Cuci Muka Sebelum atau Sesudah Olahraga? Dokter Kulit Ungkap Waktu yang Tepat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi cuci muka. (GRATIS)

Ilustrasi cuci muka. (GRATIS)

Jakarta, APGtimes.com – Kebiasaan mencuci muka sebelum atau sesudah olahraga sering menjadi pertanyaan bagi banyak orang. Sebagian memilih membersihkan wajah sebelum latihan karena khawatir keringat menyebabkan jerawat, sementara lainnya menunggu sampai olahraga selesai.

Menurut dokter kulit bersertifikat sekaligus Associate Clinical Professor of Dermatology di Yale School of Medicine, Dr. Mona Gohara, mencuci wajah setelah olahraga menjadi langkah yang paling penting untuk menjaga kesehatan kulit.

Meski begitu, ada kondisi tertentu yang membuat seseorang perlu membersihkan wajah sebelum mulai berolahraga, terutama jika masih menggunakan makeup atau tabir surya tebal.

Wajib Cuci Muka Sebelum Olahraga Jika Pakai Makeup

Dr. Gohara menjelaskan, seseorang tidak perlu mencuci wajah sebelum olahraga apabila kulit sudah bersih dan tidak memakai riasan.

Sebaliknya, mereka yang masih menggunakan foundation, makeup, atau lapisan sunscreen tebal sebaiknya membersihkan wajah terlebih dahulu. Pasalnya, sisa kosmetik dapat bercampur dengan minyak alami kulit dan keringat selama berolahraga.

Baca Juga :  Bharada Billy Van Aziz Boston Sumbang Medali Perak untuk Jambi di ISKA Indonesia Open 2026

Kondisi tersebut dapat menyumbat pori-pori dan meningkatkan risiko munculnya komedo maupun jerawat.

Karena itu, orang yang datang ke pusat kebugaran setelah bekerja atau beraktivitas di luar ruangan sebaiknya membersihkan wajah sebelum memulai latihan.

Cuci Muka Setelah Olahraga Jadi Langkah Utama

Setelah selesai berolahraga, seseorang sebaiknya segera mencuci wajah dan tidak membiarkan keringat menempel terlalu lama.

Menurut Gohara, keringat sebenarnya bukan penyebab langsung jerawat. Namun, keringat yang bercampur dengan minyak, bakteri, dan sel kulit mati dapat meningkatkan risiko pori-pori tersumbat serta menyebabkan iritasi.

Dengan membersihkan wajah setelah olahraga, kotoran, minyak berlebih, dan bakteri yang menempel pada kulit dapat segera terangkat.

Peralatan Gym Juga Bisa Membawa Bakteri

Selain keringat, peralatan olahraga juga dapat menjadi sumber bakteri yang berisiko bagi kulit wajah.

Saat berolahraga, tangan sering menyentuh berbagai benda seperti dumbbell, matras yoga, pegangan treadmill, hingga alat latihan beban. Setelah itu, tangan dapat menyentuh wajah ketika mengusap keringat atau merapikan rambut.

Baca Juga :  Penyakit Jantung dan Stroke Masih Jadi Pembunuh Nomor 1, Dokter Soroti Gaya Hidup

Kebiasaan tersebut dapat memindahkan kotoran dan bakteri ke permukaan kulit. Oleh sebab itu, mencuci tangan dan wajah setelah olahraga menjadi langkah sederhana untuk menjaga kebersihan kulit.

Jangan Lupa Gunakan Pelembap

Setelah membersihkan wajah, gunakan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit. Proses mencuci wajah memang membantu mengangkat keringat, minyak, dan kotoran, tetapi juga dapat mengurangi kelembapan alami kulit.

Pelembap membantu menjaga skin barrier agar kulit tetap terhidrasi dan tidak mudah kering setelah berolahraga.

Jika belum bisa mencuci wajah setelah latihan, Dr. Gohara menyarankan membilas wajah menggunakan air hangat terlebih dahulu. Selain itu, air misel atau tisu pembersih bebas alkohol dapat menjadi alternatif sementara.

Dengan menjaga kebersihan wajah sebelum dan sesudah olahraga, risiko munculnya masalah kulit dapat diminimalkan tanpa harus mengurangi aktivitas fisik. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Baksos Longevitology Terus Bergulir, Layanan Terapi Gratis Kini Menjangkau Muaro Bungo dan Jambi
Siswa Perokok di Indonesia Masih Tinggi, Dokter Ungkap Bahaya Rokok bagi Paru dan Otak
Jangan Sepelekan Gigi Berlubang, Mental Anak Bisa Terdampak
Operasi Kelopak Mata Gagal, Wanita Ini Tak Bisa Menutup Mata Selama 6 Tahun
Penyakit Jantung dan Stroke Masih Jadi Pembunuh Nomor 1, Dokter Soroti Gaya Hidup
Seminar LONGEVOTALOGY Perdana di Muaro Bungo Berlangsung Sukses
Bukan Cuma Faktor Genetik, Ini Alasan Pria Lebih Mudah Punya Perut Buncit
DPR Minta Pemerintah Siapkan SOP dan PCR untuk Antisipasi Hantavirus
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:09 WIB

Cuci Muka Sebelum atau Sesudah Olahraga? Dokter Kulit Ungkap Waktu yang Tepat

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:22 WIB

Baksos Longevitology Terus Bergulir, Layanan Terapi Gratis Kini Menjangkau Muaro Bungo dan Jambi

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:09 WIB

Siswa Perokok di Indonesia Masih Tinggi, Dokter Ungkap Bahaya Rokok bagi Paru dan Otak

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:09 WIB

Jangan Sepelekan Gigi Berlubang, Mental Anak Bisa Terdampak

Senin, 1 Juni 2026 - 16:09 WIB

Operasi Kelopak Mata Gagal, Wanita Ini Tak Bisa Menutup Mata Selama 6 Tahun

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB