Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa bumi Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) subuh.(Kontributor Kompas.com Labuan Bajo/Vera Bahali)

Gempa bumi Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) subuh.(Kontributor Kompas.com Labuan Bajo/Vera Bahali)

Jakarta, APGtimes.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Jumat (21/8/2026) pukul 16.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia mencapai 83 orang.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan jumlah tersebut bertambah delapan orang dibandingkan data sehari sebelumnya yang mencatat 75 korban meninggal.

“Jumlah yang meninggal menjadi 83 jiwa, yang semula kemarin kami sampaikan 75 jiwa, bertambah delapan jiwa,” kata Berton dalam konferensi pers secara daring, Jumat.

Delapan korban tambahan berasal dari sejumlah wilayah. Kabupaten Manggarai mencatat dua korban, Manggarai Timur dua korban, Nagekeo tiga korban, dan Ngada satu korban.

BNPB juga mencatat jumlah korban luka mengalami kenaikan. Sebanyak 986 orang kini mendapat perawatan atau mengalami luka akibat gempa, naik dari 907 orang pada laporan sebelumnya.

Baca Juga :  Menkomdigi: Hampir 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online

Pengungsi Tembus 110 Ribu Orang

Jumlah warga yang mengungsi juga terus bertambah. BNPB mencatat 110.785 orang kini berada di lokasi pengungsian.

Angka tersebut meningkat 18.050 orang dari data sebelumnya yang mencapai 92.735 pengungsi.

“Warga yang mengungsi hari ini bertambah lagi, yang semula kami sampaikan 92.735 jiwa per kemarin, hari ini bertambah menjadi 110.785 jiwa,” ujar Berton.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 tersebut juga menyebabkan puluhan ribu rumah mengalami kerusakan. BNPB mencatat total 44.946 unit rumah terdampak hingga Jumat.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 17.176 rumah mengalami rusak berat, 9.758 rumah rusak sedang, dan 18.013 rumah rusak ringan. BNPB masih memperbarui data kerusakan karena petugas terus melakukan pendataan di lapangan.

Baca Juga :  Purbaya Siapkan Rp31 Triliun, PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi Penuh Waktu pada 2027

Manggarai Timur Catat Kerusakan Rumah Terbanyak

Sejumlah wilayah mengalami kerusakan rumah cukup parah. Manggarai Barat mencatat 3.050 rumah rusak berat, Manggarai 3.146 rumah, sedangkan Manggarai Timur mencapai 5.962 rumah.

“Di Manggarai Barat ada 3.050 unit rusak berat, di Manggarai ada 3.146 unit, di Manggarai Timur 5.962 unit. Ini adalah tiga terbesar dampak rumah rusak berat akibat gempa,” kata Berton.

BNPB bersama pemerintah daerah dan berbagai pihak terus melakukan penanganan terhadap masyarakat terdampak. Petugas juga masih memperbarui data korban, pengungsi, serta kerusakan bangunan untuk memastikan kebutuhan bantuan sesuai kondisi di lapangan.

BNPB menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban dan masyarakat yang terdampak bencana gempa NTT. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan
DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung
Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus
KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan
Tito Minta Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Dipercepat, Jalan Jadi Prioritas
Uang Umrah Capai Rp90 Triliun per Tahun, Pemerintah Soroti Penipuan Travel
FSGI Soroti 140.000 Guru Honorer, Tak Mau Larut dalam Euforia PPPK 2027
Purbaya Siapkan Rp31 Triliun, PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi Penuh Waktu pada 2027
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:09 WIB

DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:09 WIB

KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan

Berita Terbaru

Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)

Ekonomi & Bisnis

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:59 WIB

Salah satu booth milik Bank Syariah Indonesia (BSI) di Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).(KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI)

Ekonomi & Bisnis

BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:09 WIB