Prabowo Targetkan 70.000 Polisi Hutan, Jumlah Personel Bisa Naik Jadi 21.000 pada 2027

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan uang negara hasil kerja Satgas PKH di Gedung Jampidsus Kejaksaaan Agung (Kejagung), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2026). (KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA)

Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan uang negara hasil kerja Satgas PKH di Gedung Jampidsus Kejaksaaan Agung (Kejagung), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2026). (KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA)

Jakarta, APGtimes.com – Presiden Prabowo Subianto menyiapkan penambahan polisi hutan secara bertahap hingga mencapai 70.000 personel.

Prabowo menyebut jumlah polisi hutan saat ini baru sekitar 4.500 orang. Menurutnya, jumlah tersebut belum sebanding dengan luas kawasan hutan Indonesia yang mencapai puluhan juta hektare.

“Saya telah mengajukan APBN, kalau tidak salah tambahan dari jumlah saat ini 4.500 polisi hutan menjadi 70.000 polisi hutan,” ujar Prabowo saat menghadiri penyerahan hasil penertiban Satgas PKH di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Target 21.000 Polisi Hutan pada 2027

Pemerintah akan menambah personel sesuai kemampuan anggaran negara. Berdasarkan perhitungan sementara, jumlah polisi hutan bisa mencapai sekitar 21.000 orang pada 2027.

Baca Juga :  Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan

Selanjutnya, pemerintah menargetkan jumlah tersebut terus bertambah hingga mencapai 70.000 personel dalam waktu sekitar tiga sampai empat tahun.

Prabowo menilai penambahan personel penting untuk memperkuat pengawasan kawasan hutan. Selain itu, pemerintah ingin mencegah penjarahan liar dan pembakaran hutan.

“Menjaga puluhan juta (hektar) hanya ada 4.500 polisi hutan. Bagaimana terhadap penjarahan liar, bagaimana mereka yang membakar hutan, kita terus akan memperbaiki,” kata Prabowo.

Petugas di Pelabuhan dan Bandara Juga Jadi Perhatian

Prabowo mengatakan pemerintah tidak hanya menghadapi keterbatasan personel di sektor kehutanan.

Menurutnya, sejumlah titik strategis seperti pelabuhan dan lapangan terbang juga membutuhkan tambahan petugas serta sarana pendukung.

Baca Juga :  Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini

Pemerintah memahami kondisi tersebut. Karena itu, Prabowo memastikan pembenahan akan berlangsung secara bertahap sesuai kemampuan negara.

“Kita memahami kondisi itu. Karena itu, kita akan terus mengejar dan memperbaikinya,” ujarnya.

Prabowo Minta Kebijakan Berpihak pada Rakyat

Prabowo meyakini Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan dengan memperkuat kapasitas negara.

Ia juga meminta seluruh menteri dan kepala badan menjadikan kepentingan rakyat sebagai pertimbangan utama dalam setiap kebijakan.

Prabowo menekankan agar setiap keputusan pemerintah memberikan manfaat bagi bangsa dan masyarakat, terutama kelompok masyarakat kecil.

“Kalau ada kebijakan yang harus kita ambil, tanya. Kebijakan ini menguntungkan bangsa, menguntungkan rakyat, terutama rakyat kecil,” tutup Prabowo. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR RI, UU Ketenagakerjaan, Puan Maharani, Putusan MK, MK, pekerja, buruh, ketenagakerjaan, UU Cipta Kerja,
Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan
Dudung Bakal Turun Langsung ke Lokasi Karhutla, Rapat Koordinasi Digelar dalam Waktu Dekat
Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini
5 Perwira Marinir Ditunjuk Pimpin Brigif 6 dan 4 Batalyon Baru, Ini Daftarnya
TNI AD Ungkap Alasan 6 Kodam Baru Dibentuk, Ada Pertimbangan Geografis hingga Sosial
BGN Benahi Data Penerima MBG, Sudaryono Minta Identitas dan Alamat Harus Akurat
DPR Jelaskan Kenapa Rapat RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Kerap Digelar Tertutup
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Prabowo Targetkan 70.000 Polisi Hutan, Jumlah Personel Bisa Naik Jadi 21.000 pada 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:09 WIB

DPR RI, UU Ketenagakerjaan, Puan Maharani, Putusan MK, MK, pekerja, buruh, ketenagakerjaan, UU Cipta Kerja,

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Prabowo Ungkap Rp52 Triliun Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Penertiban Hutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Uang Rp13,2 Triliun Menggunung di Kejagung, Ternyata Berasal dari 3 Sumber Ini

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:09 WIB

5 Perwira Marinir Ditunjuk Pimpin Brigif 6 dan 4 Batalyon Baru, Ini Daftarnya

Berita Terbaru