Jayapura, APGtimes.com — Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap Wakil Komandan KKB Kodap XVI Yahukimo berinisial Yupi Bahabol (YB) di Bandara Nop Goliat Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (18/05) sore.
Setelah menangkap YB, petugas langsung mengembangkan kasus tersebut. Polisi kemudian menggeledah sebuah rumah di kawasan Kali Merah, Kota Dekai, Selasa (19/05).
Polisi Temukan Amunisi dan Senjata
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Andria mengatakan petugas menemukan banyak barang bukti di lokasi penggeledahan.
Petugas menemukan amunisi berbagai kaliber, selongsong peluru, senjata tajam, senapan angin, dan komponen senjata rakitan.
“Petugas menemukan amunisi kaliber 5,56 milimeter, 9 milimeter, dan 38 milimeter,” kata Andria, Rabu (20/05).
Selain itu, polisi juga mengamankan seorang pria berinisial RK (27). Polisi menduga RK merupakan anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Yahukimo.
Polisi Dalami Dugaan Jaringan KKB
Menurut Andria, penyidik menduga kelompok bersenjata menitipkan amunisi tersebut untuk mendukung aksi gangguan keamanan di Yahukimo.
Di sisi lain, polisi juga menduga Yupi Bahabol dan kelompoknya terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan di wilayah tersebut.
Bahkan, kelompok itu diduga membuat video pernyataan sikap setelah penembakan kendaraan sipil di jalan masuk Gereja Katolik Yahukimo pada April 2026.
Yupi Bahabol Terancam 15 Tahun Penjara
Polisi menjerat Yupi Bahabol dengan pasal kepemilikan amunisi dan senjata tanpa izin.
Penyidik menerapkan Pasal 306 dan Pasal 307 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Karena itu, Yupi Bahabol terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun.
Saat ini, Satgas Operasi Damai Cartenz masih memeriksa Yupi Bahabol dan RK. Polisi juga terus mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan kelompok bersenjata lain di Kabupaten Yahukimo. (dr*)









