Muktamar NU Minta Dana Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG Mulai 2027

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pintu ruang sidang Pleno Muktamar ke-35 NU, Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (29/8/2026).(Singgih/Kompas.com )

Pintu ruang sidang Pleno Muktamar ke-35 NU, Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (29/8/2026).(Singgih/Kompas.com )

Jombang, APGtimes.com – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) meminta pemerintah mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait penggunaan anggaran pendidikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Permintaan tersebut muncul dalam sidang pleno Muktamar ke-35 NU di Gedung Serba Guna (GSG) Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Dalam rekomendasi Bathsul Masa’il Qanunniyah, PBNU meminta pemerintah menerapkan putusan MK tersebut mulai tahun anggaran 2027. NU juga menegaskan pemerintah tidak perlu menunda penerapannya hingga 2028.

“PBNU merekomendasikan kepada pemerintah untuk menjalankan putusan MK tentang MBG pada tahun anggaran 2027,” ujar pembaca rekomendasi yang terdengar dari speaker di luar ruang sidang pleno.

Baca Juga :  War Tiket Upacara HUT ke-81 RI Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Anggaran Pendidikan Harus Sesuai Mandat Konstitusi

Rekomendasi itu mengacu pada UUD 1945 yang menetapkan alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN.

NU menilai pemerintah perlu memastikan anggaran tersebut benar-benar mendukung kebutuhan pendidikan. Sebab, penggunaan sebagian dana pendidikan untuk program MBG dinilai membuat pemanfaatan anggaran pendidikan belum berjalan secara maksimal.

MK sebelumnya memutuskan anggaran pendidikan tidak boleh digunakan untuk membiayai program MBG. Karena itu, NU meminta pemerintah menyesuaikan kebijakan anggaran mulai 2027.

Baca Juga :  Anggota Polri Aktif di Jambi Bakal Dilaporkan ke Propam, Diduga Kelola Yayasan MBG

Selain itu, NU menekankan pentingnya prinsip keadilan, kemaslahatan, efisiensi, serta skala prioritas dalam penyusunan kebijakan anggaran negara.

Muktamar NU Bahas Banyak Agenda

Muktamar ke-35 NU berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026.

Forum tersebut membahas sejumlah persoalan strategis, termasuk hukum Islam kontemporer melalui Bathsul Masa’il. Para peserta juga menyusun berbagai rekomendasi hukum dan kebijakan.

Selain pembahasan tersebut, Muktamar ke-35 NU akan memasuki agenda penting berupa pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU untuk masa khidmat 2026-2031. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Minta Patroli Karhutla Diperketat, Sugiono Soroti Munculnya Titik Api Baru
Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam
Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan
Kapolri Siapkan Program Poliran, Penganggur hingga Mantan Pengguna Narkotika Jadi Sasaran
RUU Perampasan Aset Disorot, DPR Ingin Korban Investasi Bodong Terima Uang Kembali
Prabowo Siapkan Ambulans Udara, TNI AU Kerahkan 5 Helikopter dan 3 Pesawat Casa
Sudaryono Ubah Aturan MBG, Biaya Operasional Rp5.000 per Porsi Kini Dibatasi
Bambang Haryo Minta Kemenhut dan Perhutani Dievaluasi, Penanganan Karhutla Jangan Hanya Sasar 32 Perusahaan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kapolri Siapkan Program Poliran, Penganggur hingga Mantan Pengguna Narkotika Jadi Sasaran

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:09 WIB

RUU Perampasan Aset Disorot, DPR Ingin Korban Investasi Bodong Terima Uang Kembali

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Prabowo Siapkan Ambulans Udara, TNI AU Kerahkan 5 Helikopter dan 3 Pesawat Casa

Berita Terbaru