Mendikdasmen Siapkan Solusi SD Negeri Kekurangan Murid, Sudah Bahas Langsung dengan Mendagri

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti. (KOMPAS.COM/Febrianto Adi Saputro)(Febrianto Adi Saputro)

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti. (KOMPAS.COM/Febrianto Adi Saputro)(Febrianto Adi Saputro)

Jakarta, APGtimes.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, memastikan pemerintah mulai menyusun solusi untuk mengatasi banyaknya sekolah dasar negeri yang kekurangan siswa.

Abdul Mu’ti mengatakan dirinya telah berkomunikasi dengan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, agar pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang menyelesaikan persoalan tersebut secara menyeluruh.

Pemerintah Cari Solusi Jangka Panjang

Abdul Mu’ti menegaskan pemerintah tidak ingin hanya menggabungkan sekolah yang memiliki sedikit murid. Sebaliknya, pemerintah juga ingin memastikan para guru tetap memperoleh kepastian penempatan setelah kebijakan berjalan.

Karena itu, pemerintah kini menyusun mekanisme mutasi guru agar proses belajar mengajar tetap berlangsung tanpa hambatan.

Baca Juga :  Rp18,9 Triliun Cair untuk 546 Daerah, PPPK Tak Boleh Dirumahkan

Selain menyusun aturan tersebut, pemerintah juga menargetkan penyelesaian persoalan sekolah kekurangan siswa sebelum tahun ajaran baru dimulai.

Tiga Faktor Penyebab SD Negeri Sepi Murid

Abdul Mu’ti mengungkapkan hasil pendataan Kemendikdasmen menunjukkan tiga penyebab utama berkurangnya jumlah siswa di SD negeri.

Pertama, jumlah anak usia sekolah dasar terus menurun di sejumlah daerah sehingga jumlah calon peserta didik ikut berkurang.

Kedua, pemerintah pada masa lalu membangun banyak SD Inpres di hampir setiap desa. Akibatnya, jumlah sekolah dasar meningkat, sementara jumlah anak tidak bertambah sebanding.

Baca Juga :  Viral Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak, Pemprov Sumbar Pastikan Rp20 Miliar Siap Digunakan

Ketiga, semakin banyak keluarga muda memilih sekolah swasta untuk pendidikan anak mereka. Kondisi itu membuat jumlah pendaftar di SD negeri terus menurun.

Orang Tua Pilih Sekolah Terdekat

Selain memilih sekolah swasta, banyak orang tua juga mempertimbangkan jarak sekolah dari rumah.

Mereka lebih sering mendaftarkan anak ke sekolah yang lokasinya lebih dekat karena lebih praktis dan memudahkan aktivitas sehari-hari.

Oleh karena itu, pemerintah terus menyusun langkah yang mampu mengatasi kekurangan siswa di SD negeri tanpa mengganggu pemerataan layanan pendidikan maupun penugasan guru di berbagai daerah. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan
Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi
DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung
Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus
KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan
Tito Minta Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Dipercepat, Jalan Jadi Prioritas
Uang Umrah Capai Rp90 Triliun per Tahun, Pemerintah Soroti Penipuan Travel
FSGI Soroti 140.000 Guru Honorer, Tak Mau Larut dalam Euforia PPPK 2027
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:09 WIB

DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:09 WIB

KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan

Berita Terbaru

Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)

Ekonomi & Bisnis

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:59 WIB

Salah satu booth milik Bank Syariah Indonesia (BSI) di Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).(KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI)

Ekonomi & Bisnis

BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:09 WIB