Meta Guncang Dunia Teknologi! 8.000 Pegawai Dipecat Demi AI

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi logo Meta, nama baru induk Facebook, WhatsApp, dan Instagram.(Reuters/ Carlos Barria)

Ilustrasi logo Meta, nama baru induk Facebook, WhatsApp, dan Instagram.(Reuters/ Carlos Barria)

Jakarta, APGtimes.comMeta Platforms mulai menjalankan restrukturisasi besar-besaran di tengah fokus perusahaan memperkuat pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp itu memangkas sekitar 8.000 pegawai secara global dan memindahkan sekitar 7.000 karyawan lain ke divisi AI baru.

Meta Fokus Besar ke Pengembangan AI

Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi besar Meta untuk memperkuat pengembangan AI dan meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.

Gelombang PHK mulai berlangsung pada Rabu (20/05/2026). Pegawai Meta di Singapura menjadi kelompok pertama yang menerima pemberitahuan pemutusan hubungan kerja.

Laporan menyebut para pegawai menerima email PHK sekitar pukul 04.00 waktu setempat.

Selain Singapura, Meta juga menjadwalkan pengiriman pemberitahuan kepada pegawai di Inggris, Amerika Serikat, dan sejumlah negara lain.

Baca Juga :  Samsung Ganti Nama Galaxy Z Fold 8 Jadi Ultra, Spesifikasinya Makin Gahar

Ribuan Pegawai Dipindah ke Divisi AI

Sebelumnya, Meta telah memberi tahu pegawai bahwa sekitar 10 persen tenaga kerja perusahaan akan terkena PHK pada Mei 2026.

Di sisi lain, perusahaan juga memindahkan sekitar 7.000 pegawai ke proyek AI baru yang mencakup pengembangan produk dan agen AI.

Meta membentuk divisi baru bernama Applied AI and Engineering yang dipimpin Maher Saba.

Divisi tersebut kini berisi sekitar 2.000 pegawai dan fokus mengembangkan berbagai alat AI.

Zuckerberg Jadikan AI Prioritas Utama

CEO Mark Zuckerberg menjadikan AI sebagai prioritas utama perusahaan.

Meta bahkan menyiapkan investasi lebih dari 100 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.764 triliun untuk pengembangan AI sepanjang tahun ini.

Baca Juga :  WhatsApp Uji Fitur 2 Akun dalam 1 HP, Pengguna Android Auto Senang

Perusahaan memperkirakan total belanja modal bisa mencapai 145 miliar dollar AS atau sekitar Rp 2.557 triliun.

Meta mengalokasikan dana tersebut untuk memperkuat persaingan dengan OpenAI dan Alphabet.

Pegawai Mulai Cemas

Restrukturisasi besar-besaran tersebut memicu keresahan di kalangan pegawai Meta.

Sejumlah pegawai mengaku khawatir kehilangan pekerjaan sehingga mulai membawa pulang charger laptop dan perlengkapan kantor.

Selain itu, ratusan pegawai juga memprotes program pelacakan data internal perusahaan untuk kebutuhan pelatihan AI.

Lebih dari 1.000 pegawai bahkan menandatangani petisi penolakan terhadap program tersebut.

Chief Technology Officer Meta, Andrew Bosworth, mengakui banyak pegawai merasa cemas terkait masa depan mereka.

“Ada sangat banyak pegawai yang merasa cemas tentang masa depan mereka,” ujar Bosworth. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cara Membuat SIM Digital 2026, Cukup Lewat HP dan Tak Perlu Selalu Bawa Kartu Fisik
Cara Download dan Menggunakan Aplikasi Pajak Digital 2026, Lapor SPT Bisa Lewat HP
Kemkomdigi Pastikan Data Wajah Registrasi SIM Aman, Hanya Dukcapil yang Mengelola
WhatsApp Uji Fitur 2 Akun dalam 1 HP, Pengguna Android Auto Senang
Samsung Ganti Nama Galaxy Z Fold 8 Jadi Ultra, Spesifikasinya Makin Gahar
Cara Atur Privasi DM Instagram Setelah Fitur Instants Resmi Meluncur
Harga MacBook Air M5 Resmi di Indonesia, Varian Termurah Rp 23 Jutaan
65 Pekerjaan yang Tidak Bisa Digantikan AI, Banyak dari Bidang Kesehatan dan Kreatif
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:09 WIB

Cara Membuat SIM Digital 2026, Cukup Lewat HP dan Tak Perlu Selalu Bawa Kartu Fisik

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:09 WIB

Cara Download dan Menggunakan Aplikasi Pajak Digital 2026, Lapor SPT Bisa Lewat HP

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:09 WIB

Kemkomdigi Pastikan Data Wajah Registrasi SIM Aman, Hanya Dukcapil yang Mengelola

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:09 WIB

WhatsApp Uji Fitur 2 Akun dalam 1 HP, Pengguna Android Auto Senang

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:09 WIB

Samsung Ganti Nama Galaxy Z Fold 8 Jadi Ultra, Spesifikasinya Makin Gahar

Berita Terbaru

Trofi Piala Dunia yang akan diperebutkan kembali dalam Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko. Piala Dunia 2026 akan menggunakan format baru karena diikuti 48 negara yang dibagi dalam 12 grup di mana dua tim teratas setiap grup plus delapan peringkat ketiga terbaik maju ke babak 32 besar.(TANGKAPAN LAYAR TWITTER FIFA)

Internasional

Iran Tuding AS Cabut Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Didesak Bertindak

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:09 WIB