Pemprov Jambi Tak Buka CPNS 2026, Ribuan Honorer dan PPPK Jadi Prioritas

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi pemprov jambi tidak membuka cpns 2026

ilustrasi pemprov jambi tidak membuka cpns 2026

Jambi, APGtimes.com — Pemerintah Provinsi Jambi tidak mengajukan usulan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Pemprov Jambi memilih fokus menata pegawai PPPK dan menyelesaikan tenaga honorer yang masih tersisa.

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, mengatakan pemerintah daerah belum membuka kebutuhan ASN baru tahun ini.

“Formasi untuk kebutuhan ASN di Pemprov Jambi itu belum ada, jadi kita belum mengajukan formasi,” kata Sudirman di Kota Jambi, Jumat (22/5/2026).

Pemprov Jambi Fokus Selesaikan PPPK

Sudirman menjelaskan pemerintah pusat memegang penuh kewenangan penerimaan ASN dan PPPK. Karena itu, pemerintah daerah harus menyesuaikan kebijakan dengan kuota dari pusat.

Baca Juga :  Kabar Baik! Beasiswa Pro Jambi Cerdas 2026 Dibuka, 500 Mahasiswa S1 Bisa Daftar

Selain itu, Pemprov Jambi saat ini masih fokus menyelesaikan status tenaga honorer yang tersisa.

Menurut Sudirman, jumlah tenaga honorer yang akan dialihkan menjadi PPPK paruh waktu mencapai 6.438 orang.

Karena itu, pemerintah daerah memilih menunda pembukaan formasi CPNS baru.

Pemprov Tekan Belanja Pegawai

Sudirman mengatakan Pemprov Jambi juga tengah berupaya menekan belanja pegawai dalam APBD.

Baca Juga :  Pengguna QRIS di Jambi Tembus 20 Ribu, BRI Gencar Dorong Transaksi Digital

Ia menjelaskan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah mengatur belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD mulai 2027.

Namun saat ini, porsi belanja pegawai Pemprov Jambi masih berada di angka 38 persen.

Karena itu, pemerintah provinsi membatasi rekrutmen pegawai baru untuk menyeimbangkan anggaran daerah.

“Kita harus mengurangi belanja pegawai sampai 30 persen pada 2027, kita punya tanggung jawab untuk menyelesaikan masalah PPPK,” ujar Sudirman. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Enam Dokter Magang Meninggal pada 2026, Kemenkes Akhirnya Evaluasi Program Internship
Sudaryono Buka Suara soal Dugaan Pemborosan MBG Rp10,5 Triliun, BGN Siap Kooperatif
Kabar Baik dari Kerinci Seblat, Dua Anak Harimau Sumatera Tumbuh Sehat di Alam Liar
Prabowo Resmi Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN, Pesan Tegas untuk Aparatur Baru
Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya
BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Makin Kuat, Pengamat Ungkap 11 Pejabat yang Layak Dievaluasi
Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:09 WIB

Enam Dokter Magang Meninggal pada 2026, Kemenkes Akhirnya Evaluasi Program Internship

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:09 WIB

Sudaryono Buka Suara soal Dugaan Pemborosan MBG Rp10,5 Triliun, BGN Siap Kooperatif

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:09 WIB

Kabar Baik dari Kerinci Seblat, Dua Anak Harimau Sumatera Tumbuh Sehat di Alam Liar

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:09 WIB

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:09 WIB

BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah

Berita Terbaru

Presiden FIFA Gianni Infantino saat tiba untuk peluncuran kampanye Piala Dunia 2026 #WeAre26 di Los Angeles, Negara Bagian California, 17 Mei 2023.(AFP/FREDERIC J BROWN)

Internasional

FIFA Mau Jual Saham Piala Dunia? UEFA Langsung Bereaksi Keras

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:09 WIB