Ribuan Lulusan SMK Langsung Kerja! Alfamart dan Alfamidi Perkuat Program Vokasi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alfamart dan Alfamidi bekerja sama dengan Kemendikdasmen penguatan skema link and match antara dunia pendidikan vokasi dan industri ritel modern. Foto: dok. Alfamart.

Alfamart dan Alfamidi bekerja sama dengan Kemendikdasmen penguatan skema link and match antara dunia pendidikan vokasi dan industri ritel modern. Foto: dok. Alfamart.

Depok, APGtimes.comAlfamart dan Alfamidi resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memperkuat pendidikan vokasi dan meningkatkan kualitas lulusan SMK di Indonesia.

Kerja sama tersebut juga melibatkan BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata atau BBPPMPV Bispar.

Ketiga pihak menandatangani nota kesepahaman di Kantor BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Depok, Kamis (21/05/2026).

Program Fokus Hubungkan SMK dan Industri

Kolaborasi tersebut fokus memperkuat skema link and match antara pendidikan vokasi dan industri ritel modern.

Selain itu, program tersebut juga meningkatkan kompetensi guru dalam program Alfamart Class dan Alfamidi Class.

Saat ini, program Alfamart Class dan Alfamidi Class telah bermitra dengan 229 SMK di 23 provinsi.

Program tersebut juga memiliki sekitar 16.700 siswa aktif.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Siapkan Redistribusi Guru untuk Atasi Kekurangan 498 Ribu Formasi

Dari jumlah itu, sekitar 7.100 lulusan sudah bekerja di Alfamart dan Alfamidi.

Guru Akan Ikut Pelatihan dan Magang

Human Capital Director Alfamart dan Alfamidi Tri Wasono Sunu mengatakan perusahaan akan memperkuat kualitas pengajar vokasi melalui program tersebut.

Menurut Sunu, sebanyak 1.373 guru produktif kini mengajar di sekolah mitra Alfamart Class dan Alfamidi Class.

Perusahaan juga akan memberikan pelatihan manajemen ritel langsung dari profesional industri.

Selain itu, para guru akan menjalani program magang langsung di gerai Alfamart dan Alfamidi.

“Pelatihan manajemen ritel akan diberikan langsung oleh para profesional Alfamart-Alfamidi,” ujar Sunu.

Program Berjalan Hingga Agustus 2026

Program pelatihan guru menggunakan sistem blended learning dan action learning.

Peserta pelatihan akan mengikuti empat tahapan, mulai dari pembelajaran daring, simulasi kelas, magang industri, hingga asesmen dan sertifikasi resmi.

Baca Juga :  Razia Scammer di Kamboja Picu Lonjakan, Hampir 12 Ribu WNI Minta Dipulangkan

Program tersebut berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026.

Kepala BBPPMPV Bispar Nana Halim mengatakan kolaborasi tersebut bertujuan menciptakan keselarasan kompetensi antara pendidikan SMK dan kebutuhan industri ritel modern.

Kemendikdasmen Dorong Penguatan Kompetensi

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Vokasi Kemendikdasmen Tatang Muttaqin menyambut positif kerja sama tersebut.

Menurut Tatang, guru memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir dan kompetensi siswa vokasi.

Karena itu, ia berharap seluruh peserta pelatihan mengikuti setiap tahapan program dengan penuh komitmen dan semangat belajar tinggi.

Tatang menilai pendidikan vokasi harus terus menyesuaikan kebutuhan dunia industri yang berkembang cepat. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya
BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Makin Kuat, Pengamat Ungkap 11 Pejabat yang Layak Dievaluasi
Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu
Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional
Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong
Pemerintah Resmi Terbitkan Izin, Pembangunan 17 Yonif Teritorial TNI AD Segera Berjalan
Sudaryono Larang Dapur MBG Cari Bahan Murah, Wajib Ikuti Harga Acuan Pemerintah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:09 WIB

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:09 WIB

BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:09 WIB

Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:09 WIB

Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:09 WIB

Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB