Operasi Besar PETI di Geopark Merangin, Tim Gabungan Sterilkan Kawasan Jelang Revalidasi UNESCO

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan menertibkan aktivitas PETI di kawasan UNESCO Global Geopark Merangin sebagai persiapan menghadapi revalidasi UNESCO pada Agustus 2026.

Tim gabungan menertibkan aktivitas PETI di kawasan UNESCO Global Geopark Merangin sebagai persiapan menghadapi revalidasi UNESCO pada Agustus 2026.

Bangko, APGtimes.com – Tim Gabungan Satuan Tugas (Satgas) Penindakan Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menggelar operasi besar-besaran untuk menertibkan tambang ilegal di kawasan UNESCO Global Geopark Merangin, Senin (20/7/2026). Operasi ini menjadi bagian dari persiapan revalidasi UNESCO Global Geopark pada 3 Agustus 2026.

Tim Gabungan Sisir Tiga Lokasi PETI

Kabag Ops Polres Merangin AKP Edi Bernawan memimpin apel persiapan di halaman Rumah Dinas Bupati Merangin. Sebanyak 250 personel dari Polres Merangin, Kodim 0420/Sarko, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Tim Terpadu Merangin, serta unsur pemerintah daerah mengikuti apel tersebut.

AKP Edi Bernawan menegaskan seluruh personel menjalankan operasi sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian kawasan UNESCO Global Geopark Merangin. Selain itu, petugas juga menindak aktivitas tambang emas tanpa izin.

Baca Juga :  Komplotan Maling Kabel PLN Beraksi di Muaro Jambi, Warga Pergoki Pelaku Saat Beraksi

Ia meminta seluruh personel mengikuti arahan ketua tim. Selanjutnya, setiap tim bergerak sesuai pembagian tugas. Setelah operasi selesai, seluruh personel mengikuti apel konsolidasi.

Operasi Fokus Sterilkan Kawasan Geopark

Koordinator operasi membagi personel menjadi tiga tim. Tim pertama menuju Teluk Wang Sakti di Desa Biuku Tanjung. Tim kedua bergerak ke kawasan Mengkaring di Desa Merkeh. Sementara tim ketiga menuju kawasan Geopark di Desa Air Batu.

AKP Edi Bernawan menjelaskan operasi ini bertujuan mensterilkan kawasan Geopark Merangin dari aktivitas PETI. Langkah tersebut sekaligus mendukung proses revalidasi UNESCO dan menjaga kelestarian lingkungan.

Petugas juga akan langsung menindak setiap pelaku apabila menemukan aktivitas PETI di lapangan.

Baca Juga :  MinyaKita Mendadak Sulit Dicari di Jambi, Warga Terpaksa Beralih ke Minyak Curah

Petugas Musnahkan Peralatan Tambang

Tim gabungan menemukan tiga titik yang diduga menjadi lokasi PETI. Namun, petugas tidak menemukan pelaku saat menyisir kawasan tersebut.

Petugas hanya menemukan sejumlah box yang sebelumnya digunakan sebagai perlengkapan penambangan ilegal.

Petugas kemudian memotong seluruh box menggunakan gergaji mesin. Langkah itu mencegah pelaku memakai kembali peralatan tersebut.

Operasi berlangsung hingga pukul 16.00 WIB. Seluruh personel menutup kegiatan dengan apel konsolidasi. Selama operasi berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Merangin mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Merangin, Kodim 0420/Sarko, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, dan seluruh instansi yang ikut menyukseskan operasi penertiban PETI di kawasan UNESCO Global Geopark Merangin. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

127 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pariaman, Pemkot Talangi Biaya Pengobatan
ISPU Sungai Penuh Naik Jadi 73,58, Kualitas Udara Masih Kategori Sedang
Buka Lahan dengan Membakar, Pria di Indragiri Hulu Ditangkap Terkait Karhutla 200 Hektare
11 Siswa Lampung Selatan Muntah Usai Santap MBG, Sampel Makanan Diperiksa
Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, PM2.5 Tembus 493,9 dan Warga Kesulitan Bernapas
Antrean Bio Solar Masih Terjadi di Riau, Pemprov Usulkan Tambahan Kuota hingga 10 Persen
Live Bursa Kerja Dedi Mulyadi di TikTok Ditonton 268.500 Akun, 299 Lowongan Dibuka
Kabut Asap Selimuti Sungai Batanghari, Nelayan Jambi Keluhkan Sesak Napas dan Hasil Tangkapan Menurun
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 21:09 WIB

127 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pariaman, Pemkot Talangi Biaya Pengobatan

Jumat, 18 September 2026 - 20:09 WIB

ISPU Sungai Penuh Naik Jadi 73,58, Kualitas Udara Masih Kategori Sedang

Jumat, 18 September 2026 - 17:09 WIB

Buka Lahan dengan Membakar, Pria di Indragiri Hulu Ditangkap Terkait Karhutla 200 Hektare

Kamis, 17 September 2026 - 19:09 WIB

11 Siswa Lampung Selatan Muntah Usai Santap MBG, Sampel Makanan Diperiksa

Kamis, 17 September 2026 - 14:09 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, PM2.5 Tembus 493,9 dan Warga Kesulitan Bernapas

Berita Terbaru