Jambi, APGtimes.com — Pemerintah Provinsi Jambi tidak mengajukan usulan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Pemprov Jambi memilih fokus menata pegawai PPPK dan menyelesaikan tenaga honorer yang masih tersisa.
Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, mengatakan pemerintah daerah belum membuka kebutuhan ASN baru tahun ini.
“Formasi untuk kebutuhan ASN di Pemprov Jambi itu belum ada, jadi kita belum mengajukan formasi,” kata Sudirman di Kota Jambi, Jumat (22/5/2026).
Pemprov Jambi Fokus Selesaikan PPPK
Sudirman menjelaskan pemerintah pusat memegang penuh kewenangan penerimaan ASN dan PPPK. Karena itu, pemerintah daerah harus menyesuaikan kebijakan dengan kuota dari pusat.
Selain itu, Pemprov Jambi saat ini masih fokus menyelesaikan status tenaga honorer yang tersisa.
Menurut Sudirman, jumlah tenaga honorer yang akan dialihkan menjadi PPPK paruh waktu mencapai 6.438 orang.
Karena itu, pemerintah daerah memilih menunda pembukaan formasi CPNS baru.
Pemprov Tekan Belanja Pegawai
Sudirman mengatakan Pemprov Jambi juga tengah berupaya menekan belanja pegawai dalam APBD.
Ia menjelaskan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah mengatur belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD mulai 2027.
Namun saat ini, porsi belanja pegawai Pemprov Jambi masih berada di angka 38 persen.
Karena itu, pemerintah provinsi membatasi rekrutmen pegawai baru untuk menyeimbangkan anggaran daerah.
“Kita harus mengurangi belanja pegawai sampai 30 persen pada 2027, kita punya tanggung jawab untuk menyelesaikan masalah PPPK,” ujar Sudirman. (dr*)








