Menkes Budi Gunadi Sadikin Ditugaskan Prabowo Maju sebagai Calon Dirjen WHO

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Kantor KSP, Jakarta, Senin (31/8/3026)(KOMPAS.com/Rahel)

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Kantor KSP, Jakarta, Senin (31/8/3026)(KOMPAS.com/Rahel)

Jakarta, APGtimes.com – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap alasan dirinya maju dalam bursa calon Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Budi mengatakan Presiden Prabowo Subianto menugaskannya untuk mengikuti proses pencalonan tersebut.

“Ya saya kalau ditugaskan oleh Bapak Presiden, ya harus kita lakukan,” kata Budi di Kantor KSP, Jakarta, Senin (31/8/2026).

Menurut Budi, Prabowo ingin Indonesia memiliki perwakilan yang dapat memimpin lembaga internasional di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Presiden menilai belum ada warga Indonesia yang menduduki posisi puncak di lembaga-lembaga PBB.

Prabowo Ingin Suara Negara Berkembang Lebih Didengar

Budi menjelaskan Prabowo juga mempertimbangkan posisi Indonesia sebagai negara besar. Karena itu, Presiden ingin Indonesia ikut memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang di tingkat global.

Baca Juga :  Tarif Pasang Baru PLN Juli 2026 Resmi Berlaku! Cek Biaya Sambungan Listrik 450 VA hingga 3.500 VA Sebelum Daftar

“Dan Bapak Presiden kan sangat apa ya, Bapak Presiden kan sangat besar influence-nya atau pengaruhnya di sana, jadi beliau menitipkan amanah ke saya kalau bisa wakililah negara-negara berkembang ini agar mendapatkan perhatian di tataran global,” ujar Budi.

Budi kini masuk dalam daftar kandidat prospektif untuk posisi Direktur Jenderal WHO. Situs resmi WHO mencatat empat nama dalam daftar tersebut.

Selain Budi, terdapat Hanan Mohammed Al-Kuwari dari Qatar, Hanan Balkhy dari Arab Saudi, serta Hans Henri P. Kluge dari Belgia.

WHO menyebut seluruh nama itu masih berstatus prospective candidates atau kandidat prospektif. Organisasi tersebut akan memperbarui status pencalonan setelah mempublikasikan seluruh kandidat beserta proposal pencalonan mereka secara resmi.

Baca Juga :  Anak Orang Kaya Berpotensi Tak Lagi Terima MBG, BGN Targetkan Kajian Rampung Sebulan

Latar Belakang Budi Jadi Sorotan

Pencalonan Budi menarik perhatian karena latar belakangnya berbeda dari banyak tokoh yang memimpin organisasi kesehatan global.

Budi menempuh pendidikan fisika nuklir. Setelah itu, ia membangun karier panjang di sektor perbankan dan korporasi sebelum masuk ke pemerintahan.

Budi kemudian menjabat Menteri Kesehatan dan menangani berbagai kebijakan kesehatan nasional. Kini, pencalonannya untuk posisi tertinggi di WHO membawa pengalaman Indonesia ke dalam persaingan kepemimpinan organisasi kesehatan dunia. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Minta Patroli Karhutla Diperketat, Sugiono Soroti Munculnya Titik Api Baru
Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam
Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan
Kapolri Siapkan Program Poliran, Penganggur hingga Mantan Pengguna Narkotika Jadi Sasaran
RUU Perampasan Aset Disorot, DPR Ingin Korban Investasi Bodong Terima Uang Kembali
Prabowo Siapkan Ambulans Udara, TNI AU Kerahkan 5 Helikopter dan 3 Pesawat Casa
Sudaryono Ubah Aturan MBG, Biaya Operasional Rp5.000 per Porsi Kini Dibatasi
Bambang Haryo Minta Kemenhut dan Perhutani Dievaluasi, Penanganan Karhutla Jangan Hanya Sasar 32 Perusahaan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kapolri Siapkan Program Poliran, Penganggur hingga Mantan Pengguna Narkotika Jadi Sasaran

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:09 WIB

RUU Perampasan Aset Disorot, DPR Ingin Korban Investasi Bodong Terima Uang Kembali

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Prabowo Siapkan Ambulans Udara, TNI AU Kerahkan 5 Helikopter dan 3 Pesawat Casa

Berita Terbaru