BGN Terapkan Rules of Four Hours, Makanan MBG Tak Boleh Lebih dari 4 Jam

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi menu program makan bergizi gratis alias MBG. (ist)

Ilustrasi menu program makan bergizi gratis alias MBG. (ist)

Jakarta, APGtimes.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menerapkan aturan rules of four hours dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Aturan itu meminta siswa menyantap makanan MBG maksimal empat jam setelah makanan matang.

Kepala BGN Sudaryono menjelaskan aturan tersebut pada Selasa (11/8/2026). BGN juga memasang label pada makanan MBG untuk menunjukkan batas waktu konsumsi.

Sudaryono meminta siswa memperhatikan waktu makan. Ia juga mengajak guru dan pihak sekolah mengecek makanan sebelum siswa menyantapnya.

Siswa Harus Perhatikan Waktu Makan

Menurut Sudaryono, pengecekan waktu membantu siswa memastikan makanan masih aman. Guru juga perlu mengingatkan siswa ketika waktu konsumsi hampir berakhir.

Baca Juga :  Sudaryono Buka Suara soal Dugaan Pemborosan MBG Rp10,5 Triliun, BGN Siap Kooperatif

BGN meminta siswa tidak menyantap makanan setelah batas empat jam berakhir. Sudaryono menegaskan aturan tersebut untuk mengurangi risiko keamanan pangan.

Ia meminta sekolah segera mengingatkan siswa jika makanan sudah melewati batas waktu. Siswa juga perlu memperhatikan label sebelum menyantap makanan MBG.

BGN Jaga Keamanan MBG

BGN menerapkan batas empat jam untuk menjaga keamanan makanan dalam program MBG. Lembaga tersebut juga berupaya menjaga kandungan gizi makanan bagi para penerima manfaat.

Sudaryono mengatakan BGN terus meningkatkan pelayanan dan pengawasan program MBG. BGN juga memperkuat pemantauan serta kerja sama dengan berbagai pihak.

Baca Juga :  Anak Orang Kaya Berpotensi Tak Lagi Terima MBG, BGN Targetkan Kajian Rampung Sebulan

Menurutnya, program MBG harus memenuhi dua aspek utama, yakni keamanan dan gizi. Karena itu, sekolah, guru, dan siswa perlu menjalankan aturan waktu konsumsi secara bersama-sama.

Kepatuhan terhadap batas waktu dapat membantu sekolah mencegah risiko keamanan pangan. Langkah tersebut juga membantu siswa memperoleh makanan yang aman dan bergizi.

BGN akan terus memperkuat pengawasan program MBG. Upaya tersebut bertujuan menjaga kualitas makanan sekaligus memberikan manfaat maksimal bagi siswa. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lowongan Kerja KAI 2026 Dibuka, Lulusan SLTA hingga S1 Bisa Daftar
1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Kemensos Beri Kesempatan Klarifikasi
ICW Catat 56 Kasus Korupsi Kehutanan, Kerugian Negara Rp4,8 Triliun
DPR Minta Pemerintah Verifikasi 8 WNI yang Disebut Jadi Tentara Rusia
211 WNA Tinggal di Blitar dan Tulungagung, Mayoritas Menikah dengan Warga Setempat
Putin Berterima Kasih kepada Prabowo, Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia
DPR Desak Pemerintah Lindungi Kelompok Rentan dari Dampak Asap Karhutla
IM57+ Soroti DPR Tak Buka Draf RUU Perampasan Aset ke Publik
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:09 WIB

Lowongan Kerja KAI 2026 Dibuka, Lulusan SLTA hingga S1 Bisa Daftar

Jumat, 4 September 2026 - 20:09 WIB

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Kemensos Beri Kesempatan Klarifikasi

Jumat, 4 September 2026 - 19:09 WIB

ICW Catat 56 Kasus Korupsi Kehutanan, Kerugian Negara Rp4,8 Triliun

Jumat, 4 September 2026 - 15:09 WIB

211 WNA Tinggal di Blitar dan Tulungagung, Mayoritas Menikah dengan Warga Setempat

Kamis, 3 September 2026 - 17:09 WIB

Putin Berterima Kasih kepada Prabowo, Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia

Berita Terbaru

Ilustrasi beli BBM bersubsidi pakai MyPertamina(Dok. Pertamina)

Otomotif

Pertamina Batalkan Rencana Wajib STNK Saat Beli BBM di SPBU

Jumat, 4 Sep 2026 - 18:09 WIB