DPR Apresiasi Haji 2026, Namun Masih Temukan Kendala di Fase Armuzna

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemaah haji dari berbagai negara, termasuk Indonesia mulai bersiap pulang ke Tanah Air usai melakukan lempar jumrah. ()

Jemaah haji dari berbagai negara, termasuk Indonesia mulai bersiap pulang ke Tanah Air usai melakukan lempar jumrah. ()

Jakarta, APGtimes.com — Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, mengapresiasi penyelenggaraan ibadah haji 2026. Menurutnya, pemerintah berhasil menghadirkan berbagai perbaikan dibandingkan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya.

Penilaian tersebut muncul setelah Timwas Haji DPR melakukan pengawasan langsung selama musim haji berlangsung. Karena itu, DPR menilai penyelenggaraan tahun ini menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan.

DPR Nilai Haji 2026 Lebih Baik

Cucun mengatakan penyelenggaraan haji 2026 mengalami perkembangan positif. Selain itu, berbagai layanan untuk jemaah juga menunjukkan peningkatan.

Ia menegaskan DPR akan menyampaikan hasil pengawasan secara objektif. Menurutnya, pemerintah berhasil melakukan sejumlah pembenahan yang berdampak langsung terhadap pelayanan jemaah.

Karena itu, DPR memberikan apresiasi atas berbagai langkah perbaikan yang dilakukan selama musim haji tahun ini.

Baca Juga :  Arab Saudi Resmi Buka Umrah 1448 H, Visa Mulai Terbit dan Jemaah Sudah Bisa Masuk Makkah

Fasilitas di Mina Masih Menjadi Sorotan

Meski mengapresiasi kemajuan tersebut, DPR tetap menemukan sejumlah persoalan di lapangan. Salah satu masalah yang mendapat perhatian berkaitan dengan fasilitas penampungan jemaah di Mina.

Cucun menilai fasilitas yang tersedia belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan seluruh jemaah. Oleh sebab itu, pemerintah perlu melakukan evaluasi agar kondisi serupa tidak terulang pada musim haji berikutnya.

Selain itu, DPR juga menemukan beberapa kendala lain yang muncul selama pelaksanaan ibadah haji.

DPR Fokus Evaluasi Fase Armuzna

Timwas Haji DPR memberi perhatian khusus pada fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna. Menurut Cucun, fase tersebut menjadi indikator utama keberhasilan penyelenggaraan haji.

Namun, DPR masih menemukan beberapa catatan penting pada pelaksanaan Armuzna. Karena itu, pemerintah perlu memperbaiki sejumlah aspek pelayanan dan pengelolaan jemaah.

Baca Juga :  Daftar 94 Pinjol Resmi OJK Juni 2026, Cek Legalitas Sebelum Ajukan Pinjaman

Ia berharap seluruh pihak dapat meningkatkan koordinasi agar pelaksanaan Armuzna berjalan lebih lancar pada masa mendatang.

Timwas Haji Siapkan Evaluasi Menyeluruh

Timwas Haji DPR akan menggelar rapat evaluasi bersama para pemangku kepentingan pada 15 Juni 2026. Melalui rapat tersebut, DPR akan membahas seluruh temuan selama musim haji berlangsung.

Selanjutnya, Timwas Haji akan menyusun rekomendasi perbaikan berdasarkan hasil evaluasi tersebut. Setelah itu, DPR akan membawa hasil pengawasan ke rapat paripurna.

Menurut Cucun, evaluasi tersebut menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan haji Indonesia. Dengan demikian, pemerintah dapat menghadirkan penyelenggaraan haji yang lebih aman, nyaman, dan tertata pada tahun-tahun mendatang. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Terancam Gagal Bayar Juli 2027
Jangan Sampai Terlambat, Ini 7 Kondisi yang Mengharuskan Ganti Sertifikat Tanah
Tito Karnavian Ungkap Banyak Daerah Mengaku Tak Mampu Bayar Gaji PPPK
Komisi II DPR Tegaskan PPPK dan PPPK Paruh Waktu Tidak Boleh Diberhentikan
Tito Karnavian Soroti Honorer Datang Jam 8 Pulang Jam 10, Kepala Daerah Diminta Stop Rekrutmen
Mengapa Kasus Rudapaksa di Pesantren Masih Terus Terjadi? Ini Faktor yang Memicunya
Gempa Susulan M 6 Guncang Gorontalo Setelah Gempa Dahsyat M 7,7 Filipina, BMKG Keluarkan Peringatan
Pertamina Ungkap Solar Subsidi di Sumbar Over Kuota 19 Persen
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:09 WIB

BPJS Kesehatan Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Terancam Gagal Bayar Juli 2027

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:09 WIB

Jangan Sampai Terlambat, Ini 7 Kondisi yang Mengharuskan Ganti Sertifikat Tanah

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:09 WIB

Tito Karnavian Ungkap Banyak Daerah Mengaku Tak Mampu Bayar Gaji PPPK

Senin, 8 Juni 2026 - 17:09 WIB

Komisi II DPR Tegaskan PPPK dan PPPK Paruh Waktu Tidak Boleh Diberhentikan

Senin, 8 Juni 2026 - 14:09 WIB

Tito Karnavian Soroti Honorer Datang Jam 8 Pulang Jam 10, Kepala Daerah Diminta Stop Rekrutmen

Berita Terbaru

Trofi Piala Dunia yang akan diperebutkan kembali dalam Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko. Piala Dunia 2026 akan menggunakan format baru karena diikuti 48 negara yang dibagi dalam 12 grup di mana dua tim teratas setiap grup plus delapan peringkat ketiga terbaik maju ke babak 32 besar.(TANGKAPAN LAYAR TWITTER FIFA)

Internasional

Iran Tuding AS Cabut Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Didesak Bertindak

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:09 WIB