Apple Bongkar Penipuan Raksasa di App Store, Nilainya Tembus Rp35 Triliun!

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Apple App Store. Foto: Brett Jordan via Pexels

Ilustrasi Apple App Store. Foto: Brett Jordan via Pexels

Jakarta, APGtimes.comApple berhasil menggagalkan transaksi penipuan digital senilai lebih dari 2,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp35,9 triliun sepanjang 2025 melalui sistem keamanan di App Store.

Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu memanfaatkan teknologi machine learning dan pemeriksaan langsung tim internal untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan.

Apple Hentikan Upaya Penipuan Sejak Awal

Apple menyebut pelaku kejahatan digital terus mengembangkan berbagai modus baru untuk menipu pengguna App Store.

Karena itu, perusahaan memperkuat sistem keamanan agar mampu menghentikan aktivitas ilegal sejak tahap awal.

Sepanjang 2025, Apple menggagalkan sekitar 1,1 miliar upaya pembuatan akun pelanggan palsu sebelum akun tersebut aktif.

Selain itu, Apple menonaktifkan lebih dari 40 juta akun pengguna yang terindikasi melakukan penipuan dan penyalahgunaan layanan.

Baca Juga :  Riset Harvard: AI Mulai Geser Pekerjaan Repetitif, Skill Ini Makin Dicari Perusahaan

Apple Tindak Ribuan Akun Developer Curang

Apple juga menindak akun pengembang aplikasi yang menjalankan praktik curang di App Store.

Perusahaan menonaktifkan sekitar 193 ribu akun developer dan menolak lebih dari 138 ribu pendaftaran developer baru karena terindikasi fraud.

Di sisi lain, Apple menemukan hampir 59 ribu aplikasi yang diam-diam menjalankan modus penipuan keuangan.

Beberapa aplikasi bahkan menyamar sebagai game puzzle dan aplikasi kalkulator digital untuk mengelabui pengguna.

Apple Tolak Ratusan Ribu Aplikasi Bermasalah

Selain memblokir akun developer, Apple juga menggagalkan ratusan ribu pengajuan aplikasi bermasalah.

Perusahaan menolak lebih dari 371 ribu aplikasi spam dan aplikasi tiruan yang berpotensi merugikan pengguna.

Baca Juga :  Apple Masih Jadi Raja Smartwatch, Kuasai 46 Persen Pasar Global

Apple juga menghentikan sekitar 443 ribu aplikasi karena melanggar aturan privasi pengguna.

Sementara itu, lebih dari 22 ribu aplikasi lain kedapatan menyembunyikan fitur yang tidak dijelaskan kepada pengguna.

Apple Blokir Jutaan Kartu Kredit Curian

Di sektor pembayaran digital, Apple mencegah penggunaan lebih dari 5,4 juta kartu kredit curian untuk transaksi ilegal di App Store.

Perusahaan juga melarang hampir 2 juta akun pengguna melakukan transaksi karena terlibat aktivitas penipuan.

Saat ini, lebih dari 680 ribu aplikasi memakai sistem pembayaran aman Apple seperti Apple Pay dan StoreKit.

Apple menegaskan sistem keamanan mereka terus mempelajari pola baru untuk menghadapi perkembangan modus kejahatan digital. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur, Baterai 6.000 mAh Jadi Andalan
Oppo A7 Pro Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.000 mAh dan Kamera 50 MP
Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Baterai 5.000 mAh dan Update 6 Generasi
Ilmuwan OpenAI Minta Pengembangan AI Diperlambat, Ini Kekhawatirannya
iPhone Lipat Apple Bisa Tembus Rp 60 Juta, Ini Bocoran Harga dan Spesifikasinya
China Bikin Robot dari Otot Katak, Bisa Berenang dan Dikendalikan Cahaya
HP Bekas Makin Diminati, Panel Ponsel Rekondisi Lampaui HP Baru
Samsung Galaxy Book 6 Versi Murah Resmi Meluncur, Harga Rp 14 Jutaan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:09 WIB

Oppo A7 Pro Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.000 mAh dan Kamera 50 MP

Selasa, 8 September 2026 - 16:09 WIB

Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Baterai 5.000 mAh dan Update 6 Generasi

Senin, 7 September 2026 - 21:09 WIB

Ilmuwan OpenAI Minta Pengembangan AI Diperlambat, Ini Kekhawatirannya

Senin, 7 September 2026 - 13:09 WIB

iPhone Lipat Apple Bisa Tembus Rp 60 Juta, Ini Bocoran Harga dan Spesifikasinya

Jumat, 4 September 2026 - 16:09 WIB

China Bikin Robot dari Otot Katak, Bisa Berenang dan Dikendalikan Cahaya

Berita Terbaru