Gempa M 7,7 Guncang NTT, Korban Meninggal Bertambah Jadi 5 Orang

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR melakukan operasi pencarian dan penyelamatan korban gempa Kolombia di reruntuhan bangunan Kota Cali, Kolombia, 12 Agustus 2026.(XINHUA/ANDRES MORENO)

Tim SAR melakukan operasi pencarian dan penyelamatan korban gempa Kolombia di reruntuhan bangunan Kota Cali, Kolombia, 12 Agustus 2026.(XINHUA/ANDRES MORENO)

Nagekeo, APGtimes.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 04.58 WIB. Gempa tersebut menimbulkan korban jiwa dan membuat warga di sejumlah wilayah berhamburan keluar rumah.

Berdasarkan laporan awal Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dua orang meninggal dunia akibat gempa tersebut. Kedua korban terdiri dari seorang laki-laki dan seorang perempuan. Selain itu, satu orang lainnya mengalami luka-luka.

Pusat gempa berada di laut dengan kedalaman sekitar 15 kilometer, berjarak sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo. Guncangan kuat terasa di sejumlah wilayah NTT hingga Sulawesi Selatan.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, petugas masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah korban dan kerusakan akibat gempa.

Baca Juga :  OJK Awasi Ketat Pinjol Bermasalah, Kredit Macet Turun dan Pembiayaan Tembus Rp105 Triliun

“BNPB bersama BPBD Kabupaten Sikka terus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk penanganan korban serta memastikan kondisi masyarakat di sekitar wilayah terdampak,” ujar Berton.

Warga Berhamburan Keluar Rumah

Guncangan gempa terasa sangat kuat di Kabupaten Nagekeo. Warga merasakan getaran selama kurang lebih satu menit dan sebagian besar langsung meninggalkan rumah untuk menyelamatkan diri.

Situasi serupa terjadi di Kabupaten Sikka dan Manggarai Barat. Warga di kawasan pesisir memilih mengungsi setelah muncul peringatan dini tsunami.

BPBD bersama Basarnas, TNI, dan Polri langsung bergerak melakukan evakuasi serta memantau kondisi masyarakat di wilayah terdampak.

Gempa Susulan Terjadi

Setelah gempa utama, sejumlah gempa susulan mengguncang wilayah NTT. BNPB mencatat beberapa gempa susulan dengan kekuatan cukup besar, termasuk magnitudo 6,2, 6,2, dan 5,6.

Baca Juga :  Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan

Gempa susulan pertama terjadi sekitar pukul 05.13 WIB. Selanjutnya, gempa M 6,2 tercatat pada pukul 05.28 WIB, disusul gempa M 5,6 sekitar pukul 05.37 WIB.

BNPB menyebut rangkaian gempa susulan tersebut tidak berpotensi tsunami berdasarkan informasi sementara.

Hingga kini, petugas masih melakukan penyisiran dan pendataan di sejumlah daerah terdampak. Pemerintah mengimbau masyarakat tetap tenang, menjauhi bangunan yang rusak, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah.

Masyarakat juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan
Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi
DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung
Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus
KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan
Tito Minta Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Dipercepat, Jalan Jadi Prioritas
Uang Umrah Capai Rp90 Triliun per Tahun, Pemerintah Soroti Penipuan Travel
FSGI Soroti 140.000 Guru Honorer, Tak Mau Larut dalam Euforia PPPK 2027
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:09 WIB

DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:09 WIB

KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan

Berita Terbaru

Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)

Ekonomi & Bisnis

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:59 WIB

Salah satu booth milik Bank Syariah Indonesia (BSI) di Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).(KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI)

Ekonomi & Bisnis

BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:09 WIB