16 WNI Meninggal dalam Insiden Kapal Tenggelam di Malaysia, 23 Korban Selamat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Yvonne Mewengkang di Kantor Kemlu, Jakarta, Kamis (16/4/2026)(KOMPAS.com/HARYANTI PUSPA SARI )

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Yvonne Mewengkang di Kantor Kemlu, Jakarta, Kamis (16/4/2026)(KOMPAS.com/HARYANTI PUSPA SARI )

Jakarta, APGtimes.com — Kementerian Luar Negeri RI memastikan 16 warga negara Indonesia (WNI) meninggal dunia dalam insiden kapal tenggelam di Perairan Barat Pulau Pulau Pangkor, Malaysia. Sebanyak 23 WNI lainnya berhasil selamat dari tragedi tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan otoritas Malaysia menemukan total 39 WNI selama operasi pencarian berlangsung.

“Dari keseluruhan operasi pencarian, otoritas Malaysia berhasil menemukan total 39 WNI, yang terdiri dari 23 korban selamat dan 16 korban meninggal dunia,” kata Yvonne, Senin (18/5/2026).

Korban Selamat Berasal dari Sejumlah Daerah

Yvonne menjelaskan, 23 WNI yang selamat berasal dari sejumlah daerah di Indonesia. Mereka berasal dari Aceh, Banten, Kepulauan Riau, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, dan Sumatera Utara.

Baca Juga :  Prabowo Targetkan 100.000 Sekolah Diperbaiki pada 2028, 71.744 Sudah Direvitalisasi

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur terus berkoordinasi dengan otoritas Malaysia untuk mengidentifikasi jenazah dan mendampingi korban selamat.

Kemenlu RI juga menyiapkan fasilitasi kekonsuleran untuk korban dan keluarga terdampak.

“Kemenlu RI juga menyampaikan apresiasi kepada otoritas SAR dan Polis Maritim Malaysia atas upaya pencarian dan penanganan para korban dalam kejadian tersebut,” ujar Yvonne.

Operasi Pencarian Berakhir

Otoritas SAR Malaysia menghentikan operasi pencarian korban pada 16 Mei 2026 pukul 19.00 waktu setempat. Tim SAR mengambil keputusan itu setelah operasi hari keenam tidak menemukan tambahan korban.

Selama proses pencarian, tim SAR memperluas area pencarian hingga 244,76 mil laut persegi. Tim juga mengerahkan unsur laut, udara, dan darat untuk membantu pencarian korban.

Baca Juga :  Update Korban Gempa NTT Hari Ini: 53 Orang Meninggal, 135 Luka

Jumlah Korban Bertambah

Pada awal kejadian, otoritas Malaysia menerima informasi bahwa kapal tersebut membawa 37 penumpang. Dari jumlah itu, 14 orang hilang.

Namun, petugas SAR kemudian menemukan tambahan korban selama operasi berlangsung. Temuan itu membuat jumlah korban yang berhasil ditemukan mencapai 39 orang.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI Kemenlu RI, Heni Hamidah, menyampaikan tujuh WNI meninggal dunia pada Rabu (13/5/2026).

Saat itu, tim SAR masih mencari tujuh korban lainnya.

“7 orang telah ditemukan meninggal dunia dan saat ini berada di rumah sakit di Perak untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut oleh otoritas setempat,” kata Heni.  (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Karhutla Masuk IKN, Basuki Hadimuljono Minta Patroli Darat Diperkuat
RUU Reforma Agraria Bakal Jadi Aturan Khusus, Tanah LTRA Tak Lagi Tunduk pada UU Sektoral
Hasan Nasbi Ungkit Perjalanan Politik Prabowo: Pernah Diberhentikan, Kini Jadi Presiden
Tito Karnavian Soroti Utang Daerah, Pemda Diminta Hitung Kemampuan Fiskal Sebelum Terbitkan Obligasi
Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar untuk Atlet Peraih Emas Asian Games 2026
Prabowo kepada Atlet Asian Games 2026: Saya Presiden, tapi Belum Bisa Seperti Kalian
Kortastipidkor Temukan 3 Masalah Besar dalam Program Kopdes Merah Putih
Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi MBG, Ada ASN BGN dan Pegawai BUMN
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:09 WIB

Cegah Karhutla Masuk IKN, Basuki Hadimuljono Minta Patroli Darat Diperkuat

Rabu, 16 September 2026 - 14:09 WIB

RUU Reforma Agraria Bakal Jadi Aturan Khusus, Tanah LTRA Tak Lagi Tunduk pada UU Sektoral

Rabu, 16 September 2026 - 13:09 WIB

Hasan Nasbi Ungkit Perjalanan Politik Prabowo: Pernah Diberhentikan, Kini Jadi Presiden

Rabu, 9 September 2026 - 20:09 WIB

Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar untuk Atlet Peraih Emas Asian Games 2026

Rabu, 9 September 2026 - 19:09 WIB

Prabowo kepada Atlet Asian Games 2026: Saya Presiden, tapi Belum Bisa Seperti Kalian

Berita Terbaru