Prabowo mulai gerah, Tutup Dapur MBG Bermasalah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo geram tutup dapur MBG

Prabowo geram tutup dapur MBG

Jakarta, APGtimes.com–Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi andalan pemerintah ternyata belum berjalan sempurna.

Pemerintah masih menemukan banyak masalah di lapangan. Sejumlah dapur MBG bekerja di luar aturan. Tim pengawas juga menemukan pengelolaan yang amburadul serta kualitas makanan yang meragukan.

Presiden Prabowo Subianto tidak menutupi kondisi itu. Dalam pidato kenegaraan di DPR, Selasa (20/5/2026), Prabowo mengaku pemerintah sudah menutup lebih dari 3.000 dapur MBG yang bermasalah.

“Kita mengakui dalam pengelolaan MBG masih banyak kekurangan. Kita sudah tutup lebih dari 3.000 dapur,” ujar Prabowo saat menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal.

Penutupan ribuan dapur itu menunjukkan pemerintah menemukan banyak persoalan saat memeriksa pelaksanaan program MBG di berbagai daerah.

Namun perhatian utama bukan hanya soal jumlah dapur yang tutup.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, DPR Soroti Kebijakan Naturalisasi

Prabowo justru memberi pesan tegas kepada masyarakat. Ia meminta publik ikut mengawasi dapur-dapur MBG di daerah masing-masing.

Menurut Prabowo, pemerintah pusat tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, ia mengajak DPR, kepala daerah, hingga masyarakat ikut memeriksa jalannya program MBG.

Jika warga menemukan makanan tidak layak, pengelolaan buruk, atau pelanggaran aturan, mereka harus segera melapor.

“Silakan periksa semua dapur. Kalau ada yang tidak sesuai, laporkan. Segera akan kita tindak,” katanya.

Prabowo tampaknya sadar program sebesar MBG sangat sulit diawasi dari Jakarta saja. Program ini memiliki jaringan dapur yang luas dengan anggaran besar.

Karena itu, pemerintah kini melibatkan masyarakat secara langsung dalam pengawasan.

Prabowo juga tidak ingin program makan gratis berubah menjadi tempat permainan oknum tertentu.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Tegaskan Tak Toleransi Pelanggaran Sopir Tangki, Distribusi BBM Tetap Normal

Saat ini, program MBG sudah menjangkau 62,4 juta penerima manfaat setiap hari di seluruh Indonesia.

Jumlah itu terdiri dari 6,3 juta balita, 2 juta ibu menyusui, dan 868 ribu ibu hamil. Pemerintah juga mulai menyiapkan bantuan pangan bergizi untuk sekitar 500 ribu lansia yang hidup sendiri.

Bagi Prabowo, program MBG bukan sekadar membagikan makanan gratis.

Ia menilai program itu menjadi bentuk kehadiran negara dalam membantu rakyat kecil dan masyarakat miskin.

“Kaum miskin harus diurus oleh negara,” ujarnya.

Karena itu, Prabowo tidak ingin kelalaian pengelola dapur merusak program unggulan pemerintah.

Ia memahami program besar bisa gagal jika pengawasan berjalan lemah.

Kini publik menunggu langkah pemerintah berikutnya. Masyarakat juga berharap pemerintah benar-benar menindak cepat laporan tentang dapur MBG yang bermasalah. (al/*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala BGN Naik Pitam, Kepala SPPG Terancam Dipecat Usai 353 Siswa Diduga Keracunan MBG
Gempa Susulan M 5,0 Guncang Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Peserta Sempat Panik
Update Korban Gempa NTT Hari Ini: 53 Orang Meninggal, 135 Luka
CPNS Sekolah Kedinasan 2026: Jadwal, Formasi dan 9 Instansi
NTT Kembali Diguncang Ratusan Gempa, BMKG Catat 265 Susulan hingga Sore
Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 38 Orang, 13 Luka dan 2.000 Warga Mengungsi
2.105 ASN dari 50 Kementerian Ikut Latsarmil Komcad, Dimulai 24 Agustus
Indonesia Ekspor 1.000 Ton Beras ke Malaysia, Stok Aman hingga Mei 2027
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Kepala BGN Naik Pitam, Kepala SPPG Terancam Dipecat Usai 353 Siswa Diduga Keracunan MBG

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Gempa Susulan M 5,0 Guncang Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Peserta Sempat Panik

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Update Korban Gempa NTT Hari Ini: 53 Orang Meninggal, 135 Luka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:09 WIB

NTT Kembali Diguncang Ratusan Gempa, BMKG Catat 265 Susulan hingga Sore

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 38 Orang, 13 Luka dan 2.000 Warga Mengungsi

Berita Terbaru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027, Jumat (14/8/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY )

Ekonomi & Bisnis

Anggaran Ketahanan Pangan 2027 Capai Rp195,3 Triliun, Naik 2,3 Persen

Sabtu, 15 Agu 2026 - 21:09 WIB