Malam Ini Luhah Rio Jayo Tutup Pagelaran Seni Budaya Kenduhei Sko 6 Luhah Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

luhah rio jayo

luhah rio jayo

Sungai Penuh, APGtimes.com – Luhah Rio Jayo menjadi pusat kemeriahan Malam Pagelaran Seni Budaya Kenduhei Sko 6 Luhah Sungai Penuh pada Selasa (30/6/2026). Panitia mengakhiri rangkaian pagelaran seni yang berlangsung sejak 25 Juni 2026 melalui kegiatan tersebut.

Masyarakat enam luhah menggelar pagelaran ini untuk menyambut puncak Kenduhei Sko pada 5 Juli 2026.

Selain menyambut pesta adat, masyarakat juga mengenalkan kembali warisan budaya kepada generasi muda melalui berbagai pertunjukan.

Ketua Panitia Luhah Rio Jayo, Vendra Veda, mengatakan panitia menyiapkan beragam kesenian tradisional khas Sungai Penuh.

Ia berharap masyarakat memadati lokasi acara sehingga suasana penutupan berlangsung semakin semarak.

Baca Juga :  Prestasi Membanggakan, Sungai Penuh Pertahankan Opini WTP 12 Tahun Berturut-turut

“Kami mengajak seluruh masyarakat hadir dan menyaksikan Malam Pagelaran Seni Budaya di Luhah Rio Jayo. Mari bersama-sama kita meriahkan acara ini,” ujarnya.

Beragam Kesenian Tampil

Panitia menghadirkan berbagai pertunjukan seni tradisional yang berkembang di enam luhah.

Selanjutnya, para pelaku seni menampilkan tarian, musik tradisional, serta atraksi budaya warisan leluhur.

Tidak hanya itu, panitia juga menghidupkan kembali tradisi yang mulai jarang muncul di tengah masyarakat.

Karena itu, setiap penampilan mengangkat nilai adat dan kearifan lokal Sungai Penuh.

Pemerintah Ikut Meramaikan

Panitia menjadwalkan Wakil Wali Kota Sungai Penuh bersama jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh menghadiri malam penutupan.

Baca Juga :  Harimau Berkeliaran di Kerinci, Desa Ujung Ladang Minta BKSDA Jambi Segera Bertindak

Dengan begitu, kehadiran pemerintah diharapkan menambah semangat masyarakat untuk terus menjaga budaya daerah.

Sementara itu, masyarakat dari berbagai luhah diperkirakan mulai memadati lokasi acara sejak sore hingga malam hari.

Tradisi Kembali Bergema

Tokoh adat dan masyarakat kembali menggelar Kenduhei Sko 6 Luhah setelah vakum sejak 2007.

Kini, mereka terus menghidupkan tradisi tersebut melalui berbagai kegiatan budaya.

Oleh karena itu, masyarakat berharap Kenduhei Sko mampu menjaga kelestarian adat, mempererat persaudaraan, sekaligus memperkenalkan budaya Sungai Penuh kepada generasi muda.

Dengan demikian, penyelenggaraan tahun ini diharapkan menjadi awal kebangkitan tradisi Kenduhei Sko agar terus berlangsung pada masa mendatang. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Walhi Ungkap 22.690 Hotspot Karhutla Sumsel Berada di Konsesi Perusahaan
Orangutan Terekam Berjalan Sendirian di Lahan Bekas Karhutla Kotawaringin Barat
Feri Ariasandi Hadiri Puncak Kejurkot Wali Kota Cup PBSI Sungai Penuh
Pemkab Solok Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Arosuka hingga 12 Oktober
Bupati Siak Menangis Lihat Guru Tinggal di Rumah Reot, Siswa Tempuh 2 Jam ke Sekolah
Polda Kepri Bongkar Penyelundupan 3 Mesin Pesawat Bekas dari Singapura Senilai Rp30 Miliar
Kapolda Jambi Berganti, Irjen Widodo Gantikan Krisno H Siregar
Gedung PUPR Solok yang Diterjang Banjir Bandang Akan Jadi Monumen Bencana
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Walhi Ungkap 22.690 Hotspot Karhutla Sumsel Berada di Konsesi Perusahaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Orangutan Terekam Berjalan Sendirian di Lahan Bekas Karhutla Kotawaringin Barat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Feri Ariasandi Hadiri Puncak Kejurkot Wali Kota Cup PBSI Sungai Penuh

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Pemkab Solok Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Arosuka hingga 12 Oktober

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Bupati Siak Menangis Lihat Guru Tinggal di Rumah Reot, Siswa Tempuh 2 Jam ke Sekolah

Berita Terbaru