BGN Sebut Dana Program MBG Capai Rp1 Triliun per Hari, Gerakkan Ekonomi Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kepala bgn

kepala bgn

Manado, APGtimes.com — Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Sony Sonjaya menyebut dana pemerintah yang mengalir ke seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mencapai rata-rata Rp1 triliun per hari.

Sony mengatakan dana tersebut ikut menggerakkan ekonomi masyarakat karena terserap hingga ke tingkat bawah.

BGN Sebut Rp122 Miliar Diserap Tenaga Kerja

Sony menjelaskan sekitar Rp122 miliar dari total dana tersebut terserap oleh sekitar 1,2 juta pekerja yang terlibat di SPPG.

Ia menggambarkan aliran dana pemerintah itu seperti air hujan yang langsung mengalir ke masyarakat di berbagai daerah.

“Kalau saya analogikan itu seperti butiran air hujan yang mengalir dari langit langsung ke sel-sel di bawah, dari Aceh sampai Papua,” kata Sony saat menghadiri Rapat Konsolidasi Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Manado, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga :  Jemaah Haji Kloter KJT-04 Akhirnya Pulang Setelah Penerbangan Tertunda

Sulawesi Utara Serap Rp6,4 Miliar per Hari

Sony mengatakan dana program MBG di Sulawesi Utara mencapai lebih dari Rp6,4 miliar per hari.

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp841 juta terserap oleh 8.413 tenaga kerja yang terlibat dalam program.

“Nah untuk Sulawesi Utara sendiri per hari Rp6.477.000.000 lebih, dan Rp841.300.000 diserap saudara-saudara kita yang berjumlah 8.413 orang,” ujarnya.

Dana Pemerintah Mengalir ke Pedagang Kecil

Sony menjelaskan dana pemerintah itu mengalir ke berbagai sektor usaha masyarakat.

Menurut dia, para pedagang beras, ikan, sayur, buah, telur ayam, hingga daging ayam ikut merasakan dampak ekonomi dari program MBG.

Baca Juga :  Kejagung Bongkar Aliran Dana Miliaran ke Yayasan Terafiliasi Dadan Hindayana

“Jadi betul-betul mengalir,” katanya.

Ia menilai program tersebut mampu menghidupkan ekonomi masyarakat di tingkat bawah sekaligus memperkuat perekonomian nasional.

Sebanyak 179 SPPG Beroperasi di Sulut

Sony juga menyebut pemerintah telah menyalurkan dana sekitar Rp3,8 miliar per hari ke seluruh SPPG di Sulawesi Utara.

Dana itu mengalir ke berbagai daerah mulai dari Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Minahasa, hingga Kota Kotamobagu.

“Jumlahnya ada 179 SPPG,” kata Sony.

Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi daerah.

Tag: BGN, Sony Sonjaya, Makan Bergizi Gratis, MBG, SPPG, ekonomi masyarakat, Badan Gizi Nasional, Sulawesi Utara, program gizi pemerintah, berita ekonomi. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jangan Sampai Terlambat, Ini 7 Kondisi yang Mengharuskan Ganti Sertifikat Tanah
Tito Karnavian Ungkap Banyak Daerah Mengaku Tak Mampu Bayar Gaji PPPK
Komisi II DPR Tegaskan PPPK dan PPPK Paruh Waktu Tidak Boleh Diberhentikan
Tito Karnavian Soroti Honorer Datang Jam 8 Pulang Jam 10, Kepala Daerah Diminta Stop Rekrutmen
Mengapa Kasus Rudapaksa di Pesantren Masih Terus Terjadi? Ini Faktor yang Memicunya
Gempa Susulan M 6 Guncang Gorontalo Setelah Gempa Dahsyat M 7,7 Filipina, BMKG Keluarkan Peringatan
Pertamina Ungkap Solar Subsidi di Sumbar Over Kuota 19 Persen
Jemaah Haji Kloter KJT-04 Akhirnya Pulang Setelah Penerbangan Tertunda
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:09 WIB

Jangan Sampai Terlambat, Ini 7 Kondisi yang Mengharuskan Ganti Sertifikat Tanah

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:09 WIB

Tito Karnavian Ungkap Banyak Daerah Mengaku Tak Mampu Bayar Gaji PPPK

Senin, 8 Juni 2026 - 17:09 WIB

Komisi II DPR Tegaskan PPPK dan PPPK Paruh Waktu Tidak Boleh Diberhentikan

Senin, 8 Juni 2026 - 14:09 WIB

Tito Karnavian Soroti Honorer Datang Jam 8 Pulang Jam 10, Kepala Daerah Diminta Stop Rekrutmen

Senin, 8 Juni 2026 - 13:09 WIB

Mengapa Kasus Rudapaksa di Pesantren Masih Terus Terjadi? Ini Faktor yang Memicunya

Berita Terbaru

Trofi Piala Dunia yang akan diperebutkan kembali dalam Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko. Piala Dunia 2026 akan menggunakan format baru karena diikuti 48 negara yang dibagi dalam 12 grup di mana dua tim teratas setiap grup plus delapan peringkat ketiga terbaik maju ke babak 32 besar.(TANGKAPAN LAYAR TWITTER FIFA)

Internasional

Iran Tuding AS Cabut Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Didesak Bertindak

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:09 WIB