Gempa M 7,7 Guncang Nagekeo, 2 Orang Meninggal dan Warga Berhamburan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nagekeo, APGtimes.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. Dua orang meninggal dunia dan satu warga mengalami luka-luka.

Pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 15 kilometer, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo. Getaran kuat terasa di sejumlah wilayah NTT hingga Sulawesi Selatan.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan BNPB bersama BPBD terus memantau kondisi di wilayah terdampak.

Dua Korban Meninggal Dunia

Kodim Sikka melaporkan dampak gempa di Pelabuhan El Say, Kabupaten Sikka. Peristiwa tersebut menewaskan seorang laki-laki dan seorang perempuan.

Satu warga lainnya mengalami luka-luka. Petugas masih mendata korban serta memeriksa dampak gempa di sejumlah lokasi.

“BNPB bersama BPBD Kabupaten Sikka terus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk penanganan korban serta memastikan kondisi masyarakat di sekitar wilayah terdampak,” ujar Berton dalam keterangan resmi, Sabtu.

Baca Juga :  TNI AD Kirim 5 Truk ke NTT untuk Percepat Bantuan ke Wilayah Sulit

Basarnas, TNI, dan Polri turut membantu petugas menangani korban serta melakukan evakuasi.

Warga Panik dan Keluar Rumah

Guncangan kuat berlangsung sekitar satu menit di Kabupaten Nagekeo. Warga langsung meninggalkan rumah untuk mencari tempat yang lebih aman.

Peringatan dini tsunami kemudian mendorong BPBD Nagekeo berkoordinasi dengan berbagai instansi. Petugas mengarahkan masyarakat yang tinggal di pesisir menuju wilayah evakuasi.

Kabupaten Sikka dan Manggarai Barat juga merasakan guncangan kuat. Warga di kedua daerah tersebut memilih keluar rumah untuk mengantisipasi risiko bangunan roboh.

Getaran turut menjangkau Kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Sementara itu, masyarakat Jeneponto, Kepulauan Selayar, dan Maros di Sulawesi Selatan ikut merasakan gempa.

Sejumlah Gempa Susulan Terjadi

Aktivitas seismik masih berlanjut setelah gempa utama. BNPB mencatat beberapa gempa susulan dengan kekuatan M 6,2, M 6,2, dan M 5,6.

Gempa pertama terjadi pukul 05.13.53 WIB dengan kekuatan M 6,2. Selang beberapa menit, gempa M 6,2 kembali terjadi pada pukul 05.28.40 WIB.

Baca Juga :  Mendagri Sentil Pemda Lambat Salurkan Bantuan Gempa NTT, Ada yang Baru 1 Persen

Berikutnya, gempa berkekuatan M 5,6 mengguncang pada pukul 05.37.19 WIB. Petugas juga mencatat gempa susulan M 5,5.

Informasi sementara menunjukkan gempa susulan tersebut tidak memicu tsunami. BNPB masih memeriksa kondisi di sejumlah wilayah untuk memperbarui data korban dan kerusakan.

BNPB Minta Masyarakat Waspada

BNPB meminta masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah serta informasi resmi BMKG. Warga pesisir perlu segera mengikuti petunjuk petugas jika kembali muncul peringatan evakuasi.

Masyarakat juga harus menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan atau retakan. Bangunan dalam kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan.

BNPB mengingatkan warga agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat dapat memperoleh perkembangan terbaru melalui kanal resmi BMKG, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, TNI, dan Polri.

Tim gabungan terus menangani dampak gempa dengan melibatkan BNPB, BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan berbagai unsur terkait. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pohon Pinus 50 Tahun di Bukittinggi Ditebang, Bakal Diganti Tabebuya
Wali Kota Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur Sungai Penuh
Kabut Asap Selimuti Padang, Warga Mulai Keluhkan Sesak Napas
Wali Kota Alfin Serahkan Penghargaan kepada Agra Boslia Attila, Siswa Berprestasi Sungai Penuh
5 Warga SAD Serahkan Diri dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan Anggota TNI di Sarolangun
1.066 ASN Bandung Terindikasi Judi Online, Bupati Perintahkan Verifikasi
Karhutla Jambi Tembus 916 Hektare, Pemerintah Siapkan Hujan Buatan
Kabut Asap Mulai Selimuti Kota Jambi, Pemerintah Tetap Siaga Hadapi ISPU Tinggi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:09 WIB

Pohon Pinus 50 Tahun di Bukittinggi Ditebang, Bakal Diganti Tabebuya

Kamis, 3 September 2026 - 18:09 WIB

Wali Kota Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur Sungai Penuh

Rabu, 2 September 2026 - 23:09 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, Warga Mulai Keluhkan Sesak Napas

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Wali Kota Alfin Serahkan Penghargaan kepada Agra Boslia Attila, Siswa Berprestasi Sungai Penuh

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:09 WIB

5 Warga SAD Serahkan Diri dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan Anggota TNI di Sarolangun

Berita Terbaru