Jambi-Palembang Kini 11 Jam, Jalintim Betung Masih Macet Panjang

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Satlantas Polres Banyuasin ketika melakukan pengaturan di Jalintim Palembang-Betung Banyuasin tepatnya di KM 17 untuk mengurai kepadatan kendaraan yang datang dari kedua arah, Jumat (7/8/2026)

Anggota Satlantas Polres Banyuasin ketika melakukan pengaturan di Jalintim Palembang-Betung Banyuasin tepatnya di KM 17 untuk mengurai kepadatan kendaraan yang datang dari kedua arah, Jumat (7/8/2026)

Jambi, APGtimes.com – Kemacetan parah masih terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) yang menghubungkan Jambi dan Palembang, terutama di kawasan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Kepadatan kendaraan membuat waktu perjalanan meningkat drastis. Pengemudi travel menyebut perjalanan yang biasanya hanya membutuhkan sekitar tujuh jam kini bisa mencapai 11 jam.

Wijaya, karyawan Travel Ratu Intan Kota Jambi, mengatakan sopir masih melaporkan kemacetan panjang di kawasan tersebut.

“Info dari sopir masih macet,” kata Wijaya, Selasa (11/8/2026).

Sopir Cari Jalur Alternatif

Kemacetan panjang membuat sejumlah sopir mencari rute lain untuk menghindari antrean kendaraan di jalur utama.

Baca Juga :  Blackout Sumatera Picu Kekhawatiran, DPRD Jambi Minta PLN Siaga Penuh

Sebagian pengemudi bahkan memilih jalur tikus untuk memangkas waktu perjalanan.

“Saya juga kurang tahu, jalur alternatif di mana. Yang jelas, sebagian sopir lewat jalur tikus,” ujarnya.

Menurut Wijaya, pengemudi memilih cara tersebut agar perjalanan tidak semakin lama. Namun, rute alternatif yang digunakan setiap sopir bisa berbeda.

Tarif Jambi-Palembang Tetap

Meski waktu perjalanan bertambah hingga empat jam, Travel Ratu Intan belum menaikkan tarif perjalanan Jambi-Palembang.

“Untuk ongkos tidak ada penambahan, masih tetap sama,” kata Wijaya.

Baca Juga :  Prestasi Membanggakan, Sungai Penuh Pertahankan Opini WTP 12 Tahun Berturut-turut

Artinya, penumpang tetap membayar ongkos seperti biasa meskipun kondisi lalu lintas membuat perjalanan lebih lama.

Penumpang Mulai Menurun

Wijaya mengatakan jumlah penumpang masih cukup tinggi sepanjang Juli 2026. Libur sekolah menjadi salah satu faktor yang mendorong tingginya jumlah penumpang.

Memasuki Agustus, jumlah penumpang mulai menurun seiring berakhirnya masa libur sekolah.

Sementara itu, kemacetan di Jalintim Palembang-Betung masih menjadi perhatian para sopir dan pengguna jalan. Kondisi tersebut membuat masyarakat yang hendak bepergian antara Jambi dan Palembang perlu menyiapkan waktu perjalanan lebih panjang. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan
Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi
DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung
Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus
KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan
Tito Minta Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Dipercepat, Jalan Jadi Prioritas
Uang Umrah Capai Rp90 Triliun per Tahun, Pemerintah Soroti Penipuan Travel
FSGI Soroti 140.000 Guru Honorer, Tak Mau Larut dalam Euforia PPPK 2027
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:09 WIB

DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:09 WIB

KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan

Berita Terbaru

Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)

Ekonomi & Bisnis

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:59 WIB

Salah satu booth milik Bank Syariah Indonesia (BSI) di Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).(KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI)

Ekonomi & Bisnis

BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:09 WIB