Prabowo Tegaskan Ekonomi Harus Berjalan Seiring Politik, Budaya, dan Agama

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto memberi teguran ke aparat TNI, Polri, dan Kejagung saat meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, NTB, Jumat (10/7/2026). (Dok. YouTube Setpres)

Presiden RI Prabowo Subianto memberi teguran ke aparat TNI, Polri, dan Kejagung saat meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, NTB, Jumat (10/7/2026). (Dok. YouTube Setpres)

Jakarta, APGtimes.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pembangunan ekonomi tidak dapat berjalan sendiri. Politik, budaya, dan agama menjadi fondasi penting yang menentukan keberhasilan pembangunan bangsa.

Prabowo menyampaikan pernyataan itu saat bertemu jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia tingkat pusat dan daerah di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Prabowo Dorong Sinergi Semua Elemen Bangsa

Menurut Prabowo, pembangunan bangsa atau nation building membutuhkan kekuatan dari seluruh elemen nasional. Karena itu, pemerintah mengajak semua pihak memanfaatkan potensi Indonesia melalui kerja sama yang kuat.

“Sejarah peradaban manusia mengajarkan bahwa ekonomi tidak bisa dipisahkan dari politik, budaya, bahkan agama,” kata Prabowo.

Selain itu, ia menilai seluruh sektor harus saling mendukung agar Indonesia mampu menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat pembangunan nasional.

Baca Juga :  RUU Perampasan Aset Dikebut, DPR Libatkan 20 Elemen Masyarakat dalam Pembahasan

Belajar dari Negara yang Berhasil

Prabowo mengajak seluruh pemimpin bangsa mempelajari sejarah negara-negara yang berhasil maupun yang gagal membangun negaranya.

Banyak negara memiliki sumber daya alam melimpah. Namun, konflik antarelite membuat negara tersebut gagal memanfaatkan seluruh potensinya.

Karena itu, kerja sama antarelite menjadi syarat utama keberhasilan sebuah bangsa.

“Semua bangsa yang berhasil memiliki elite yang mampu bekerja sama. Sebaliknya, negara yang gagal justru dipenuhi pertikaian di kalangan elite,” ujarnya.

Semua Elite Harus Bersatu

Prabowo menjelaskan elite bangsa tidak hanya berasal dari kalangan politik. Elite juga mencakup pelaku ekonomi, akademisi, tokoh agama, budayawan, seniman, pengusaha, dan buruh.

Baca Juga :  Kemenkes Hidupkan Lagi Dokter Teladan Era Soeharto, Ada Beasiswa Spesialis

Seluruh unsur bangsa perlu memperkuat kolaborasi agar Indonesia mencapai target pembangunan, meningkatkan daya saing, dan memperluas kesejahteraan masyarakat.

Kadin Dukung Program Pemerintah

Di hadapan para pengurus Kadin, Prabowo menyampaikan apresiasi atas dukungan dunia usaha terhadap berbagai program pemerintah.

Ia menilai dunia usaha telah menunjukkan komitmen untuk bekerja sama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

“Sejak awal pemerintahan yang saya pimpin, Saudara menunjukkan keinginan untuk bekerja sama dan berjuang demi kepentingan bangsa dan negara,” kata Prabowo.

Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen bangsa diyakini mampu mempercepat pembangunan serta mewujudkan Indonesia yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Minta Patroli Karhutla Diperketat, Sugiono Soroti Munculnya Titik Api Baru
Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam
Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan
Kapolri Siapkan Program Poliran, Penganggur hingga Mantan Pengguna Narkotika Jadi Sasaran
RUU Perampasan Aset Disorot, DPR Ingin Korban Investasi Bodong Terima Uang Kembali
Prabowo Siapkan Ambulans Udara, TNI AU Kerahkan 5 Helikopter dan 3 Pesawat Casa
Sudaryono Ubah Aturan MBG, Biaya Operasional Rp5.000 per Porsi Kini Dibatasi
Bambang Haryo Minta Kemenhut dan Perhutani Dievaluasi, Penanganan Karhutla Jangan Hanya Sasar 32 Perusahaan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kapolri Siapkan Program Poliran, Penganggur hingga Mantan Pengguna Narkotika Jadi Sasaran

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:09 WIB

RUU Perampasan Aset Disorot, DPR Ingin Korban Investasi Bodong Terima Uang Kembali

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Prabowo Siapkan Ambulans Udara, TNI AU Kerahkan 5 Helikopter dan 3 Pesawat Casa

Berita Terbaru