Monadi Mulai Pembangunan RSUD Kerinci, Proyek Kesehatan Ditargetkan Selesai 210 Hari

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kerinci Monadi memaparkan pembangunan dan renovasi RSUD Kerinci resmi dimulai setelah serah terima lahan. Pengerjaan ini dengan target penyelesaian selama 210 hari untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Bupati Kerinci Monadi memaparkan pembangunan dan renovasi RSUD Kerinci resmi dimulai setelah serah terima lahan. Pengerjaan ini dengan target penyelesaian selama 210 hari untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Kerinci, APGtimes.com – Pemerintah Kabupaten Kerinci mulai mengerjakan pembangunan dan renovasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kerinci melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Bidang Kesehatan Batch 4.

Pemerintah memulai proyek tersebut setelah menyelesaikan proses serah terima tapak kepada kontraktor pelaksana.

Prosesi serah terima berlangsung di Bukit Tengah pada 20 Juni 2026.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan RS Berkualitas RSUD Kerinci bersama pihak terkait menandatangani berita acara yang menjadi dasar pelaksanaan pekerjaan konstruksi.

Tim Teknis Pastikan Lokasi Siap Bangun

Tim teknis memeriksa seluruh area proyek sebelum pekerjaan dimulai.

Mereka memastikan lahan seluas 31.187 meter persegi siap mendukung seluruh tahapan pembangunan.

Setelah menyelesaikan pemeriksaan lapangan, pemerintah langsung memberikan akses kepada kontraktor untuk memulai pekerjaan.

Pemerintah menetapkan target penyelesaian proyek selama 210 hari kalender.

Kontraktor juga wajib berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait agar pekerjaan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Swiss-Belhotel Jambi Masuk Daftar Lelang, Nilai Aset Capai Rp201,8 Miliar

Monadi Dorong Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Bupati Kerinci Monadi menyambut dimulainya proyek tersebut dengan optimistis.

Ia menilai masyarakat membutuhkan fasilitas kesehatan yang lebih modern dan mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat.

Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat sarana dan prasarana kesehatan di Kabupaten Kerinci.

Monadi berharap kontraktor dapat menjaga kualitas pekerjaan selama proses pembangunan berlangsung.

Ia juga meminta seluruh pihak bekerja secara maksimal agar proyek selesai tepat waktu.

Hermendizal Minta Utamakan Mutu dan Keselamatan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Hermendizal, menegaskan bahwa serah terima tapak menjadi langkah awal yang menentukan keberhasilan proyek.

Ia meminta kontraktor menjaga kualitas pekerjaan pada setiap tahap pembangunan.

Selain itu, Hermendizal juga mengingatkan seluruh pekerja untuk menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja secara disiplin.

Baca Juga :  Prestasi Membanggakan, Sungai Penuh Pertahankan Opini WTP 12 Tahun Berturut-turut

Menurutnya, kualitas bangunan dan keselamatan pekerja harus berjalan beriringan selama proyek berlangsung.

RSUD Kerinci Siap Tingkatkan Kapasitas Pelayanan

Program PHTC Bidang Kesehatan bertujuan mempercepat peningkatan layanan kesehatan di berbagai daerah.

Melalui program tersebut, pemerintah memperkuat fasilitas rumah sakit agar mampu melayani masyarakat secara lebih optimal.

Proyek ini akan menambah kapasitas pelayanan medis sekaligus meningkatkan kenyamanan pasien dan tenaga kesehatan.

Selain itu, pemerintah berharap fasilitas yang lebih lengkap dapat mendukung kinerja tenaga medis dalam memberikan pelayanan.

Ke depan, RSUD Kerinci diharapkan mampu menjadi rumah sakit rujukan yang lebih modern bagi masyarakat Kerinci dan wilayah sekitarnya.

Masyarakat pun kini menaruh harapan besar agar proyek tersebut berjalan lancar dan segera menghadirkan layanan kesehatan yang lebih berkualitas. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saling Tantang di Medsos Berujung Maut, Pelajar SMP di Jambi Tewas Usai Duel
Gempa M 4 Guncang Nagekeo NTT, Kedalamannya Hanya 1 Kilometer
Kajari Jambi Berganti Lagi, Baru Sebulan Romi Arizyanto Dipindah ke Kejati
33 Motor Pelajar Diamankan Polisi di Jambi Usai Pawai HUT RI, Ada yang Tanpa Pelat
Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo, 2 Orang Meninggal dan Warga Berhamburan
8 Polisi di Padang Dipecat karena Narkoba, Mayoritas Berpangkat Aipda
Harimau Sumatera di Agam Dievakuasi BKSDA Usai Memangsa 2 Kambing Warga
Tol Jambi-Rengat Mulai Dibangun 2027, Lahan yang Bebas Baru 9 Persen
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Saling Tantang di Medsos Berujung Maut, Pelajar SMP di Jambi Tewas Usai Duel

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Gempa M 4 Guncang Nagekeo NTT, Kedalamannya Hanya 1 Kilometer

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Kajari Jambi Berganti Lagi, Baru Sebulan Romi Arizyanto Dipindah ke Kejati

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:09 WIB

33 Motor Pelajar Diamankan Polisi di Jambi Usai Pawai HUT RI, Ada yang Tanpa Pelat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo, 2 Orang Meninggal dan Warga Berhamburan

Berita Terbaru

Tangkapan layar Presiden Prabowo Subianto saat meninjau salah satu titik lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026).(Dokumentasi YouTube Sekretariat Presiden)

Nasional

Prabowo Tinjau Karhutla Kalbar, 3.704 Hotspot Terdeteksi

Sabtu, 22 Agu 2026 - 23:09 WIB