Harga Pertalite Hari Ini 13 Juni 2026 Tetap Rp10.000 per Liter, Stok Dipastikan Aman

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pengisian BBM di SPBU Pertamina, harga Pertalite, harga Pertalite hari ini. (BASRI MARZUKI)

Ilustrasi pengisian BBM di SPBU Pertamina, harga Pertalite, harga Pertalite hari ini. (BASRI MARZUKI)

Jakarta, APGtimes.com — Harga Pertalite masih bertahan pada level Rp10.000 per liter hingga pertengahan Juni 2026. Pemerintah dan PT Pertamina Patra Niaga belum mengumumkan perubahan harga untuk bahan bakar minyak (BBM) subsidi tersebut.

Di tengah kenaikan harga sejumlah BBM non-subsidi, Pertalite tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena menawarkan harga yang lebih terjangkau.

Masyarakat yang mencari informasi harga Pertalite hari ini masih dapat membeli BBM subsidi tersebut dengan harga Rp10.000 per liter di seluruh Indonesia.

Harga Pertalite Tetap Rp10.000 per Liter

Harga Pertalite tidak mengalami perubahan meski harga energi global menunjukkan tren kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.

Stabilnya harga Pertalite membantu masyarakat mengendalikan pengeluaran transportasi sehari-hari.

Sementara itu, Pertamina telah menyesuaikan harga beberapa produk BBM non-subsidi sejak awal Juni 2026.

Berikut daftar harga BBM Pertamina yang berlaku di wilayah Jawa dan Bali:

  • Pertalite: Rp10.000 per liter
  • Pertamax: Rp16.250 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp17.000 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp20.750 per liter
  • Dexlite: Rp23.000 per liter
  • Pertamina Dex: Rp24.800 per liter
Baca Juga :  DEN Sebut Pembatasan Pertalite dan Biosolar Bisa Hemat Subsidi 15 Persen

Harga BBM di beberapa daerah dapat berbeda karena pemerintah daerah menerapkan besaran pajak yang tidak sama. Faktor distribusi juga memengaruhi harga di masing-masing wilayah.

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM subsidi maupun elpiji subsidi.

Menurut Bahlil, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar pemerintah mempertahankan harga BBM subsidi demi menjaga daya beli masyarakat.

“Saya pikir untuk BBM subsidi dan elpiji subsidi tidak ada kenaikan. Itu perintah Bapak Presiden. Tidak ada kenaikan,” kata Bahlil.

Pernyataan tersebut memberikan kepastian bagi masyarakat yang mengandalkan Pertalite sebagai bahan bakar utama kendaraan mereka.

Pertamina Jamin Stok Pertalite Tetap Aman

PT Pertamina Patra Niaga juga memastikan stok Pertalite dalam kondisi aman di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Iran Terancam Krisis, Harga BBM Bisa Naik hingga Rp 11.000 per Liter

Perusahaan terus menyalurkan BBM subsidi ke jaringan SPBU sesuai penugasan pemerintah.

Pertamina mengoptimalkan distribusi melalui terminal BBM, fasilitas penyimpanan, armada transportasi, dan sistem pemantauan stok nasional.

Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan pihaknya memantau stok dan penyaluran BBM secara real time di seluruh wilayah Indonesia.

Menurut Roberth, langkah tersebut membantu Pertamina menjaga ketersediaan BBM dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Pertamina juga menyiapkan skema tambahan distribusi apabila terjadi lonjakan permintaan di daerah tertentu.

Perusahaan terus berkoordinasi dengan seluruh unit operasional untuk menjaga kelancaran pasokan energi dari Sabang sampai Merauke.

Pertamina mengimbau masyarakat menggunakan BBM sesuai kebutuhan dan peruntukan kendaraan masing-masing agar distribusi energi tetap berjalan optimal.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan Pertalite. Hingga saat ini, harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan stoknya masih aman di seluruh Indonesia. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Minta Patroli Karhutla Diperketat, Sugiono Soroti Munculnya Titik Api Baru
Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam
Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan
Kapolri Siapkan Program Poliran, Penganggur hingga Mantan Pengguna Narkotika Jadi Sasaran
RUU Perampasan Aset Disorot, DPR Ingin Korban Investasi Bodong Terima Uang Kembali
Prabowo Siapkan Ambulans Udara, TNI AU Kerahkan 5 Helikopter dan 3 Pesawat Casa
Sudaryono Ubah Aturan MBG, Biaya Operasional Rp5.000 per Porsi Kini Dibatasi
Bambang Haryo Minta Kemenhut dan Perhutani Dievaluasi, Penanganan Karhutla Jangan Hanya Sasar 32 Perusahaan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kapolri Siapkan Program Poliran, Penganggur hingga Mantan Pengguna Narkotika Jadi Sasaran

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:09 WIB

RUU Perampasan Aset Disorot, DPR Ingin Korban Investasi Bodong Terima Uang Kembali

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Prabowo Siapkan Ambulans Udara, TNI AU Kerahkan 5 Helikopter dan 3 Pesawat Casa

Berita Terbaru