TNI Siagakan 66.510 Personel untuk Tangani Karhutla di Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar suasana kebakaran di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Jum'at (21/8/2026) malam(Istimewa )

Tangkapan layar suasana kebakaran di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Jum'at (21/8/2026) malam(Istimewa )

Jakarta, APGtimes.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiagakan 66.510 personel untuk membantu pemerintah mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Indonesia.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 16.740 personel sudah turun ke sejumlah daerah untuk menangani karhutla hingga Jumat (21/8/2026).

Kepala Bidang Penerangan Umum Pusat Penerangan TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi mengatakan kesiapan tersebut menunjukkan komitmen TNI membantu pemerintah menghadapi karhutla.

“Sebanyak 66.510 personel TNI disiagakan untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan karhutla,” kata Agung dalam keterangannya, Sabtu (22/8/2026).

TNI Percepat Penanganan Karhutla

Menurut Agung, TNI mengerahkan pasukan dengan mengutamakan kecepatan respons dan efektivitas penanganan. Langkah tersebut bertujuan mencegah api meluas ke wilayah lain.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Tegaskan Tak Toleransi Pelanggaran Sopir Tangki, Distribusi BBM Tetap Normal

Dalam menjalankan tugas, TNI bekerja sama dengan Polri, pemerintah daerah, BPBD, pemadam kebakaran, Manggala Agni, serta sejumlah unsur terkait.

Personel TNI juga menjalankan berbagai tugas di lapangan. Mereka melakukan pemantauan, patroli, pemadaman, hingga pendinginan di wilayah terdampak.

Selain itu, TNI mengajak masyarakat ikut menjaga wilayah masing-masing dari ancaman karhutla.

16.740 Personel Sudah Dikerahkan

TNI mencatat 16.740 personel telah menjalankan tugas penanganan karhutla di sejumlah wilayah hingga Jumat.

Baca Juga :  Prabowo Perintahkan Pendidikan Negeri Gratis Dimulai dari TK

Sementara itu, personel lainnya tetap siaga dan dapat bergerak sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

TNI juga menyiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung pengerahan personel. Kesiapan tersebut bertujuan mempercepat respons ketika kebakaran muncul atau meluas.

“Kesiapsiagaan dan pengerahan personel tersebut merupakan wujud komitmen TNI untuk senantiasa hadir membantu pemerintah dan masyarakat,” ujar Agung.

TNI menegaskan penanganan karhutla membutuhkan kerja sama lintas lembaga. Karena itu, seluruh unsur terkait terus memperkuat koordinasi agar kebakaran dapat tertangani dengan cepat dan terpadu. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Targetkan 70.000 Polisi Hutan, Jumlah Personel Bisa Naik Jadi 21.000 pada 2027
DPR RI, UU Ketenagakerjaan, Puan Maharani, Putusan MK, MK, pekerja, buruh, ketenagakerjaan, UU Cipta Kerja,
Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan
Dudung Bakal Turun Langsung ke Lokasi Karhutla, Rapat Koordinasi Digelar dalam Waktu Dekat
Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini
5 Perwira Marinir Ditunjuk Pimpin Brigif 6 dan 4 Batalyon Baru, Ini Daftarnya
TNI AD Ungkap Alasan 6 Kodam Baru Dibentuk, Ada Pertimbangan Geografis hingga Sosial
BGN Benahi Data Penerima MBG, Sudaryono Minta Identitas dan Alamat Harus Akurat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Prabowo Targetkan 70.000 Polisi Hutan, Jumlah Personel Bisa Naik Jadi 21.000 pada 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:09 WIB

DPR RI, UU Ketenagakerjaan, Puan Maharani, Putusan MK, MK, pekerja, buruh, ketenagakerjaan, UU Cipta Kerja,

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Dudung Bakal Turun Langsung ke Lokasi Karhutla, Rapat Koordinasi Digelar dalam Waktu Dekat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini

Berita Terbaru