Pengguna QRIS di Jambi Tembus 20 Ribu, BRI Gencar Dorong Transaksi Digital

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

QRIS-Penggunaan QRIS di Jambi terus meningkat, dengan mayoritas pengguna berasal dari sektor UMKM dan kalangan usia produktif.

QRIS-Penggunaan QRIS di Jambi terus meningkat, dengan mayoritas pengguna berasal dari sektor UMKM dan kalangan usia produktif.

Jambi, APGtimes.com — Penggunaan transaksi digital melalui QRIS di Provinsi Jambi terus meningkat dalam setahun terakhir. Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat jumlah pengguna QRIS BRI di wilayah Jambi kini mencapai sekitar 20.958 pengguna.

Pemimpin Cabang BRI Jambi, Mochamad Chandra Ariesta, mengatakan peningkatan tersebut terjadi seiring semakin luasnya penggunaan transaksi digital di tengah masyarakat.

“Tren penggunaan QRIS di Jambi menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dalam setahun terakhir,” ujar Chandra.

UMKM Dominasi Penggunaan QRIS

Chandra menjelaskan penggunaan QRIS di Jambi saat ini masih didominasi pelaku UMKM.

Menurut dia, sektor kuliner dan food and beverage (F&B), pedagang pasar, usaha wisata, toko suvenir, hingga pedagang kecil menjadi pengguna paling aktif.

Baca Juga :  Owa Ungko Korban Penembakan Membaik, BKSDA Jambi Siapkan Pelepasliaran

Selain itu, masyarakat usia produktif dan anak muda juga mendominasi transaksi QRIS karena lebih terbiasa memakai mobile banking dan layanan digital.

Namun kini, penggunaan QRIS mulai meluas ke pedagang pasar tradisional dan masyarakat umum karena dinilai lebih praktis, cepat, dan aman.

BRI Gencar Edukasi Digitalisasi

Untuk memperluas penggunaan QRIS, BRI Jambi menjalankan berbagai strategi seperti mendatangi pasar dan sentra UMKM secara langsung.

BRI juga memberikan pendampingan pendaftaran merchant QRIS serta edukasi penggunaan BRImo dan QRIS merchant.

Selain itu, BRI bekerja sama dengan Bank Indonesia dan pemerintah daerah untuk mendorong digitalisasi pembayaran di sejumlah kawasan.

Baca Juga :  Harga Emas Jambi Hari Ini 26 Juni 2026 Stabil, Perhiasan Rp8,55 Juta per Mayam

“Salah satu contohnya melalui kerja sama digitalisasi UMKM di kawasan Candi Muaro Jambi,” kata Chandra.

BRI Targetkan Perluasan QRIS

BRI juga rutin menggelar edukasi transaksi digital kepada masyarakat melalui kegiatan UMKM, sekolah, hingga kampus.

Menurut Chandra, langkah tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap manfaat transaksi digital sekaligus mengurangi risiko penipuan.

Ke depan, BRI Jambi menargetkan perluasan inklusi keuangan digital hingga ke pelosok daerah.

BRI juga ingin menambah jumlah merchant QRIS, khususnya di kalangan UMKM kecil dan pasar tradisional. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 17 Agustus 2026 Stabil, 1 Gram Rp2,782 Juta
Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Capai Rp195,3 Triliun, Naik 2,3 Persen
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp37.000, Cek Daftar Terbarunya
Rupiah Menguat ke Rp17.827 Usai Pidato Prabowo, Pekan Depan Bisa ke Rp17.700
Bank Danamon Ungkap Kunci Ekonomi RI Tembus 6 Persen: Investasi Harus Ciptakan Lapangan Kerja
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,8 Juta per Gram
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Lagi, 1 Gram Tembus Rp2,71 Juta
Harga BBM Pertamina Hari Ini 10 Agustus 2026, Pertamax dan Pertalite Segini
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 17 Agustus 2026 Stabil, 1 Gram Rp2,782 Juta

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Capai Rp195,3 Triliun, Naik 2,3 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp37.000, Cek Daftar Terbarunya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.827 Usai Pidato Prabowo, Pekan Depan Bisa ke Rp17.700

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Bank Danamon Ungkap Kunci Ekonomi RI Tembus 6 Persen: Investasi Harus Ciptakan Lapangan Kerja

Berita Terbaru