Enam Dokter Magang Meninggal pada 2026, Kemenkes Akhirnya Evaluasi Program Internship

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (BGS) saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (BGS) saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)

Jakarta, APGtimes.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengevaluasi program internship dokter setelah enam dokter magang meninggal dunia sepanjang 2026. Evaluasi tersebut bertujuan memperkuat perlindungan peserta sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan program.

Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kemenkes, Yuli Farianti, mengatakan pemerintah memberikan perhatian penuh terhadap setiap kasus yang terjadi.

“Kami memberikan perhatian khusus dan serius pada setiap kasus. Semua temuan menjadi bahan evaluasi kami,” ujar Yuli dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Kemenkes Audit Seluruh Kasus

Kemenkes membentuk tim gabungan bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Komite Internship Kedokteran Indonesia (KIKI), dan kolegium psikiatri. Tim tersebut melakukan audit medis serta investigasi pada seluruh kasus kematian dokter magang.

Hasil investigasi menunjukkan lima dokter magang meninggal akibat penyakit yang mereka derita. Selain itu, tim menemukan satu kasus yang berkaitan dengan beban kerja karena dokter magang bekerja melebihi batas waktu atau overtime.

Baca Juga :  Jangan Sampai STNK Terblokir, Begini Cara Cek Tilang ETLE Online dengan Mudah

Yuli menegaskan mayoritas program internship telah berjalan sesuai aturan. Namun, Kemenkes tetap memperbaiki sistem pengawasan agar program berjalan lebih baik.

Enam Kasus Terjadi di Berbagai Daerah

Kasus pertama menimpa dokter magang berinisial AMW di Cianjur, Jawa Barat. Dokter tersebut meninggal akibat komplikasi campak yang menyerang jantung dan otak.

Selanjutnya, dokter berinisial KAP meninggal di Rembang, Jawa Tengah, setelah mengalami anemia berat dan penurunan daya tahan tubuh.

Di Denpasar, Bali, dokter magang berinisial EBH meninggal akibat demam berdarah dengue (DBD) dengan komplikasi dengue shock syndrome.

Kemudian, dokter berinisial MAZ meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang. Sebelumnya, MAZ bertugas di Kuala Tungkal, Jambi. Kasus itu menjadi sorotan karena korban sempat bekerja selama tiga bulan tanpa hari libur.

Baca Juga :  Harga Obat Bisa Naik hingga 20 Persen, Menkes: Jangan Ambil Untung dari Rupiah Melemah

Berikutnya, dokter magang berinisial MZD meninggal di Kota Metro, Lampung.

Sementara itu, kasus terbaru menimpa dokter magang berinisial SZM di Jakarta Selatan. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Pengawasan Program Akan Diperkuat

Kemenkes memastikan evaluasi tidak berhenti pada proses investigasi. Kementerian juga memperkuat pengawasan terhadap jam kerja, kondisi kesehatan, serta kesehatan mental seluruh dokter magang.

Selain itu, Kemenkes terus berkoordinasi dengan berbagai organisasi profesi agar program internship berjalan lebih aman. Pemerintah berharap langkah tersebut mampu mencegah kasus serupa dan meningkatkan perlindungan bagi dokter muda di seluruh Indonesia. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sudaryono Buka Suara soal Dugaan Pemborosan MBG Rp10,5 Triliun, BGN Siap Kooperatif
Kabar Baik dari Kerinci Seblat, Dua Anak Harimau Sumatera Tumbuh Sehat di Alam Liar
Prabowo Resmi Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN, Pesan Tegas untuk Aparatur Baru
Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya
BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Makin Kuat, Pengamat Ungkap 11 Pejabat yang Layak Dievaluasi
Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu
Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:09 WIB

Enam Dokter Magang Meninggal pada 2026, Kemenkes Akhirnya Evaluasi Program Internship

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:09 WIB

Sudaryono Buka Suara soal Dugaan Pemborosan MBG Rp10,5 Triliun, BGN Siap Kooperatif

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:09 WIB

Kabar Baik dari Kerinci Seblat, Dua Anak Harimau Sumatera Tumbuh Sehat di Alam Liar

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:09 WIB

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:09 WIB

BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah

Berita Terbaru

Presiden FIFA Gianni Infantino saat tiba untuk peluncuran kampanye Piala Dunia 2026 #WeAre26 di Los Angeles, Negara Bagian California, 17 Mei 2023.(AFP/FREDERIC J BROWN)

Internasional

FIFA Mau Jual Saham Piala Dunia? UEFA Langsung Bereaksi Keras

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:09 WIB