Prabowo Tetapkan Kopdes Merah Putih Jadi Kantor Tunggal Penyalur Bansos dan Elpiji 3 Kg

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026). (KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026). (KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)

Jakarta, APGtimes.com – Pemerintah menetapkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pusat penyaluran berbagai bantuan sosial dan barang bersubsidi. Keputusan tersebut diambil dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan masyarakat di tingkat desa.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah ingin menghadirkan satu pusat layanan yang memudahkan masyarakat memperoleh bantuan sekaligus meningkatkan perekonomian desa.

Menurutnya, KDKMP tidak hanya berfungsi sebagai koperasi, tetapi juga menjadi infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan berbagai program kepada masyarakat.

Kopdes Salurkan PKH hingga Bantuan Pangan

Zulkifli Hasan atau Zulhas menjelaskan seluruh bantuan sosial pemerintah secara bertahap akan menggunakan jaringan KDKMP.

Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan tunai bagi masyarakat desil 1 dan 2, bantuan pangan, hingga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan melalui koperasi tersebut.

Baca Juga :  BGN Perkenalkan 5 Pejabat Baru, Presiden Prabowo Rombak Jajaran Pimpinan MBG

Selain itu, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan alat pertanian melalui jaringan KDKMP di berbagai daerah.

Menurut Zulhas, sistem ini akan mempercepat distribusi bantuan sekaligus mempermudah pengawasan penyalurannya.

Barang Bersubsidi Juga Masuk KDKMP

Pemerintah juga akan memanfaatkan KDKMP sebagai pusat distribusi berbagai barang bersubsidi.

Masyarakat nantinya dapat memperoleh pupuk bersubsidi, elpiji 3 kilogram, hingga berbagai program kredit bersubsidi melalui koperasi tersebut.

Dengan sistem tersebut, pemerintah berharap penyaluran subsidi menjadi lebih tepat sasaran dan lebih mudah diawasi.

Selain itu, keberadaan satu pusat layanan di setiap desa akan memudahkan masyarakat mengakses berbagai program pemerintah.

Kopdes Siap Serap Hasil Panen Petani

Selain menyalurkan bantuan, KDKMP juga akan menjalankan fungsi sebagai penyerap hasil panen petani dan nelayan.

Baca Juga :  tito-kawal-anggaran-rehab-rekon-pascabencana-sumatera

Zulhas menjelaskan koperasi akan membeli gabah ketika harga di tingkat petani turun di bawah harga acuan pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram.

Pemerintah juga akan menerapkan mekanisme yang sama untuk jagung dan berbagai komoditas hasil perikanan.

Melalui langkah tersebut, pemerintah ingin menjaga pendapatan petani dan nelayan agar tidak merugi saat harga komoditas turun.

Puluhan Ribu Kopdes Ditargetkan Beroperasi

Pemerintah menargetkan sekitar 35.800 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi pada 31 Agustus 2026.

Saat ini, pemerintah terus menyiapkan pengelola koperasi sekaligus melengkapi gerai dengan berbagai barang bersubsidi dan bantuan sosial.

Setelah seluruh persiapan selesai, pemerintah berharap KDKMP mampu menjadi pusat layanan ekonomi desa sekaligus mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat secara lebih efektif dan terintegrasi. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Reforma Agraria Bakal Jadi Aturan Khusus, Tanah LTRA Tak Lagi Tunduk pada UU Sektoral
Hasan Nasbi Ungkit Perjalanan Politik Prabowo: Pernah Diberhentikan, Kini Jadi Presiden
Tito Karnavian Soroti Utang Daerah, Pemda Diminta Hitung Kemampuan Fiskal Sebelum Terbitkan Obligasi
Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar untuk Atlet Peraih Emas Asian Games 2026
Prabowo kepada Atlet Asian Games 2026: Saya Presiden, tapi Belum Bisa Seperti Kalian
Kortastipidkor Temukan 3 Masalah Besar dalam Program Kopdes Merah Putih
Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi MBG, Ada ASN BGN dan Pegawai BUMN
Rini Widyantini Dorong Keadilan Digital dalam Transformasi Layanan Hukum
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:09 WIB

RUU Reforma Agraria Bakal Jadi Aturan Khusus, Tanah LTRA Tak Lagi Tunduk pada UU Sektoral

Rabu, 16 September 2026 - 13:09 WIB

Hasan Nasbi Ungkit Perjalanan Politik Prabowo: Pernah Diberhentikan, Kini Jadi Presiden

Rabu, 16 September 2026 - 12:09 WIB

Tito Karnavian Soroti Utang Daerah, Pemda Diminta Hitung Kemampuan Fiskal Sebelum Terbitkan Obligasi

Rabu, 9 September 2026 - 20:09 WIB

Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar untuk Atlet Peraih Emas Asian Games 2026

Rabu, 9 September 2026 - 19:09 WIB

Prabowo kepada Atlet Asian Games 2026: Saya Presiden, tapi Belum Bisa Seperti Kalian

Berita Terbaru

Samsung memajang Galaxy A08 di situs resminya di Serbia serta Bosnia dan Herzegovina. (Samsung)

Tekno & Sains

Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur, Baterai 6.000 mAh Jadi Andalan

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:09 WIB