Kemenhaj Usul Tambahan Anggaran Rp1,84 Triliun, Layanan Haji 2027 Terancam Terganggu

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

jemaah haji

jemaah haji

Jakarta, APGtimes.com — Kementerian Haji dan Umrah mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp1,84 triliun untuk tahun anggaran 2027. Menteri Haji dan Umrah M Irfan Yusuf menilai tambahan dana tersebut penting untuk menjaga kualitas layanan haji dan umrah.

Irfan menyampaikan usulan itu saat rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI, Rabu (10/6/2026).

Menurut Irfan, pagu indikatif Kementerian Haji dan Umrah tahun 2027 hanya mencapai Rp1,94 triliun. Nilai tersebut turun 37,12 persen dibandingkan anggaran tahun sebelumnya.

“Kami mengusulkan anggaran tambahan rupiah murni sebesar Rp1.836.338.918.000,” kata Irfan.

Anggaran Turun, Layanan Haji Terancam

Irfan menjelaskan penurunan anggaran berpotensi memengaruhi penyelenggaraan haji dan umrah.

Ia mengingatkan bahwa keterbatasan dana dapat menghambat berbagai program prioritas kementerian.

Menurutnya, Kementerian Haji dan Umrah juga harus menghadapi tantangan sebagai lembaga baru yang masih membangun sistem kerja dan tata kelola.

Baca Juga :  DPR Resmi Tetapkan 9 Anggota KPI Pusat 2026-2029, Ini Daftar Lengkapnya

Selain itu, kementerian perlu mengantisipasi dinamika geopolitik global serta fluktuasi nilai tukar rupiah yang dapat memengaruhi biaya operasional haji.

“Kemungkinan terganggunya layanan haji, penguatan tata kelola kementerian baru, situasi geopolitik, dinamika kurs, hingga operasional haji menjadi perhatian kami,” ujarnya.

Kebutuhan Anggaran Capai Rp3,78 Triliun

Kementerian Haji dan Umrah memperkirakan kebutuhan anggaran tahun 2027 mencapai Rp3,78 triliun.

Kementerian akan menggunakan anggaran tersebut untuk mendukung layanan inti penyelenggaraan haji dan umrah.

Program itu mencakup pembinaan jemaah, pengelolaan dokumen perjalanan, pelayanan petugas, akomodasi, transportasi, kesehatan, dan perlindungan jemaah.

Irfan menegaskan pembinaan jemaah menjadi salah satu fokus utama. Menurutnya, pembinaan yang baik akan meningkatkan kesiapan dan kemandirian jemaah saat menjalankan ibadah.

Baca Juga :  Kemenhaj Gerak Cepat Amankan Layanan Haji 2027, DPR Setujui Uang Muka Rp4 Triliun

Kemenhaj Fokus Perkuat Tata Kelola

Selain meningkatkan layanan jemaah, Kementerian Haji dan Umrah juga ingin memperkuat tata kelola kelembagaan.

Irfan menilai proses transformasi organisasi harus berjalan cepat agar kementerian mampu menjalankan mandat secara maksimal.

Ia juga ingin mempercepat pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah yang berpotensi memberikan manfaat bagi perekonomian nasional.

“Kami perlu memperkuat organisasi dan tata kelola agar pelaksanaan mandat kementerian berjalan lebih efektif,” katanya.

DPR Bahas Usulan Tambahan Dana

Komisi VIII DPR RI akan membahas usulan tambahan anggaran tersebut bersama pemerintah dalam penyusunan APBN 2027.

Kementerian Haji dan Umrah berharap pemerintah dapat memenuhi kebutuhan anggaran yang diajukan.

Melalui tambahan dana tersebut, kementerian ingin menjaga kualitas layanan sekaligus meningkatkan perlindungan bagi jemaah haji dan umrah Indonesia. (md*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Capai 202 Ribu Hektare, DPR Desak Menhut Raja Juli Bergerak Cepat
Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo
Lion Air Group Ungkap Kondisi Terbaru Delay Penerbangan, Ketepatan Waktu Naik
Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda, DPR Ungkap Aturan yang Perlu Diubah
18 Agustus 2026 Bukan Libur, Pemerintah Beri Kelonggaran untuk Pesta Rakyat
SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah
Setahun Jadi Tersangka, KPK Ungkap Nasib Heri Gunawan dan Satori di Kasus CSR BI-OJK
Prabowo Usul Dwi Kewarganegaraan, DPR: Jangan Sampai Indonesia Kehilangan Talenta Global
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Karhutla Capai 202 Ribu Hektare, DPR Desak Menhut Raja Juli Bergerak Cepat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda, DPR Ungkap Aturan yang Perlu Diubah

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:09 WIB

18 Agustus 2026 Bukan Libur, Pemerintah Beri Kelonggaran untuk Pesta Rakyat

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:09 WIB

SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah

Berita Terbaru

Gempa bumi Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) subuh.(Kontributor Kompas.com Labuan Bajo/Vera Bahali)

Nasional

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:09 WIB

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax membuat stok BBM subsidi di sejumlah SPBU wilayah Kota Tangerang ludes lebih cepat dari biasanya.(Kompas.com/Disya Shaliha)

Ekonomi & Bisnis

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Agustus 2026 di Semua Wilayah

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:09 WIB