Jakarta, APGtimes.com – Pemerintah melatih calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) melalui program Pendidikan dan Latihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).
Program tersebut menggabungkan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) dan pelatihan manajerial. Pemerintah menyiapkan peserta agar mampu mengelola koperasi, mengembangkan usaha masyarakat, serta memperkuat ketahanan ekonomi desa.
Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) Marsda TNI Donald Kasenda menegaskan peserta harus mengambil peran penting dalam pembangunan daerah setelah menyelesaikan pendidikan.
Menurut Donald, peserta harus memperkuat koperasi dan mendorong pemberdayaan masyarakat guna mendukung ketahanan nasional yang mandiri dan berkelanjutan.
Selain melatih kedisiplinan dan kepemimpinan, program SPPI juga memberikan pengetahuan tentang pengelolaan koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih. Karena itu, peserta memiliki bekal yang cukup saat kembali ke daerah masing-masing.
Donald menjelaskan Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan. Tantangan tersebut meliputi ketidakpastian ekonomi global, dinamika geopolitik, ancaman ketahanan pangan, perubahan iklim, serta berbagai ancaman nonmiliter lainnya.
Karena itu, pemerintah membutuhkan sumber daya manusia yang tangguh, adaptif, dan berintegritas. Pemerintah juga menjadikan kualitas SDM sebagai salah satu kunci dalam menjaga ketahanan nasional.
Program SPPI terdiri atas dua tahapan. Pada tahap pertama, peserta mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran untuk membangun karakter, mental, dan kedisiplinan. Selanjutnya, peserta mengikuti Diklat Manajerial guna meningkatkan kemampuan mengelola koperasi dan usaha masyarakat.
Sebanyak 500 peserta putri mengikuti program SPPI Tahun 2026 di Satuan Pendidikan Akademi Angkatan Udara. Panitia menggelar program tersebut mulai 17 Juni hingga 31 Juli 2026.
Pemerintah menargetkan para peserta mampu menggerakkan pembangunan ekonomi desa dan kawasan pesisir. Selain itu, peserta juga dapat memperkuat koperasi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong kemandirian ekonomi daerah. (de*)









