Como 1907 Bisa Jadi Kejutan Lagi di Musim 2026-2027, Jurnalis Italia Bilang Begini

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekspresi Cesc Fabregas dalam laga pekan ke-35 Liga Italia 2025-2026 Como vs Napoli di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Sabtu (2/5/2026). (AFP/PIERO CRUCIATTI)

Ekspresi Cesc Fabregas dalam laga pekan ke-35 Liga Italia 2025-2026 Como vs Napoli di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Sabtu (2/5/2026). (AFP/PIERO CRUCIATTI)

Como, APGtimes.com – Como 1907 berpeluang kembali menjadi kejutan pada musim 2026-2027. Jurnalis senior La Gazzetta dello Sport, Andrea Ramazzotti, menilai tim asuhan Cesc Fabregas memiliki peluang untuk mengulang kesuksesan musim lalu.

Ramazzotti menyampaikan pandangan tersebut saat berbincang dengan KOMPAS.com di sela-sela tur AC Milan di Indonesia pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Menurut Ramazzotti, pencapaian musim lalu jauh melampaui perkiraannya. Klub berjuluk Il Lariani itu mampu finis di posisi keempat Serie A dan meraih tiket Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Perkembangan Como di Serie A

Setelah kembali ke Serie A pada musim 2024-2025, Como langsung menunjukkan perkembangan positif. Klub tersebut finis di posisi ke-10 pada musim pertama setelah 21 tahun absen dari kasta tertinggi.

Performa mereka meningkat drastis pada musim berikutnya. Tim asuhan Fabregas berhasil mengakhiri Serie A 2025-2026 di posisi keempat.

Hasil tersebut membawa Como ke Liga Champions 2026-2027. Kompetisi Eropa itu menjadi pengalaman baru sekaligus ujian terbesar dalam sejarah klub.

Baca Juga :  Manchester City Terbukti Bersalah atas 115 Tuduhan, Ini Pelanggaran Finansialnya

Ramazzotti menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari visi Fabregas. Pelatih asal Spanyol itu mampu membangun gaya permainan yang sesuai dengan karakter tim.

Liga Champions Jadi Ujian

Tiket Liga Champions membawa tantangan baru bagi Como. Ramazzotti menilai bermain di Serie A dan kompetisi Eropa secara bersamaan membutuhkan kemampuan yang berbeda.

Jadwal pertandingan yang lebih padat dapat menguji kebugaran pemain. Kondisi tersebut juga menuntut Fabregas memiliki banyak pilihan untuk melakukan rotasi.

Persaingan di Serie A tetap menjadi prioritas. Pada saat yang sama, Como harus menghadapi lawan-lawan dengan pengalaman lebih besar di Liga Champions.

Karena itu, klub perlu menjaga konsistensi sepanjang musim. Kedalaman skuad juga menjadi faktor penting untuk menghadapi dua kompetisi dengan intensitas tinggi.

Nico Paz Dipermanenkan

Manajemen Como mulai memperkuat skuad menjelang musim baru. Salah satu langkah penting datang dari keputusan klub mempermanenkan Nico Paz dari Real Madrid.

Pemain tersebut tampil penting dalam perjalanan Como pada musim sebelumnya. Kehadirannya memberikan tambahan kualitas bagi lini permainan tim.

Baca Juga :  Harga Jay Idzes Melonjak, Kapten Timnas Indonesia Kini Masuk Elite Bek Asia

Selain Nico Paz, Fabregas juga mendatangkan beberapa pemain baru. Luis Milla, Kaiki, Mattia Liberali, Yan Couto, dan Trevoh Chalobah masuk dalam daftar rekrutan Como.

Langkah tersebut menunjukkan keseriusan Il Lariani menghadapi musim yang lebih berat. Manajemen ingin memberikan Fabregas skuad yang cukup dalam untuk menjalani kompetisi domestik dan Eropa.

Fabregas Jadi Kunci Como

Ramazzotti melihat Fabregas sebagai salah satu alasan utama yang membuat Como berpotensi kembali mengejutkan. Ia menilai mantan pemain Barcelona dan Chelsea itu memiliki visi permainan yang jelas.

Kemampuan Fabregas dalam mengembangkan pemain juga menjadi modal penting. Strategi tersebut membantu Como berkembang sejak kembali ke Serie A.

Kini, klub asal Italia itu harus membuktikan konsistensinya. Keberhasilan finis keempat musim lalu membuka peluang besar, tetapi Liga Champions akan menguji kemampuan mereka di level yang lebih tinggi.

Dengan skuad yang semakin kuat dan Fabregas sebagai pengendali tim, Como berpeluang kembali mencuri perhatian pada Serie A 2026-2027.  (ac*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Marc Marquez Ingin Akhiri Rekor Buruk di Mandalika, Target Utamanya Finis
Prabowo Ungkap Bonus Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir yang Atur
Rahasia Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Elkan Baggott Ungkap Strategi John Herdman
Gianni Infantino Temui Prabowo di Istana Jelang Final Indonesia vs Thailand
Manchester City Terbukti Bersalah atas 115 Tuduhan, Ini Pelanggaran Finansialnya
Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 115 Pelanggaran Finansial Premier League
Timnas Futsal Indonesia Panggil 20 Pemain untuk Copa das Nacoes 2026 di Brasil
Indonesia vs Malaysia Berakhir 0-0, Garuda Main 10 Pemain Sejak Menit ke-37
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Prabowo Ungkap Bonus Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir yang Atur

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Rahasia Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Elkan Baggott Ungkap Strategi John Herdman

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Gianni Infantino Temui Prabowo di Istana Jelang Final Indonesia vs Thailand

Rabu, 30 September 2026 - 19:09 WIB

Manchester City Terbukti Bersalah atas 115 Tuduhan, Ini Pelanggaran Finansialnya

Rabu, 30 September 2026 - 18:09 WIB

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 115 Pelanggaran Finansial Premier League

Berita Terbaru