Prabowo Umumkan Indonesia Resmi Stop Impor Solar Mulai Juli 2026, Ini Alasannya

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto saat berpidato. Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan ketidaksetujuannya terhadap paham ekonomi neoliberal.(Dok Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto saat berpidato. Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan ketidaksetujuannya terhadap paham ekonomi neoliberal.(Dok Sekretariat Presiden)

Jakarta, APGtimes.com – Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia resmi menghentikan impor solar mulai Juli 2026. Pemerintah mengambil langkah tersebut setelah berhasil memproduksi biodiesel B50 berbahan baku minyak kelapa sawit di dalam negeri.

Prabowo menilai kebijakan itu menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar impor.

Ia juga berharap perputaran ekonomi dari industri biodiesel dapat memberikan manfaat langsung kepada petani sawit di berbagai daerah.

Indonesia Resmi Hentikan Impor Solar

Prabowo menyampaikan kebijakan tersebut saat menghadiri Panen Raya Bersama TNI di Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, Indonesia kini tidak lagi membutuhkan pasokan solar dari luar negeri karena produksi biodiesel B50 sudah mampu memenuhi kebutuhan nasional.

Ia menegaskan pemerintah akan terus memperkuat penggunaan energi berbasis bahan bakar nabati.

Baca Juga :  Kapolri Sebut Polri Akan Miliki 28 Gudang Ketahanan Pangan pada 2026

B50 Jadi Kebanggaan Indonesia

Prabowo mengatakan Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang berhasil menghasilkan biodiesel B50.

Bahan bakar tersebut menggunakan campuran 50 persen biodiesel berbahan baku minyak kelapa sawit dengan 50 persen minyak solar.

Pemerintah menilai inovasi itu mampu meningkatkan nilai tambah komoditas sawit sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional.

Keberhasilan tersebut juga menjadi langkah penting dalam mengurangi impor bahan bakar fosil.

Pemerintah Ingin Petani Sawit Ikut Menikmati Manfaat

Prabowo menjelaskan penghentian impor solar bukan hanya bertujuan menghemat devisa negara.

Pemerintah juga ingin nilai ekonomi dari konsumsi bahan bakar tetap berputar di dalam negeri.

Menurutnya, petani sawit menjadi salah satu pihak yang akan merasakan manfaat terbesar dari peningkatan penggunaan biodiesel.

Baca Juga :  Prabowo Tetapkan Kopdes Merah Putih Jadi Kantor Tunggal Penyalur Bansos dan Elpiji 3 Kg

Karena itu, pemerintah terus mendorong pengembangan industri hilirisasi sawit agar memberikan nilai tambah yang lebih besar.

Pemerintah Terapkan Mandatori B50

Pemerintah telah meluncurkan biodiesel B50 pada 9 Juli 2026 sebagai bahan bakar baru untuk sektor transportasi dan industri.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mewajibkan pencampuran biodiesel sebesar 50 persen pada seluruh jenis bahan bakar minyak solar melalui regulasi yang berlaku.

Pemerintah juga memberikan masa transisi hingga 30 September 2026 bagi badan usaha untuk menghabiskan stok biodiesel B40.

Selanjutnya, seluruh badan usaha penyalur bahan bakar wajib mendistribusikan B50 sesuai standar mutu yang telah pemerintah tetapkan.

Pemerintah akan mengevaluasi pelaksanaan program tersebut setiap tiga bulan guna memastikan distribusi, kualitas, dan kinerja B50 berjalan optimal di seluruh Indonesia. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Enam Dokter Magang Meninggal pada 2026, Kemenkes Akhirnya Evaluasi Program Internship
Sudaryono Buka Suara soal Dugaan Pemborosan MBG Rp10,5 Triliun, BGN Siap Kooperatif
Kabar Baik dari Kerinci Seblat, Dua Anak Harimau Sumatera Tumbuh Sehat di Alam Liar
Prabowo Resmi Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN, Pesan Tegas untuk Aparatur Baru
Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya
BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Makin Kuat, Pengamat Ungkap 11 Pejabat yang Layak Dievaluasi
Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:09 WIB

Enam Dokter Magang Meninggal pada 2026, Kemenkes Akhirnya Evaluasi Program Internship

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:09 WIB

Sudaryono Buka Suara soal Dugaan Pemborosan MBG Rp10,5 Triliun, BGN Siap Kooperatif

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:09 WIB

Kabar Baik dari Kerinci Seblat, Dua Anak Harimau Sumatera Tumbuh Sehat di Alam Liar

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:09 WIB

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:09 WIB

BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah

Berita Terbaru

Presiden FIFA Gianni Infantino saat tiba untuk peluncuran kampanye Piala Dunia 2026 #WeAre26 di Los Angeles, Negara Bagian California, 17 Mei 2023.(AFP/FREDERIC J BROWN)

Internasional

FIFA Mau Jual Saham Piala Dunia? UEFA Langsung Bereaksi Keras

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:09 WIB