Jakarta, APGtimes.com – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago, menggelar rapat koordinasi bersama pimpinan lembaga penegak hukum, pertahanan, dan intelijen di Jakarta, Rabu (5/8/2026). Pertemuan itu membahas perkembangan situasi global sekaligus memperkuat langkah pemerintah menjaga stabilitas keamanan nasional.
Rapat tersebut dihadiri ST Burhanuddin, Listyo Sigit Prabowo, Agus Subiyanto, serta Herindra.
Pemerintah Antisipasi Dampak Situasi Global
Djamari menjelaskan pemerintah terus mengikuti perkembangan global karena dinamika internasional berpotensi memengaruhi kondisi di Indonesia.
Selain itu, pemerintah terus menghitung setiap potensi risiko agar berbagai perkembangan dunia tidak menghambat program pembangunan maupun aktivitas masyarakat.
Karena itu, pemerintah memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, Kejaksaan Agung, dan BIN untuk menjaga keamanan nasional.
Pemerintah Pastikan Kondisi Dalam Negeri Tetap Aman
Di sisi lain, Djamari memastikan kondisi keamanan nasional tetap aman dan kondusif. Menurutnya, masyarakat masih menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal di berbagai daerah.
Ia mencontohkan pusat perbelanjaan, pasar tradisional, serta berbagai fasilitas umum tetap ramai dikunjungi masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Menko Polkam Minta Masyarakat Tolak Hoaks
Djamari juga mengakui masih banyak hoaks, disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian yang beredar di media sosial.
Namun, ia menegaskan informasi tersebut tidak menggambarkan kondisi nyata di lapangan. Karena itu, ia mengajak masyarakat memeriksa setiap informasi sebelum menyebarkannya.
Selain itu, Djamari meminta seluruh pihak menghentikan penyebaran konten yang memicu keresahan. Menurutnya, masyarakat dan pemerintah harus menjaga situasi tetap kondusif agar seluruh program pembangunan berjalan lancar. (aw*)









