Idi, APGtimes.com – Seekor harimau Sumatera berkeliaran di sekitar permukiman dan perkebunan warga Desa Pante Kera, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, selama dua hari terakhir. Kemunculan satwa dilindungi itu membuat warga meningkatkan kewaspadaan.
Polisi segera mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas pada malam hari, tidak bepergian sendirian, dan segera melapor jika melihat harimau tersebut.
Harimau Muncul di Dekat Rumah Warga
Warga bernama Muhammad (45) mengatakan harimau mulai muncul di kawasan perkebunan sejak dua hari lalu.
Warga juga menemukan jejak tapak kaki harimau di belakang rumah sehingga mereka semakin waspada.
Meski begitu, warga tetap berkebun karena aktivitas tersebut menjadi sumber penghasilan utama.
Muhammad berharap petugas segera menggiring harimau itu kembali ke habitatnya di kawasan hutan agar warga dapat beraktivitas dengan aman.
Polisi Tingkatkan Pengawasan
Kapolsek Simpang Jernih, Dwi Andika Lubis, mengatakan polisi langsung menerima laporan warga mengenai kemunculan harimau.
Polisi kemudian berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh untuk menangani satwa tersebut.
Dwi memperkirakan harimau masih berada di wilayah Kecamatan Simpang Jernih.
Karena itu, polisi meminta warga tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan segera melapor jika melihat harimau atau menemukan jejaknya.
BKSDA Siapkan Penggiringan ke Hutan
Polisi bersama BKSDA segera menyusun langkah untuk menggiring harimau kembali ke habitat alaminya.
Petugas juga meminta masyarakat tidak mendekati, mengejar, atau mengusir harimau karena tindakan tersebut dapat membahayakan keselamatan.
Selanjutnya, polisi terus memantau pergerakan satwa itu sambil berkoordinasi dengan BKSDA hingga harimau kembali masuk ke kawasan hutan.
Polisi berharap seluruh warga mematuhi imbauan tersebut agar aktivitas masyarakat tetap aman selama proses penanganan berlangsung. (de*)









