Purbaya Guyur Rp400 Triliun ke Perbankan! Ini Strategi Baru Pemerintah untuk Dongkrak Ekonomi Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kepada awak media di Kemenkeu, Jakarta pada Senin (4/5/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kepada awak media di Kemenkeu, Jakarta pada Senin (4/5/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)

Jakarta, APGtimes.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah mulai mengoptimalkan pengelolaan kas negara sebagai strategi baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah tidak lagi hanya mengandalkan belanja negara melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tetapi juga memanfaatkan pengelolaan likuiditas secara lebih aktif.

Purbaya menilai belanja pemerintah hanya memberikan kontribusi sekitar 7 hingga 10 persen terhadap aktivitas ekonomi nasional. Karena itu, pemerintah berupaya menggerakkan sektor ekonomi yang lebih luas melalui kebijakan pengelolaan kas negara.

Pemerintah Salurkan Dana ke Perbankan

Purbaya menjelaskan pemerintah telah menempatkan sekitar Rp400 triliun dana kas negara ke perbankan nasional.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini 13 Juni 2026 Naik Tipis, Tembus Rp2,711 Juta per Gram

Menurutnya, langkah tersebut bertujuan memperkuat likuiditas perbankan sehingga bank memiliki ruang yang lebih besar untuk menyalurkan kredit kepada masyarakat dan dunia usaha.

Ia mengatakan pemerintah mengambil kebijakan itu ketika aktivitas ekonomi mengalami perlambatan pada Mei dan Juni 2026.

Likuiditas Bank Diharapkan Meningkat

Purbaya menilai tambahan dana tersebut akan memperkuat kondisi likuiditas perbankan. Selanjutnya, bank dapat meningkatkan penyaluran pembiayaan ke berbagai sektor produktif.

Ia berharap peningkatan kredit mampu mendorong aktivitas usaha, memperluas investasi, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, kebijakan tersebut juga membantu meningkatkan jumlah uang primer atau base money di dalam sistem keuangan.

Baca Juga :  Daftar Harga LPG Terbaru Juni 2026, LPG 12 Kg di Jambi Rp230 Ribu per Tabung

Pemerintah Siapkan Strategi Fiskal Baru

Purbaya menegaskan pemerintah akan terus mengembangkan kebijakan fiskal yang lebih adaptif.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya mengandalkan belanja negara untuk menggerakkan perekonomian. Sebaliknya, pemerintah juga akan memanfaatkan pengelolaan kas negara sebagai instrumen untuk menjaga likuiditas dan memperkuat sistem keuangan.

Ia optimistis strategi tersebut mampu memberikan dampak yang lebih besar terhadap perekonomian nasional sekaligus memperkuat fungsi intermediasi perbankan.

Pemerintah berharap kebijakan pengelolaan kas yang lebih optimal dapat mempercepat penyaluran kredit ke sektor riil sehingga pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga di tengah berbagai tantangan global. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini 16 September 2026 Naik Tipis, Cek Daftar Lengkapnya
Harga Token Listrik PLN 9-13 September 2026, Rp50.000 Dapat Berapa kWh?
Gerobak Padang Buka Kemitraan di IFBC 2026, Bidik Ekspansi Nasional
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 17.645, Padahal Dollar AS Turun
Citilink Kembali Terbang Hari Ini, Penumpang Diminta Cek Status Penerbangan
Harga Emas Antam Hari Ini 7 September 2026 Tak Bergerak, 1 Gram Rp2,68 Juta
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 3 September 2026 Naik, Antam Rp 2,679 Juta
Ajaib Dapat Suntikan Rp4,8 Triliun dari Jepang, Fokus Perkuat SDM Teknologi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:09 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 16 September 2026 Naik Tipis, Cek Daftar Lengkapnya

Rabu, 9 September 2026 - 14:09 WIB

Harga Token Listrik PLN 9-13 September 2026, Rp50.000 Dapat Berapa kWh?

Rabu, 9 September 2026 - 13:09 WIB

Gerobak Padang Buka Kemitraan di IFBC 2026, Bidik Ekspansi Nasional

Selasa, 8 September 2026 - 15:09 WIB

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 17.645, Padahal Dollar AS Turun

Selasa, 8 September 2026 - 13:09 WIB

Citilink Kembali Terbang Hari Ini, Penumpang Diminta Cek Status Penerbangan

Berita Terbaru