Karir Politik Ade Armando di PSI Tamat Setelah Laporan Polisi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ade Armando Komisaris PT PLN Nusantara Power (Ft:Ist)

Ade Armando Komisaris PT PLN Nusantara Power (Ft:Ist)

Jakarta, APGtimes.com – Setelah dilapor ke polisi Ade Armando resmi mundur dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Komisaris PT PLN Nusantara Power itu mengundurkan diri setelah gelombang tekanan politik terhadap dirinya, pada Selasa (5/5/2026).

Ia terlibat kasus dugaan pemotongan video ceramah Jusuf Kalla yang dilakukannya, sehingga memicu gelombang kemarahan masyarakat.

Sebanyak 40 organisasi masyarakat Islam terikat dengan Din Syamsudin membuat laporan polisi atas dugaan yang dilakukan oleh Ade Armando.

Selain itu, berbagai kelompok masyarakat dari berbagai daerah juga membuat laporan polisi.

Baca Juga :  Viral!40 Ormas Islam Laporkan Ade Armando Cs ke Bareskrim, Ini Kronologi Lengkapnya

Atas tekanan publik tersebut, Ade secara resmi menyatakan mundur dari DPP PSI, di Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).

Ia memilih mundur dari PSI, setelah dirinya tahu ada tekanan terhadap elite partai, ia juga tau ada surat yang mendesak pimpinan partai agar segera mencopot dirinya.

“Ada pihak yang menolak mendukung PSI selama saya masih di dalam,” ungkapnya.

Selain itu, ia menilai serangan tidak saja tertuju pada dirinya, tetapi juga menyasar ke PSI dengan laporan polisi.

Tekanan publik terhadap Ade melibatkan tokoh nasional serta didukung masyarakat dari berbagai daerah.

Baca Juga :  DPR Siap Revisi UU Pemilu, Dasco Sebut Semua Fraksi Sudah Sepakat

Sebalik itu, Ade malah membantah tuduhan terhadap dirinya. Ia menyebut tidak pernah memprovokasi publik terhadap JK.

“Saya tidak merasa bersalah. Saya tidak pernah mengadu domba atau memicu kebencian,” tegasnya.

Ia justru yakin ada pihak yang akan merusak karir politiknya di PSI. Ia tetap akan menjalani proses hukum.

Mundur Ade dari PSI akan berdampak terhadap arah PSI ke depan, karena selama ini Ade dikenal kontroversial. (ap)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:55 WIB

Karir Politik Ade Armando di PSI Tamat Setelah Laporan Polisi

Berita Terbaru

Ilustrasi nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah kembali tertekan hingga menyentuh kisaran Rp 17.600 per dollar AS. Jika rupiah terus melemah hingga Rp 20.000 per dollar AS, ekonom menilai tekanan terhadap ekonomi domestik bisa semakin berat. (ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan)

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Menguat ke Rp17.942 per Dollar AS, IHSG Melonjak 1,79 Persen

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:09 WIB