Andre Rosiade Jenguk Balita Korban KDRT di RSUP M Djamil, Beri Bantuan Rp10 Juta

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendatangi ruang PICU RSUP M Djamil Padang, Jumat (8/5/2026) malam, menjenguk balita korban KDRT oleh ayah tiri. Foto: Dok. Istimewa

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendatangi ruang PICU RSUP M Djamil Padang, Jumat (8/5/2026) malam, menjenguk balita korban KDRT oleh ayah tiri. Foto: Dok. Istimewa

Padang, APGtimes.com — Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendatangi ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RSUP M Djamil, Jumat (8/5/2026) malam. Andre menjenguk balita perempuan berusia tiga tahun asal Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, yang mengalami dugaan kekerasan oleh ayah tirinya.

Saat tiba di rumah sakit, Andre didampingi Direktur Utama RSUP M Djamil, Dovy Djanas. Andre kemudian menemui ibu korban, Septi Tohyana (38), yang menangis haru ketika menerima bantuan biaya pengobatan anaknya.

Andre Serahkan Bantuan untuk Korban

Politikus Gerindra itu menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta kepada keluarga korban. Andre juga membantu pengurusan sekaligus pembayaran iuran BPJS Kesehatan korban selama satu tahun.

Suasana haru pecah ketika Septi sempat hendak bersujud sebagai bentuk rasa syukur. Namun Andre langsung menahan dan membantu ibu korban berdiri kembali.

“Kami mendapatkan informasi adanya anak yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga oleh ayah tirinya. Kami langsung menghubungi Bupati Solok agar ikut membantu penanganan korban yang sekarang dirawat di PICU RSUP M Djamil,” kata Andre.

Sebelum menjalani perawatan di Padang, dokter sempat menangani korban di RSUD Solok. Tim medis lalu merujuk balita tersebut karena kondisinya membutuhkan penanganan intensif.

Andre Dorong Polisi Tindak Tegas Pelaku

Andre menegaskan kasus kekerasan terhadap anak tidak boleh dianggap sepele. Ia meminta aparat penegak hukum menindak pelaku secara tegas.

“Kami percaya pihak RSUP M Djamil sangat serius menangani kasus ini. Semoga korban segera pulih dan pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Andre yang juga menjabat Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM).

Baca Juga :  BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah

Pemkab Solok Terus Pantau Kondisi Korban

Jon Firman Pandu memastikan Pemerintah Kabupaten Solok terus membantu proses pengobatan korban.

Menurut Jon Pandu, pemerintah daerah sudah memberikan bantuan sejak korban menjalani perawatan di RSUD Solok.

“Insyaallah Pemkab Solok terus memantau perkembangan korban meski sekarang sudah berada di Padang. Kami juga akan mengawal kasus kekerasan ini,” katanya.

Tim Medis Fokus Pulihkan Balita

Direktur RSUP M Djamil, Dovy Djanas, memastikan tim dokter memberikan penanganan maksimal sejak korban tiba dari Solok.

“Begitu pasien tiba dari Solok, tim medis langsung membawa korban ke PICU. Tim dokter terus memberikan pelayanan terbaik. Mohon doa masyarakat untuk kesembuhan ananda,” ujar Dovy.

Di tengah suasana haru, Septi menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Andre kepada keluarganya.

“Terima kasih Pak Andre Rosiade atas bantuannya. Uang ini akan saya gunakan untuk pengobatan dan kesembuhan anak saya,” kata Septi sambil menangis.

Dugaan Penganiayaan Terjadi di Dalam Bus

Peristiwa dugaan penganiayaan itu terjadi saat korban bersama ibunya melakukan perjalanan menuju kampung halaman di Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, menggunakan bus pada Kamis (30/4/2026).

Berdasarkan informasi yang beredar, ayah tiri korban beberapa kali menampar balita tersebut hingga menangis histeris di dalam bus.

Baca Juga :  Purbaya Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika Prabowo Beri Perintah

Pelaku berdalih tindakan itu bertujuan untuk “mengobati” korban dari pengaruh santet.

Kasus tersebut memicu keprihatinan masyarakat. Polres Solok kemudian menangkap terduga pelaku bernama Putra Rahmadani pada Kamis (7/5/2026).

Polisi menjerat Putra Rahmadani dengan dugaan penganiayaan berat terhadap anak di bawah umur.

Sementara itu, ayah kandung korban bernama Ahmad Sobari sedang menuju Sumatera Barat dari Pulau Jawa. Ahmad meminta anaknya menjalani perawatan lanjutan di RSCM Jakarta.

Andre Apresiasi Pelayanan RSUP M Djamil

Selain menjenguk korban, Andre juga mengapresiasi pelayanan RSUP M Djamil Padang yang tetap mengutamakan keselamatan pasien meski sebagian masyarakat belum memiliki BPJS Kesehatan atau jaminan pembiayaan.

“Saya melihat sendiri banyak pasien membutuhkan bantuan meski tidak memiliki BPJS ataupun jaminan pembayaran. Alhamdulillah, RSUP M Djamil bergerak cepat melayani pasien tanpa mempersoalkan biaya terlebih dahulu,” ujar Andre.

Menurut Andre, langkah RSUP M Djamil menunjukkan pelayanan kemanusiaan yang harus terus dipertahankan rumah sakit pemerintah.

Dovy Djanas menegaskan pihak rumah sakit selalu mengutamakan keselamatan pasien sebelum mengurus administrasi pembiayaan.

“Prinsip kami menyelamatkan pasien terlebih dahulu. Soal administrasi dan pembiayaan akan kami carikan solusi bersama sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Tag: Andre Rosiade, balita korban KDRT, RSUP M Djamil, penganiayaan anak Solok, Polres Solok, KDRT anak, berita Sumbar, kasus kekerasan anak, Kabupaten Solok, BPJS Kesehatan. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya
BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Makin Kuat, Pengamat Ungkap 11 Pejabat yang Layak Dievaluasi
Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu
Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional
Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong
Pemerintah Resmi Terbitkan Izin, Pembangunan 17 Yonif Teritorial TNI AD Segera Berjalan
Sudaryono Larang Dapur MBG Cari Bahan Murah, Wajib Ikuti Harga Acuan Pemerintah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:09 WIB

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:09 WIB

BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:09 WIB

Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:09 WIB

Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:09 WIB

Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB