Sekolah Rakyat Baru Mulai Beroperasi Akhir Agustus 2026, Pemerintah Siapkan 100 Unit

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan ada 100 unit bangunan baru program Sekolah Rakyat mulai aktif beroperasi di berbagai wilayah Indonesia.(ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet/aa)

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan ada 100 unit bangunan baru program Sekolah Rakyat mulai aktif beroperasi di berbagai wilayah Indonesia.(ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet/aa)

Tanggerang, APGtimes.com – Pemerintah menargetkan 50 hingga 100 unit Sekolah Rakyat baru mulai beroperasi pada akhir Agustus 2026. Sekolah tersebut tersebar di berbagai wilayah Indonesia setelah perayaan Hari Kemerdekaan RI.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan pemerintah menyiapkan sekolah rintisan untuk mempercepat akses pendidikan. Dengan konsep itu, siswa tidak perlu menunggu pembangunan gedung permanen selesai.

“Mulai aktif akhir Agustus 2026 setelah HUT RI, 50 sampai 100 unit sekolah baru akan jadi di seluruh Indonesia,” kata Teddy di Tangerang, Sabtu (8/8/2026).

Pemerintah Percepat Sekolah Rakyat

Teddy menjelaskan pembangunan gedung permanen membutuhkan waktu sekitar satu tahun. Karena itu, pemerintah menjalankan konsep sekolah rintisan sebagai solusi sementara.

Baca Juga :  Beasiswa Pro Jambi Cerdas 2026 Tarik Minat 1.397 Mahasiswa

Menurut Teddy, pemerintah tidak ingin proses pembangunan gedung menghambat kegiatan belajar siswa. Program tersebut juga melanjutkan pelaksanaan sekolah rintisan yang sudah berjalan sejak tahun sebelumnya.

Sekolah Rakyat menjadi salah satu program pemerintah untuk membantu anak dari keluarga prasejahtera. Program ini juga bertujuan menekan angka putus sekolah.

Presiden Prabowo Subianto menggagas program tersebut dengan Kementerian Sosial sebagai kementerian utama yang menjalankannya.

Banten Dapat Tambahan Sekolah

Khusus wilayah Banten, pemerintah menyiapkan dua sekolah baru. Selain itu, enam sekolah rintisan juga akan hadir untuk mendukung program Sekolah Rakyat.

Kehadiran sekolah rintisan menjadi solusi bagi daerah yang belum memiliki gedung permanen. Pemerintah dapat membuka layanan pendidikan lebih cepat sambil menyelesaikan pembangunan fasilitas utama.

Baca Juga :  Komisi X DPR Dorong Kemendikdasmen Benahi Pengelolaan Guru di Daerah

Target 150 Ribu Siswa pada 2027

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan pemerintah menargetkan lebih dari 150.000 siswa mengikuti program Sekolah Rakyat pada 2027.

Saat ini, jumlah siswa yang mengikuti program tersebut sudah melampaui 43.000 orang. Pemerintah ingin meningkatkan jumlah itu setelah pembangunan gedung permanen selesai di berbagai daerah.

Pemerintah juga menargetkan setiap kabupaten dan kota memiliki sedikitnya satu gedung permanen Sekolah Rakyat. Setiap gedung nantinya memiliki kapasitas lebih dari 2.000 siswa.

Dengan target tersebut, pemerintah berharap Sekolah Rakyat dapat memperluas akses pendidikan bagi anak dari keluarga prasejahtera. Program ini juga diharapkan mampu menekan angka putus sekolah di berbagai daerah. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan
Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi
DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung
Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus
KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan
Tito Minta Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Dipercepat, Jalan Jadi Prioritas
Uang Umrah Capai Rp90 Triliun per Tahun, Pemerintah Soroti Penipuan Travel
FSGI Soroti 140.000 Guru Honorer, Tak Mau Larut dalam Euforia PPPK 2027
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:09 WIB

DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:09 WIB

KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan

Berita Terbaru

Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)

Ekonomi & Bisnis

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:59 WIB

Salah satu booth milik Bank Syariah Indonesia (BSI) di Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).(KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI)

Ekonomi & Bisnis

BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:09 WIB