - 20:09 WIB

Ferry Boboho Ungkap Pernah Bahas Kasus Harvey Moeis dengan Febrie Adriansyah

Senin, 2 November 2026 - 11:09 WIB

Putusan Kasasi Ijazah Gibran Jadi Sorotan, MA Belum Terima Salinan Resmi

Senin, 2 November 2026 - 10:09 WIB

Banjir Aceh Barat Meluas, 43 Gampong Terendam dan Dua Jembatan Gantung Rusak Berat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Prabowo Minta Patroli Karhutla Diperketat, Sugiono Soroti Munculnya Titik Api Baru

Berita Terbaru