MinyaKita Mendadak Sulit Dicari di Jambi, Warga Terpaksa Beralih ke Minyak Curah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

minyak kita

minyak kita

Jambi, APGtimes.com — Warga Kota Jambi mulai mengeluhkan sulitnya mendapatkan minyak goreng kemasan MinyaKita di sejumlah pasar dan toko kelontong.

Kelangkaan produk minyak goreng program pemerintah tersebut membuat sebagian masyarakat beralih menggunakan minyak goreng curah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Salah seorang warga Kota Jambi, Desy, mengaku sudah beberapa kali kesulitan menemukan MinyaKita di pasaran dalam beberapa pekan terakhir.

Menurutnya, MinyaKita selama ini menjadi pilihan karena menawarkan harga yang lebih terjangkau dibandingkan merek minyak goreng lainnya.

“Biasanya beli MinyaKita sekitar Rp16 ribu sampai Rp17 ribu per liter. Sekarang mulai susah dapatnya,” kata Desy, Senin (8/6/2026).

Warga Pilih Minyak Curah

Karena tidak lagi mudah menemukan MinyaKita, Desy memilih membeli minyak goreng curah untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Baca Juga :  Harga BBM Pertamina di Jambi per 1 Juli 2026, Pertamax Tetap Rp16.650 per Liter

Ia membeli minyak goreng dalam jumlah yang disesuaikan dengan kebutuhan keluarga agar pengeluaran tetap terkendali.

“Akhirnya beli minyak curah sedikit-sedikit,” ujarnya.

Menurut Desy, minyak goreng curah saat ini menjadi alternatif yang paling mudah diperoleh di tengah terbatasnya pasokan MinyaKita.

Pedagang Akui Stok MinyaKita Sulit Didapat

Keluhan serupa juga muncul dari pedagang sembako di Pasar Angso Duo, Kota Jambi.

Sejumlah pedagang mengaku tidak lagi menjual MinyaKita karena distributor belum mengirimkan stok baru dalam beberapa hari terakhir.

Salah seorang pedagang mengatakan konsumen masih sering menanyakan ketersediaan MinyaKita. Namun, ia belum dapat memastikan kapan stok kembali tersedia.

Baca Juga :  Harga Emas Jambi Hari Ini Turun, Perhiasan Rp8,55 Juta per Mayam dan Antam Rp2,689 Juta

“Dak ado MinyaKita, adanya minyak curah. Susah sekarang stok,” kata seorang pedagang.

Warga Harap Pasokan Kembali Normal

MinyaKita merupakan minyak goreng kemasan yang hadir melalui program Kementerian Perdagangan untuk menyediakan minyak goreng dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Karena itu, banyak warga berharap pasokan MinyaKita segera kembali normal agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Masyarakat juga berharap pemerintah dan distributor dapat memastikan ketersediaan stok di pasaran sehingga tidak terjadi kelangkaan yang berkepanjangan.

Kelangkaan MinyaKita menjadi perhatian warga karena minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang digunakan hampir setiap hari oleh rumah tangga. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Masih Tertekan, Cek Kurs Dollar AS di BCA, Mandiri, dan BNI Hari Ini
Rupiah Tembus Rp18.009 per Dolar AS, Investor Bereaksi Usai Perry Warjiyo Mundur
Zhafira Wedding Organizer Jadi Pilihan Calon Pengantin di Sungai Penuh dan Kerinci, Layanannya Lengkap
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp3.000, Cek Daftar Lengkap Harga 22 Juli 2026
ESDM Siapkan Bioetanol E20 2028, Tebu, Singkong Mukibat, dan Jagung Jadi Andalan
Harga Emas Antam Hari Ini 20 Juli 2026 Masih Stabil, Cek Daftar Lengkap di Pegadaian
Sopir Truk Mengantre Solar hingga 24 Jam, Pendapatan Tergerus dan Fisik Menurun
Harga Emas Antam Hari Ini 18 Juli 2026 Naik Rp8.000, Cek Daftar Lengkapnya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:09 WIB

Rupiah Masih Tertekan, Cek Kurs Dollar AS di BCA, Mandiri, dan BNI Hari Ini

Senin, 27 Juli 2026 - 17:09 WIB

Rupiah Tembus Rp18.009 per Dolar AS, Investor Bereaksi Usai Perry Warjiyo Mundur

Senin, 27 Juli 2026 - 12:09 WIB

Zhafira Wedding Organizer Jadi Pilihan Calon Pengantin di Sungai Penuh dan Kerinci, Layanannya Lengkap

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:09 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp3.000, Cek Daftar Lengkap Harga 22 Juli 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:09 WIB

ESDM Siapkan Bioetanol E20 2028, Tebu, Singkong Mukibat, dan Jagung Jadi Andalan

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB