Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Jadi Calon Tunggal

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memberikan keterangan pers usai mengikuti rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/7/2026).

Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memberikan keterangan pers usai mengikuti rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/7/2026).

Jakarta, APGtimes.com – Presiden Prabowo Subianto mengajukan Destry Damayanti sebagai calon gubernur definitif Bank Indonesia (BI) kepada DPR RI. Prabowo mengusulkan satu nama melalui Surat Presiden (Surpres) yang diserahkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi ke DPR, Senin (10/8/2026).

Prasetyo mengatakan Destry saat ini menjalankan tugas sebagai Penjabat Sementara Gubernur BI. Pemerintah berharap proses pencalonan tersebut segera berjalan melalui mekanisme yang berlaku di DPR.

Prabowo Ajukan Satu Nama

Prasetyo memastikan pemerintah hanya mengajukan satu nama untuk mengisi posisi Gubernur BI. Nama tersebut adalah Destry Damayanti yang sebelumnya menjabat Deputi Gubernur Senior BI.

“Namanya tunggal satu nama yaitu atas nama ibu Destry,” ujar Prasetyo di Gedung DPR RI, Senin (10/8/2026).

Setelah menerima Surpres, DPR akan menindaklanjuti usulan tersebut. Pimpinan DPR akan menugaskan Komisi XI untuk menjalankan proses uji kelayakan dan kepatutan.

Destry Gantikan Sementara Perry Warjiyo

Destry menjalankan tugas sebagai Pjs Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri pada 27 Juli 2026.

Baca Juga :  63 Ribu Jemaah Haji Sudah Pulang ke Indonesia, Kemenhaj Sampaikan Kabar Terbaru

Sebelum menjadi pejabat sementara, Destry menjabat Deputi Gubernur Senior BI periode 2024-2029. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bekal penting dalam menjalankan tugas di bank sentral.

DPR nantinya akan menilai kelayakan Destry sebelum mengambil keputusan mengenai pencalonannya sebagai gubernur definitif.

Profil Destry Damayanti

Destry lahir di Jakarta pada 1963. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia.

Setelah itu, Destry melanjutkan pendidikan dan meraih gelar Master of Science dari Cornell University, New York, Amerika Serikat.

Kariernya di bidang ekonomi dan keuangan sudah berlangsung cukup panjang. Pada 2000-2003, Destry bekerja sebagai Senior Economic Adviser Duta Besar Inggris untuk Indonesia.

Ia kemudian menjadi peneliti sekaligus pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005-2006.

Pernah Jadi Ekonom Bank Mandiri

Pengalaman Destry di sektor keuangan semakin luas ketika ia menjadi Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005-2011.

Baca Juga :  Kemenhaj Gerak Cepat Amankan Layanan Haji 2027, DPR Setujui Uang Muka Rp4 Triliun

Karier tersebut berlanjut dengan posisi Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011-2015. Pada periode 2014-2015, ia juga memimpin Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN.

Destry kemudian menjadi Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2015-2019.

Dua Kali Menjabat Deputi Gubernur Senior BI

Presiden menetapkan Destry sebagai Deputi Gubernur Senior BI melalui Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019. Ia mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2019 untuk periode 2019-2024.

Pemerintah kemudian kembali menetapkannya sebagai Deputi Gubernur Senior BI melalui Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2024. Destry kembali mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2024.

Kini, setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri, Destry mendapat kepercayaan untuk menjalankan tugas sebagai pejabat sementara Gubernur BI.

Jika DPR menyetujui pencalonannya setelah proses uji kelayakan dan kepatutan, Destry akan memimpin Bank Indonesia sebagai gubernur definitif.

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan
Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi
DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung
Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus
KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan
Tito Minta Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Dipercepat, Jalan Jadi Prioritas
Uang Umrah Capai Rp90 Triliun per Tahun, Pemerintah Soroti Penipuan Travel
FSGI Soroti 140.000 Guru Honorer, Tak Mau Larut dalam Euforia PPPK 2027
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:09 WIB

DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:09 WIB

KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan

Berita Terbaru

Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)

Ekonomi & Bisnis

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:59 WIB

Salah satu booth milik Bank Syariah Indonesia (BSI) di Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).(KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI)

Ekonomi & Bisnis

BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:09 WIB