Presiden RI Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Bupati Tangerang Dorong Ekonomi Tumbuh dari Desa

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Tangerang menjadi salah satu titik pelaksanaan peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Indonesia

Pemerintah Kabupaten Tangerang menjadi salah satu titik pelaksanaan peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Indonesia

Tanggerang, APGtimes.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang menjadi salah satu titik pelaksanaan peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Indonesia yang diresmikan langsung oleh Presiden RI secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan berlangsung di KDKMP Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Momentum nasional tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Gubernur Banten Andra Soni, Kasdam Jaya Mayjen TNI Putra Widyawinaya, Danrem 052/Wijayakrama Brigjen TNI Faizal Rizal, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirullah, serta unsur Forkopimda Provinsi Banten dan Kabupaten Tangerang.

Kegiatan yang berada di bawah tanggung jawab Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf Yudho Setyono tersebut diawali dengan penyambutan tamu undangan, laporan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, sambutan kepala daerah, penyerahan bantuan sosial kepada lansia, anak yatim dan pengemudi ojek online, hingga mengikuti siaran langsung peresmian nasional oleh Presiden RI.

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pembangunan ekonomi nasional harus dimulai dari desa melalui penguatan koperasi dan ekonomi kerakyatan.

“Pembangunan ekonomi harus tumbuh dari desa melalui koperasi, BUMDes, dan seluruh potensi ekonomi kerakyatan yang ada, sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah hingga nasional,” ujar Maesyal.

Ia menyampaikan rasa bangga karena Kabupaten Tangerang dipercaya menjadi salah satu lokus kegiatan strategis nasional di Provinsi Banten. Menurutnya, seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Tangerang terus didorong agar mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Untuk mendukung percepatan operasionalisasi Koperasi Merah Putih, Pemerintah Kabupaten Tangerang menggandeng berbagai pihak melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Dari total 246 desa dan 28 kelurahan, seluruhnya telah mendapatkan dukungan CSR sebesar Rp100 juta per desa dan kelurahan, dengan total bantuan mencapai Rp27,4 miliar.

Baca Juga :  Bangga! Dua Pelajar Jambi Lolos Paskibraka Nasional 2026 dan Akan Bertugas di Istana

“Alhamdulillah, dari 274 koperasi desa dan kelurahan yang ada, sebanyak 250 koperasi sudah mulai melaksanakan operasional. Sisanya masih dalam proses pembinaan dan penguatan agar segera berjalan optimal,” katanya.

Selain penguatan kelembagaan, Pemkab Tangerang bersama PT Agritas Pangan Nusantara, TNI dan stakeholder terkait juga mempercepat pembangunan fisik koperasi. Saat ini sebanyak 11 unit koperasi telah selesai dibangun dan enam lainnya masih dalam proses pembangunan.

Menurut Maesyal, keberadaan Koperasi Merah Putih menjadi bagian penting dari implementasi program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk ketahanan pangan, Program Makan Bergizi Gratis dan Sekolah Rakyat.

Ia juga mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang saat ini mencapai 5,67 persen atau berada di atas rata-rata nasional maupun Provinsi Banten.

“Kami optimistis dengan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, kesejahteraan masyarakat akan terus meningkat secara bertahap,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam mendukung percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di daerah.

Menurutnya, hingga tahun 2026 sebanyak 155 gerai Koperasi Merah Putih telah selesai dibangun di Provinsi Banten dan 727 koperasi lainnya masih dalam tahap pembangunan.

Ia menyebut KDKMP Desa Ciakar sebagai salah satu contoh koperasi yang berkembang pesat di Provinsi Banten. Koperasi tersebut kini memiliki 560 anggota dengan fasilitas lengkap, mulai dari gerai sembako, klinik, apotek, gudang hingga armada transportasi operasional.

“Koperasi Merah Putih Ciakar menunjukkan kesiapan dan komitmen yang sangat baik dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa. Ini menjadi bukti bahwa desa mampu tumbuh menjadi pusat ekonomi baru apabila seluruh pihak bergerak bersama,” ujar Andra Soni.

Baca Juga :  SE Guru Non-ASN Bikin Heboh, Pemerintah Pastikan Honorer Tetap Aman

Andra juga menekankan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari langkah besar menuju Indonesia Emas 2045.

“Seluruh upaya yang kita lakukan hari ini merupakan bagian dari ikhtiar besar menuju Indonesia Emas 2045. Koperasi Merah Putih menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen,” katanya.

Di lokasi yang sama, Kepala Desa Ciakar, Muramad Nur Jalyudin, SE, menyampaikan rasa bangga dan syukur karena Desa Ciakar dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan nasional tersebut. Ia berharap keberadaan Koperasi Merah Putih mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

“Kami merasa bangga Desa Ciakar dipercaya menjadi bagian dari program nasional ini. Kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka peluang usaha baru, dan memperkuat ekonomi warga desa,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Desa Ciakar akan terus mendukung pengembangan koperasi agar mampu berkembang secara profesional dan berkelanjutan.

“Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh stakeholder agar koperasi ini benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” tambah Muramad Nur Jalyudin.

Dalam siaran langsung nasional, Presiden RI meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara simbolis melalui penekanan tombol virtual yang dilanjutkan dialog interaktif bersama perwakilan koperasi dari berbagai daerah.

Program Koperasi Merah Putih sendiri menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan pemerataan pembangunan menuju visi Indonesia Emas 2045.

Kegiatan di Desa Ciakar berlangsung aman, tertib dan penuh antusiasme masyarakat serta para pengurus koperasi yang hadir mengikuti jalannya acara hingga selesai. (P. Tamba)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

18 Agustus 2026 Bukan Libur, Pemerintah Beri Kelonggaran untuk Pesta Rakyat
SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah
Setahun Jadi Tersangka, KPK Ungkap Nasib Heri Gunawan dan Satori di Kasus CSR BI-OJK
Prabowo Usul Dwi Kewarganegaraan, DPR: Jangan Sampai Indonesia Kehilangan Talenta Global
Kepala BGN Naik Pitam, Kepala SPPG Terancam Dipecat Usai 353 Siswa Diduga Keracunan MBG
Gempa Susulan M 5,0 Guncang Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Peserta Sempat Panik
Update Korban Gempa NTT Hari Ini: 53 Orang Meninggal, 135 Luka
CPNS Sekolah Kedinasan 2026: Jadwal, Formasi dan 9 Instansi
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:09 WIB

18 Agustus 2026 Bukan Libur, Pemerintah Beri Kelonggaran untuk Pesta Rakyat

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:09 WIB

SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Prabowo Usul Dwi Kewarganegaraan, DPR: Jangan Sampai Indonesia Kehilangan Talenta Global

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Kepala BGN Naik Pitam, Kepala SPPG Terancam Dipecat Usai 353 Siswa Diduga Keracunan MBG

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Gempa Susulan M 5,0 Guncang Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Peserta Sempat Panik

Berita Terbaru